Maracau Cabin Lodge: Pilihan Akomodasi di Sabah Malaysia dengan Beragam Keunikan

Dok. Pribadi || Salah satu kabin dengan kapasitas 7-8 orang

Sabah merupakan salah satu negeri yang terletak di bagian timur semenanjung Malaysia yang terkenal dengan keindahan alamnya. Berlibur ke Sabah sangat menarik karena Sabah menawarkan dua tempat sekaligus; pegunungan dan pantai. Karena menjadi salah satu daerah wisata yang diminati wisatawan dalam negeri dan juga mancanegara, Sabah bisa dijadikan salah satu daftar tujuan kamu saat berlibur.

Memilih akomodasi saat liburan adalah hal yang gampang-gampang susah. Sudah tentu kamu akan memilih yang terbaik menurut versi kamu. Sebagian traveler mungkin lebih memilih menginap di kota karena akses transportasi dan ketersediaan restoran yang mudah, sebagian lainnya mungkin lebih suka mencari pengalaman menginap di hotel yang agak unik. 

Maracau Cabin Lodge adalah salah satu penginapan di Ranau Sabah Malaysia yang terkenal dengan keunikan desain bentuknya dan juga pemandangan yang spektakuler. Terletak berdekatan dengan pusat kota Ranau dan juga sekitar 100km dari Kota Kinabalu, menginap di hotel ini tentu memberikan sensasi yang berbeda. Nah, simak beberapa hal yang harus kamu ketahui tentang Maracau Cabin Lodge ini yang pastinya akan membuat kamu jaw-dropping dan ingin menginap di sini. 

Bentuk Kabin yang lain dari yang lain



Berbeda dengan kebanyakan hotel, Maracau Cabin Lodge ini menawarkan bentuk kabin yang unik-unik, mulai dari bentuk bulat, segitiga atau disebut juga dengan kabin pyramid, hingga segi empat. Ukuran kabin juga berbeda, ada yang untuk dua orang, ada juga yang bisa dihuni 4 bahkan 8 orang. Kamu tinggal pilih sesuai kebutuhan, mau tempat tidur yang bed, double bed, atau queen size. Yang jelas pilihannya bervariasi. 

Kabin-kabin ini dibuat dari kayu yang bisa memberikan kesan "back to nature" kepada tamu yang menginap di sini. Pohon-pohon dan bunga yang ditanam disekitar kabin pun turut ikut andil dalam menawarkan suasana alam yang indah. 

Harga miring ramah di kantong


Akomodasi yang nyaman dan juga nyaman dan juga murah adalah incaran setiap orang saat berlibur. Nah, Maracau Cabin Lodge ini adalah kombinasi keduanya. Dengan harga berkisar Rp. 420.000,- hingga Rp. 1.900.000,- permalam, kamu bisa menginap dengan nyaman. Tentu saja, semakin besar kabin yang kamu pilih, semakin besar juga biaya yang harus kamu keluarkan. Hmmm, worth it lah kalau biayanya ditanggung bersama. 

Hanya berjarak 10km dari daerah wisata Kundasang



Lokasi yang strategis juga menjadi salah satu nilai jual tempat penginapan ini yang anya berjarak sekitar 3km dari pasar Ranau dan 10km dari Kundasang yang menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Sabah. Dengan menginap di sini tentu kamu bisa menghemat tenaga untuk menyetir jika kamu mau berkunjung ke Desa Dairy Farm di Kundasang. Selain itu, ada warung jajanan yang terletak dekat dengan lodge ini. Jadi jangan khawatir kehabisan cemilan makanan sambil menikmati malam. Kamu bisa langsung membelinya di warung terdekat. 

Selain itu, bagi kamu yang suka olahraga ekstrim seperti Paragliding, lokasinya juga sangat dekat dengan Marakau Cabin Lodge ini. Kamu bisa menanyakan arah jalannya ke resepsionis. Jika kamu ingin bersantai, pemandian air panas yang alami juga bisa jadi alternatif lain untuk dikunjungi. Lokasi pemandian air panas ini pun dekat dengan penginapan ini.

Pemandangan Gunung Kinabalu dari kejauhan


Dok. Pribadi || Gunung Kinabalu. Note: Gambar ini bukan diambil dari Marakau Cabin Lodge. Saat penulis menginap di Marakau Cabin Lodge, cuaca sedang berawan dan Gunung Kinabalu tidak terlihat dari tempat penginapan. Ini hanya sebagai gambar penghias. 

Menginap di sini kamu juga akan disuguhkan pemandangan Gunung tertinggi di Asia Tenggara, Gunung Kinabalu, dari kejauhan. Gunung Kinabalu ini akan terlihat sangat jelas jika cuaca sedang baik dan tidak ada awan yang menghalangi. Pemandangan dari hotel ini sangat sesuai bagi kamu yang insta killer untuk membuat feed kamu makin kece. 

Karena lokasinya di atas bukit, menginap di Marakau Cabin Lodge ini juga akan menawarkan kamu udara segar yang menjadi ciri khas daerah pegunungan. Kamu juga bisa beryoga atau berolahraga kecil seperti stretching di pagi hari setelah bangun tidur sebelum memulai perjalanan kamu.

Ada fasilitas barbeque-an

Jika kamu berlibur dalam grup, kamu bisa menikmati aktivitas barbeque di sini. Kamu bisa menggunakan alat dan perkakas yang dibutuhkan dengan memintanya ke resepsionis. Kamu juga bisa berbelanja bahan-bahan di pasar Ranau sebelumnya. 

Gimana? Menarik, kan?

Kalau kamu tertarik untuk menginap di sini, kamu bisa langsung hubungi ownernya via akun facebook "Marakau Cabin Lodge" atau di no WA Mr. Gillbert di +60198312866 / +60198312232. Kamu bisa nanya harga dan minta dikirimkan foto kamar dan fasilitas sebalum kamu memutuskan untuk membooking kabinnya.

Marakau Cabin Lodge ini beralamat di Desa Marakau, Ranau, Sabah. Untuk sampai di sini, kamu hanya perlu memasukkan nama penginapan ini ke Google Maps, maka kamu akan sampai ke sana tanpa sesat.

Selamat berlibur!!

Turning 30 with Full of Surprises: Kebahagiaan di Ulang Tahun yang ke 30 (Part 1)


Dok. Pribadi || Welcome to 30s Club!

Hai Jasmi Lovers. Sebelum saya cerita panjang lebar, saya mau bilang I'm officially 30. Ya, kepala 3 sudah. Dan teman-teman pada bilang 'welcome to 30s club'.

Tanggal 17 Agustus 2019, saya resmi berusia 30 tahun. Alhamdulillah Allah masih berikan saya kesehatan dan kesempatan mengarungi jatuh bangun kehidupan. Alhamdulillahnya lagi, Allah is always there supporting me. He indeed never leaves me alone. Banyak banget kejadian-kejadian hore nan meriah dalam hidup saya yang kalau dipikir-pikir sangat bisa bikin saya terpuruk, tapi saya justru berdiri tegak: berkat Sang Khalik. Dia yang jadikan hidup saya serasa roller coaster, Dia pula yang menguatkan. Ah, Allah emang terbaik. Walau saya akui saya hanya hamba yang 'apalah' tapi Dia masih berikan saya berjuta-juta nikmat. For all good and bad things, thank God.

Well, entah berapa banyak surprise yang saya dapat di hari ulang tahun saya kali ini. Sebelumnya ulang tahun saya gak pernah semeriah ini. Banyak orang bilang, memasuki kepala tiga hidup makin susah, tapi bagi saya, diusia 30 lah hidup saya makin meriah kayak kembang api.

Surprise dari teman kantor


Dok. Pak Andri || Jarang-jarang bisa ngumpul karena masing-maisng punya kerjaan sealaihim gambreng

Ini surprise pertama yang saya dapat di hari itu. Berawal dari perasaan agak kesal karena harus ikut upacara bendera, hari Sabtu pulak, saya pun mau gak mau harus ke lapangan. Yah, mau bolos juga gak bisa. Udah ada keterangan WAJIB bagi seluruh karyawan di surat undangan. Suasana hati saya makin panas saat temen saya dari HRD bilang setelah upacara bakal ada briefing dan semua diharapkan kumpul di kantor. Gimana gak panas ya, udah weekend, harus ngantor pulak. Padahal saya udah booking supir untul diantar ke pelabuhan. Saya dan adik saya mau liburan di Batam.

Ya saya akhirnya manut aja karena Ibu Direktur juga bilang, beliau bakal briefing pembagian tugas karena beliau akan sibuk banget mulai minggu depan. Sampai sini saya masih belum tau apa kejadian selanjutnya. Sampai di kantor, saya lah orang yang ngedumel sepanjang menunggu Bu Direktur datang karena kelamaan.

Dok. Proibadi || Thanks for the cake, kengkawan

Setelah 15 menit nunggu, Bu Direktur gak kunjung datang, teman-teman sekantor saya langsung bertindak. Dengan keadaan masih mengomel, datanglah Pak Kaprodi dari luar sambil bawa kue ulang tahun diiringi lagu Indonesia Raya Happy Birthday. Saya gak curiga sama sekali bakal dapat ginian karena memang keadaan di kantor hectic banget. Jadi mungkin memang benar Ibu Direktur bakal sibuk dan akan bagi-bagi tugas ke kami.

In this blogpost, I personally thank my colleagues so much for everything they put their effort in to make it happened. 

Surprise dari Adik


Dok. Pribadi || Thank you kesayangan kakak for the surprise. Happy Yippie.

Setelah acara di kantor selesai, saya dan adik saya berangkat ke Batam. Adik saya udah booking hotel untuk kami staycation. Emang udah planning dari awal kita akan staycation bareng karena kami sama-sama capek dengan kerjaan, ya perlu lah memanjakan diri sesekali.

Singkat cerita, sampai lah kami di Best Western Panbil Apartment. Bahagia banget karena akhirnya bisa nginep di hotel lagi setelah sekian purnama gak keluar dari tempurung. Rencananya malam itu kami pengen makan malam di rooftop barnya. Jadi boleh lah siang sampe sore tiduran dulu di kamar. Tiba-tiba adik saya ngajak keluar, nyari makan dulu katanya sebelum nanti jam 5 sore kami ke rooftop bar. Aku pun ikut aja karena honestly, saya gak tau agenda detail dari staycation ini, semua adik saya yang uruskan.

(Baca: Hounon Ridge & Farmstay: Villa Keren Berlatar Belakang Gunung Kinabalu)

Dok. Pribadi || What a lovely decoration. Love it Love it Love it

Setelah jalan-jalan sebentar di Mega Mall, kami pun balik ke hotel dan langsung ke rooftop. Aduh, tadinya mau ganti dulu karena katanya bagus banget foto-foto di bar yang ada di lantai 15 ini. Pemandangannya kece. Kata adik saya gak sempat kalau ganti baju, keburu malem nanti gak asik-asik lagi fotonya. Saya lagi-lagi ikut aja setelah touch-up dikit dan pake lipstik. 

Sampai di La Bella Vita, nama barnya, adik saya bilang ke pelayan kalau dia udah reserve tempat atas nama saya. Kami pun diantar oleh pelayan ke meja kami. Eh, jantung saya hampir copot pas ngeliat di atas meja udah ada dekorasi cantik dan kue ulang tahun juga foto saya dan adik saya di frame. Pelayan di bar itu ikut nyanyiin lagu selamat ulang tahun yang bikin saya makin terharu dan langsung mewek.

Dok. Pribadi || Enak banget chocolate cakenya. Makan sampe kenyang beneran. Nyesel gak bungkus sisanya. 

Jujur saya gak nyangka adik saya bisa buat surprise sebagus dan sekeren itu karena dia tinggal di Malaysia dan bisa-bisa nya buat surprise di tempat yang bukan negaranya. Ah, hebat lah dia ini. 

Kami pun foto-foto untuk dokumentasi pribadi dan menikmati danau di kejauhan juga kendaraan yang lalu lalang. Dibarengi juga ngobrol ringan antara saya dan adik soal planning jalan-jalan kami akhir tahun sambil makan cake.

Pemandangan dari bar bagus banget, selain danau, kita juga bisa liat pohon-pohon kehijauan dari jauh. Karna letaknya di lantai 15, anginnya pun kerasa banget segarnya. Kita juga bisa main Snooker yang ada di pojokan bar. Dari siu kita juga bisa menikmati sunset. Ah, komplit banget lah rooftop bar ini. Dan yang paling penting, makanan dan minumannya banyak yang halal.

(Baca juga: 5 Cafe Halal yang Cocok Jadi Tempat Nongkrong Kamu Saat ke Hatyai)


Dok. Pribadi || After eating cake, then we eat this big burger together. We were stuffed to the gills with the foods.

Mulai agak kenyang, saya pengen balik ke kamar. Tapi kata adik saya nanti dulu aja agak malam dikit soalnya bakal ada live music. Okay, saya ikut aja apa kata adik saya karena aku juga suka sih live music di bar-bar gitu. Agak jazzy-jazzy romantis gitu gak sih? Ku syuka.

Sepanjang ngobrol dan foto-foto, saya gak henti-henti bilang makasih untuk adik for the surprise on my 30th birthday. Sebelumnya pas ulang tahun ke 29 dia juga buat suprise yang mirip, tapi ya waktu itu di Malaysia. harusnya aku tulis juga ya entri nya tahun lalu tuh.

Surprise dari Manager Bar dan Staf


Dok. Pribadi || Gak nyangka banget di ulang tahun ini perayaannya meriah banget dan dapat surprise bertubi-tubi

Dari jauh saya udah liat pelayan bar bawa kue ulang tahun. Tapi saya kira untuk orang yang ada di pojokan. Sempet bilang sama adik saya, "Eh, kayaknya ada yang ulang tahun lagi tuh. Kayaknya orang yang di pojokan deh". Adik saya pun iyain aja biar cepat. Soalnya dia sibuk banget ngechat di hp nya. Pas ditanya kenapa dari tadi asik main hp aja, dia bilang lagi chat travel agent yang ada di Perth soalnya memang hari itu ada kastemer kita yang jalan-jalan ke sana. So, harus dipastikan semuanya baik-baik aja.

Eh ternyata itu untuk saya dong. Manager hotel dan 2 staf nya datang sambil bawa kue dna nyanyi Happy Birthday. Agak malu juga soalnya pada dilliatin sama pengunjung lain. Dalam hati saya menyemangati diri sendiri, "Biarin  ah, setahun sekali dan belum tentu tahun depan ada lagi. hehehehe".

Dok. Pribadi || Aduh fotonya kok burem. Padahal backgroundnya udah bagus aneut. 

Di kue nya ditulis HBD Agustina. Lha, nama saya kan Jasmi. Padahal booking atas nama Jasmi dan dekorasinya juga ada HBD Jasmi. Waktu nganterin makanan kami, abang pelayannya sempat nanya sih, "namanya Agustina ya, mbak?". "Iya, tapi itu nama saya waktu bayi". Mungkin abangnya denger IYA aja, "tapi" nya gak kedengeran. Itulah awal mula kenapa di kue nya jadi HBD Agustina. LOL

Saya bilang, gak apa-apa. Itu nama saya juga kok pas masih kecil. Sekarang udah ganti jadi Jasmi. Saya bilang gitu sambil berterimakasih ke mereka yang sukses bikinin saya surprise serasa bertubi-tubi gitu. Dan surprisenya lagi, kami dikasih diskon 50% lho, LIMA PULUH PERSEN, untuk makanan yang kami pesan. What a gift!

Apa cuma segitu surprisenya? Oh, tentu tidak. Masih ada lagi beberapa. Akan saya tulis di blogpost selanjutnya; to be continued lah ya. Release dikit-dikit dulu daripada kepanjangan.

I know you can't wait for the next story, kan? Be patient ya gengs.

Thank you for reading!

5 Alasan Kamu Harus Liburan Bareng Pengudang Bintan Mangrove



Bintan adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau yang banyak banget tempat wisatanya. Liburan ke Bintan tentu akan menyenangkan banget karena selain banyak tempat yang bisa kamu jelajahi, kamu juga bisa melakukan beragam aktifitas seru seperti mangrove tour. Emang sih banyak agen wisata yang menawarkan paket mangrove tour ini, Pengudang Bintan Mangrove salah satunya. 

Melakukan eko wisata mangrove atau lebih dikenal dengan pohon bakau bareng Pengudang Bintan Mangrove ibarat menyelam sambil minum air. Pasalnya, kamu gak cuma diajak keliling melihat mangrove yang keren banget dijadikan spot berfoto, kamu juga bakal dapat banyak banget ilmu pengetahuan tentang keseimbangan ekosistem laut. 

Pengudang Bintan Mangrove ini terletak di desa Pengudang Kabupaten Bintan yang jaraknya sekitar 40 menit dari Pantai Trikora. Walaupun terletak agak ke pedalaman, desa ini mudah banget diakses. Kamu juga gak perlu khawatir gak dapat sinyal internet, coverage dari salah satu provider sangat bagus di sini. Jadi kamu bisa langsung upload story di media sosial kamu. 

Penasaran apa aja yang bisa kamu nikmati saat melakukan mangrove tour ini? Berikut 5 alasan kenapa kamu harus masukkan Pengudang Bintan Mangrove ini ke dalam  bucket list kamu saat liburan ke Bintan.


1. Cerita Pengudang yang Unik



Diambil dari namanya, Desa Pengudang ini dikenal dengan desa penghasil udang. Ada beberapa tempat yang berhapiran dengan desa ini adalah tempat budidaya udang galah. Penduduk setempat juga punya kebiasaan tersendiri, seperti ibu-ibu dan anak-anak, misalnya, suka mencari kijing atau disebut juga remis, sejenis kerang, saat air sedang surut. Ada juga nelayan yang suka mencari ketam Bangkang a.k.a kepiting bakau. Beberapa warga yang masih tinggal di kelong menjadikan desa ini menarik banget untuk dieksplor. 

2. Disuguhkan Pemandangan Pohon bakau yang Masih Sehat



Pohon bakau yang ada di Desa Pengudang ini masih tergolong sehat banget. Ini dibuktikan dengan masih banyaknya biota laut yang hidup di sekitar pohon bakau, salah satunya adalah kerang dan kepiting. Mangrove di desa ini juga masih padat sekali kerapatannya yang menandakan bahwa pohon tersebut masih sehat. Pohon bakau sendiri sangat berperan penting dalam mencegah terjadinya abrasi pantai. Saat kamu melakukan tour, pemandu akan menjelaskan semua panjang lebar. Jadi pastikan kamu dengar penjelasannya baik-baik ya untuk tambahan ilmu pengetahuan kamu. 

3. Melihat Kunang-Kunang di Malam Hari



Nah, selain yang disebut di atas, ciri-ciri pohon bakau sehat lainnya adalah banyaknya kunang-kunang di sepanjang jejeran pohon bakau. Kunang-kunang ini dapat kamu lihat kalau kamu ambil paket mangrove tour malam hari. Pohon bakau menghasilkan bunga bakau yang berwarna merah sebagai sumber makanan kunang-kunang itu sendiri. Bagi kamu yang ingin punya pengalaman lain dari yang lain, maka mangrove tour malam hari cocok banget untuk kamu. 

4. Diajak mengunjungi Pantai Batu Junjung




Setelah menyusuri mangrove, pemandu akan mengajak kamu ke Pantai Batu Junjung yang menjadi icon Desa Pengudang ini. Kenapa disebut batu junjung? Karena ada batu besar di atas batu besar lainnya yang gak melekat satu sama lain. Jadi seolah-olah batunya kayak dijunjung. Uniknya, pantai ini adalah "lonely island" yang tidak berpenghuni dan jarang didatangi pengunjung. Pasirnya yang putih dan halus dikombinasikan dengan gradasi warna laut yang biru, membuat pantai ini indah banget. Pantai ini cocok banget buat kamu yang mengaku beach lover dan juga insta killer. So, siap-siap feed Instagram mu bakal heboh setelah posting. 

5. Bisa Add on Snorkeling dan Memancing


Kalau kamu ingin liburan kamu lebih seru, kamu juga bisa snorkeling dan memancing di laut. Tentu kamu akan dijaga oleh tour guide saat melakukan aktifitas air ini. Di perairan Desa Pengudang ini juga banyak ditemui Dugong (Duyung) yang membantu menjaga keseimangan ekosistem biota laut melalui sistem rantai makanan. Menarik banget kan?

Selain 5 hal di atas, kamu juga bisa mendapatkan pelayanan prima dari tour guide yang ramah. Harga yang ditawarkan juga cukup murah berkisar Rp. 150.000,- hingga Rp. 85.000,- per orang tergantung jumlah peserta tour. Semakin ramai, semakin murah harganya. Jadi, ajak teman-temanmu untuk liburan bareng Pengudang Bintan Mangrove ya gengs.

FYI, kalau kamu pengen coba keseruannya, kamu bisa hubungi GenPi Bintan di akun Instagramnya atau hubungi Bang Iwan di nomor 0813-7263-6070. 

Kampanye Hidup Bebas Sampah Bersama Aston Hotel Tanjungpinang

Dok. GenPi Bintan

Hai gengs. Jumpa lagi bareng saya yang udah lama gak muncul dipermukaan. Kayak hilang dari peredaran gitu. Eh, sebelum berakhir, aku mau bilang happy weekend untuk semua Jasmi Lovers. Besok Senin, gengs dan harus kembali kerja.

Hari ini hari Minggu tanggal 4 Agustus 2019 saya diajak untuk ikut acara Zero Waste to Ocean yang diadakan oleh Aston Hotel Tanjungpinang. Acara ini semacam kampanye membangun kesadaran masyarakat untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Ngeri lho, gengs. Indonesia tuh lagi darurat sampah banget dan tau gak kalau Indonesia adalah negara ke 2 di dunia yang memproduksi sampah terbanyak hingga 5.4 juta ton per tahun. Ih, mau jadi apa ya negara kita ini?


Nah, justru itu, muncullah aksi dan gerakan-gerakan yang mempromosikan hidup zero waste a.k.a bebas sampah. Jadi, kita tuh gak cuma bisa buang, tapi juga tau solusinya at least dengan cara mengurangi sampah terutama sampah plastik. Sampah plastik ini bahaya banget kan ya. Sampai berpuluh tahun juga gak akan terurai. Dan lagi sampah plastik ini merusak lingkungan banget, laut sih khususnya.

Aksi bersih-bersih sampah plastik ini digelar di Desa Teluk Bakau Trikora yang memang jadi salah satu tempat wisata bahari di Bintan. Kata Ibu RT setempat, desa ini jadi laluan untuk masyarakat yang mau ke homestay ataupun restoran-restoran kelong. Jadi, gak enak aja kan ya kalo desa dan juga pantainya banyak sampah dan kotor gitu.

Kata Alex, Marketing Manager Aston Hotel Tanjungpinang, aksi yang dilakukan ini adalah bentuk kontribusi dari Aston Hotel untuk menjadikan Indonesia bebas sampah plastik. Di hotel sendiri juga sudah menggunakan botol air mineral kaca dan gak menggunakan lagi yang plastik. Alex juga bilang, aksi kayak gini akan dilakukan secara terus menerus agar masyarakat bisa teredukasi dan desa-desa di Pulau Bintan ini bersih secara menyeluruh.

Eh, Dive in Bintan juga ikutan acara ini lho. Ada juga teman-teman dari World Cleanup Day (WCD) Kepri, Generasi Pesona Indonesia (GenPi) Bintan, mahasiswa-mahasiswi kampus UMRAH, owner-owner homestay, dan masyarakat setempat. Karyawan Aston Hotel juga ikut hadir berkontribusi langsung. Pokoknya rame dan seru banget deh tadi tu.

Nah, ibu-ibu dan bapak-bapak masyarakat tadi ngebakar sampahnya, harusnya jangan dibakar kata Monica, instruktur diving. Justru hasil bakaran sampah itu juga nanti akan terbawa ke laut. laut jadi tercemar. Ah, gak apa-apa lah. Semoga kedepannya gak kayak gitu lagi kata Monica. Mungkin masyarakatnya belum teredukasi sampai ke situ. Makanya perlu banget kegiatan kayak gini agar masyarakat juga tau gimana mengelola sampah. Masyarakat harus tau mana sampah organik dan non-organik. Tong sampah juga harus diperbanyak agar masyarakat difasilitasi untuk pengelolaan pembuangan sampah.


Sebelum bubar, peserta Zero Waste to Ocean Awareness Campaign ini diberikan souvenir oleh Aston Hotel Tanjungpinang berupa totebag untuk shopping dan juga vapur bottle oleh Monica dari Dive in Bintan. Seru banget lah acaranya. Saya pribadi merasa sedikit bermanfaat untuk masyarakat. hehehe... Terima kasih untuk teman-teman Blogger Kepri dan juga GenPi Bintan yang ngajakin saya ikut acara ini.


Oh ya, biar artikel ini lebih bermanfaat, saya mau share beberapa cara mudah agar kamu bisa mengurangi sampah terutama sampah plastik:

Bawa tumbler atau botol air minum dan tempat bekal makanan


Usahakan untuk bawa botol air minum ketika kamu berpergian. Jadi kamu gak perlu beli air dalam kemasan botol. Kamu juga bisa lebih hemat kan, gengs. Terus, kalau kamu mau beli makanan dan take away, kamu bisa minta dibungkusin pakai tempat bekal yang kamu bawa.

Say NO to sedotan plastik


Kalau beli minuman gak usah pake sedotan. Langsung aja minum dari gelasnya atau pakai sedotan bambu atau stainless yang kamu bawa sendiri. Jadi sedotannya bisa dipakai lagi setelah dicuci. So, jangan lupa bilang ke penjualnya untuk gak ngasih sedotan di awal-awal pemesanan ya.

Daur ulang sampah yang ada


Nah, kalau memang terpaksa beli sesuatu pakai kresek atau botol plastik, berkomitmenlah untuk mendaur-ulang sampah itu. Misal, botol air mineral itu bisa kamu jadikan media tanam atau tempat pensil. Plastik kresek juga bisa didaur-ulang lho jadi barang-barang kerajinan tangan. Yang namanya kerajinan, berarti kamu memang harus rajin mengolahnya.

Bawa tas belanja


Ini juga paling penting dan paling mudah. Dengan membawa tas belanja yang bisa dipakai lagi, kamu akan menolak memakai plastik kresek untuk membawa barang belanjaan. Selalu sediakan tas totebag yang mudah dilipat di dalam tas kamu agak sewaktu-waktu ketika kamu mendadak perlu sesuatu dan harus belanja, kamu punya tas jinjing bersama kamu. Mudah banget, ya kan!

Kontribusi kecil kamu untuk mengurangi sampah plastik berarti banget buat lingkungan, gengs. Coba bayangkan negara kita yang bersih dan minim sampah, lingkungan akan menjadi lebih sehat dan positif. Laut pun jadi gak tercemar. Dengan begitu, wisata bahari di Indonesia, di Bintan khususnya jadi makin maju.

Thanks for reading!

5 Hal Menarik yang Bisa Kamu Lakukan Di Sabah, Malaysia. Nomor 1 Paling Seru

Dok. Pribadi: Pesona Gunung Kinabalu
Sabah merupakan salah satu negara bagian di Malaysia yang juga dikenal dengan Borneo. Mendengar kata Borneo sekilas kita terbayang Pulau Kalimantan. Ya, Sabah disebut begitu karena Negeri ini berbatasan langsung dengan Kalimantan Utara, Indonesia. Jadi, gak heran kalau bentang alam dan budaya Sabah agak mirip dengan Kalimantan Utara.

Sabah dikenal di kalangan turis baik lokal maupun mancanegara karena keindahan alamnya yang sangat menakjubkan. Negeri di bawah Bayu (Land Below the Wind) ini mempunyai keberagaman atraksi wisata yang mampu menarik perhatian pelancong. Sebut saja Gunung Kinabalu salah satunya. Gunung tertinggi di Asia Tenggara ini selalunya akan menjadi destinasi utama para pendaki untuk melakukan pendakian dan menikmati pemandangan dari summit.

Jika kamu ingin liburan ke suatu tempat sebut saja liburan ke Sabah, kamu pasti akan mencari tau hal-hal menarik yang bisa kamu lakukan, kan? Tentu saja begitu karena kamu juga ingin liburan kamu makin seru dan memorable. Apalagi bagi kamu yang bisa dikatakan seorang petualang, kamu pasti akan mencoba hal-hal baru yang unik dan menegangkan.

Nah, berikut 5 hal menarik yang bisa kamu lakukan di Sabah yang tentu akan membuat liburan kamu menjadi lebih asik dan gak akan terlupakan.

5. Staycation dan BBQ-an di Hounon Ridge & Farmstay


Dok. Pribadi: View dari Hounon Ridge & Farmstay, Ranau

Kalau kamu pernah membaca artikel sebelumnya, kamu pasti akan terpukau dengan view yang dijual oleh villa ini. Selain menjadi salah satu alternatif penginapan, kamu juga bisa BBQ-an bersama teman atau keluarga sambil melihat hamparan bintang di villa ini. Kamu juga bisa menginap di tenda agar liburan kamu serasa kayak camping.

Kamu juga bisa melihat gunung Kinabalu secara jelas dari lokasi villa seolah kamu berada di kaki gunung tersebut. Bukan itu saja, kamu juga akan disambut oleh udara pegunungan yang sejuk dan segar. Tentu dengan staycation di sini, liburan kamu akan lebih seru dan kamu juga menikmati keindahan alam yang indah banget.

4. Berfoto Ala - Ala di New Zealand di Desa Cattle Dairy Farm


Dok. Pribadi: Wow. Serasa di New Zealand

Desa Cattle Dairy Farm ini berlokasi di Kundasang berhampiran dengan kaki gunung Kinabalu. Udara yang sejuk dan hamparan padang rumput pegunungan membuat suasananya serasa di New Zealand. Tidak salah kalau orang tempatan dan para turis menyebut Desa Cattle Dairy Farm ini sebagai New Zealand nya Malaysia.

Kamu bisa berfoto dengan background gunung Kinabalu atau sapi-sapi yang sedang merumput. Nuansa hijau ladang rumput membuat foto kamu jadi lebih fresh dan natural. Selain untuk berfoto, Desa Cattle Dairy Farm ini juga sesuai dijadikan tujuan wisata keluarga. Kamu bisa memberi makan sapi dan kambing di sini. Selain itu, kamu juga bisa menikmati berbagai produk olahan susu murni seperti yogurt dan es krim.

(Baca: 5 Tempat Wisata Menarik di Malaysia Selain Menara Kembar)

3. Menikmati Senja di Jesselton Point Waterfront


Dok. Breathtaking sunset
Setelah penat seharian jalan-jalan di Kota Kinabalu, kamu bisa bersantai sore harinya di area Jesselton Point Waterfront. Tempat ini merupakan pelabuhan boat dan ferry menuju beberapa pulau berdekatan seperti Pulau Sapi, Pulau Manukan, Pulau Gaya, dll. Ada banyak gerai makan dan toko kraftangan di sini. Kamu bisa menikmati suasana sambil makan seafood atau sambil memancing sambil menunggu sunset dengan view yang menakjubkan.

2. Parasailing di Sapi Island


Dok. Pribadi: Berani? Ngeri-ngeri sedap!!
Pulau Sapi adalah salah satu dari 5 pulau yang termasuk dalam Tunku Abdul Rahman National Park. Pulau sapi dikenal sebagai tujuan wisata favorit para turis di Kota Kinabalu, ibukota Negeri Sabah. Untuk sampai ke Sapi Island, kamu bisa naik boat dari Jesselton Point Waterfront dalam waktu hanya 20-30 menit dengan harga tiket:

Dewasa RM23 (1 pulau), RM33 (2 pulau), RM43 (3 pulau), dan RM53 (4 pulau)
Anak-anak RM18 (1 pulau), RM23 (2 pulau), RM 28 (3 pulau), dan RM33 (4 pulau)

Kamu juga harus membayar conservation fee untuk pelabuhan sebesar RM7.63 untuk dewasa, dan RM3.82 untuk anak-anak.

P.s: Harga sewaktu-waktu bisa berubah

Selain berenang di pantai dan snorkeling, di Pulau Sapi kamu juga bisa aktifitas lain seperti seawalking dan diving. Tentu saja kalau kamu mau diving, kamu harus sudah punya sertifikat untuk menyelam.

Dok. Pribadi: Keindahan Pulau Sapi

Hal menarik lainnya yang bisa kamu lakukan di Sapi Island adalah Parasailing. Kamu bisa menghubungi agen-agen parasailing di seputaran Sapi Island dengan berbagai harga RM50 - RM75 per pax. Jadi kamu harus sangat selektif membandingkan harga dari agen-agen itu ya. Kamu juga bisa tawar menawar sekiranya kamu juga ingin mengambil paket bermain parasailing + banana boat.

Rasakan sendiri pengalaman mendebarkan terbang dengan parasut di atas laut biru. Jangan lupa titipkan kamera pada pemandu untuk membantu memotret atau merekam keseruan yang kamu rasakan.

(Baca juga: 5 Hal yang Harus Kamu Lakukan di Phuket Agar Liburanmu Makin Seru)

1. Menguji Adrenalin dengan Coral Flyer Zipline


Source: tnit.rezdy.com : Meluncur dari Pulau Gaya ke Pulau Sapi

Gak sama seperti Flying fox biasa, Coral Flying Zipline ini terbentang dari pulau ke pulau. Maksudnya, kamu akan meluncur dari satu pulau ke pulau lainnya menggunakan tali gantung, katrol, dan pegangan. Tentu saja ada safety belt nya juga. Nah, di sebut Coral Flyer Zipline karena kamu bakal meluncur sepanjang 250 meter di atas laut yang banyak karang di bawahnya.

Untuk bermain zipline ini, kamu harus menyebrang ke Pulau Gaya yang bersebelahan dengan Pulau Sapi. Kamu harus trekking selama 15 menit untuk sampai di titik luncuran. Sebelum trekking, kamu akan diberikan equipment seperti safety belt, helm, dan katrol pegangan oleh petugas. Sampai di pos luncuran, pemasangan equipment kamu akan di double check oleh guide dan diberi arahan.

Jika kamu sudah bersedia, maka meluncurlah kamu dari Pulau Gaya kembali ke Pulau Sapi. Tentu bermain Zipline ini sangat mendebarkan karena gantunganya sangat tinggi, kecepatan luncuran mencapai 60 km/jam, dan kamu meluncur di atas permukaan laut. Gimana, tertarik untuk menguji adrenaline kamu di sini?

Karena Zipline ini mengaplikasikan hukum kekekalan momentum, maka gak sedikit orang yang memiliki berat badan di bawah 50kg akan tersangkut di tengah-tengah tali luncuran. Tapi jangan khawatir, jika kamu tersangkut, kamu akan ditarik ke stopping point di Pulau Sapi oleh guidenya. Gimana, mendebarkan sekali, kan?




Jangan lupa bawa GoPro atau SJ Cam untuk merekam saat-saat menegangkan itu ya! Oh ya, hati-hati juga sewaktu turun dari stopping point ke dermaga, kamu akan disambut oleh biawak di semak-semak karena kamu harus turun melewati hutan.

Untuk bermain Coral Flyer Zipline ini kamu cukup membayar RM68 (sekitar Rp. 240.000,-) saja, termasuk harga boat yang mengantar kamu ke Pulau Gaya.

Nah, itu dia 5 hal menarik yang bisa kamu lakukan di Sabah, Malaysia. Semoga liburan kamu jadi lebih seru dan memorable ya, gengs!

Happy journey...


What They Say About Indonesia - Apa Kata Mereka tentang Indonesia


Source: out of town blog

Topik ini diangkat sesuai dengan request Mbak Annafi, blogger kece dari Jakarta yang jam terbangnya gak usah diragukan lagi. Jadi awalnya saya curhat kok akhir-akhir ini saya malas sekali untuk menulis, jarang blogwalking juga. Nah, mbak blogger ini malah ngasih saran, "Mi, aku request dong. Tulisin tentang apa pendapat orang Thailand tentang Indonesia?" Triiiing!! Tiba-tiba bola lampu berpijar di atas kepala saya. Enaknya curhat ke sesama blogger ya gitu, ada aja ilham yang didapat. Saya pun langsung eksekusi. Kalau ditunda lagi, pasti ntar malas lagi nulisnya.

#wow, mimpi apa semalam, nulis paragraf pertama aja sepanjang itu. lol

Well, selama kurang lebih 2 tahun saya hidup di Thailand, saya ketemu banyak orang dari berbagai negera. Mereka sering mengira saya ini adalah muslim Thailand saat saya bilang "I'm from Indonesia". "I thought you're Thai Muslim". begitu jawaban yang sering saya terima. Entah mungkin karena wajah saya mirip dengan orang tempatan dan saya juga bisa ngomong Bahasa Thai lumayan bagus.

(Baca: 5 Restoran Halal di Bangkok)

Semakin sering saya memperkenalkan diri sebagai orang Indonesia, semakin besar rasa bangga akan negeri tercinta. Your country is really beautiful. Begitu kata orang-orang yang saya temui. Dan memang benar, Indonesia itu Indah. Keindahannya sudah mendunia. Keberagaman budayanya sudah dikenal secara global. Apa gak bangga saya dengan negara kepulauan, tanah tumpah darahku ini?

Nah, dalam beberapa kesempatan, saat jalan-jalan misalnya, saya sering ketemu dengan traveler dari negara lain. Dasar saya orangnya cerewet ya, saya sering banget ngajak ngobrol bule-bule. Saya pasti akan tanya "Have you ever visited Indonesia?" atau "What do you like the most from Indonesia?".

Sara - Germany - Engineer


Dok. Pribadi: Sara di Angkor Wat, Siem Reap Kamboja
Dok. Pribadi: Amazing Borobudur
Sara misalnya, seorang insinyur dari Jerman, teman satu dormitory saya saat jalan-jalan ke Siem Reap, Kamboja, bilang "You're Indonesian? How lucky you are. Your country is extremely beautiful. I do love it. I wish I can come back one day". Saat itu dia cerita dia sudah ke Bali. Dia ingin sekali ke Raja Ampat. Dia juga cerita kalau dia suka wisata sejarah sekayak candi-candi gitu. "I can't imagine how amazing our ancestor was". Saya bilang, ke Jogja aja. ada candi Borobudur yang masuk dalam daftar keajaiban dunia. "I've put it on my list". Kalau kamu jadi saya waktu itu, kamu pasti bisa ngerasain sebangga apa saya waktu itu.

(Baca juga: Tips Jalan-Jalan Murah Ke Siem Reap, Kamboja)

Mbonjo Martins - Cameroon - Teacher


Martins adalah teman saya sesama guru Bahasa Inggris di Thailand. Saat itu saya dapat DM di Instagran dari Martins. "Jasmi, you know what, I will visit Bali this holiday. I'm very excited you know". Saya bisa rasakan kebahagiaan dia soalnya waktu ketemu, dia semangat cerita kalau dia pengen banget ke Bali. Beberapa kali gagal karena dia belum tau kapan pastinya libur sekolah. "I'm happy that you will go to my country soon. Savage!", saya balas gitu. "Most of my friends have already visited Bali, and they said Bali is just incredible. That's why I can't wait to see it", tambah dia lagi.

Kelihatannya dia memang menikmati sekali liburan dia di Bali soalnya saya ikutin IG story dia dari awal sampai akhir. Pas dia pulang ke Thailand, saya iseng nanya, "How was your holiday?". Dia balas, "It was amazing. Your country is really Amazing. I like everything about it, the food, the people, the cultures. I love Indonesia overall". "I'm happy you're happy. Come visit us again next time", kata saya.

(Baca juga: 5 Hal yang Harus Kamu Lakukan Di Phuket agar Liburanmu Makin Seru)

Unnamed - Germany - Traveler


Dok. Pribadi: Sabang

Di kesempatan lain, saat sedang menunggu van menuju Koh Mook, Thailand, saya ketemu sama traveler cowok asal Jerman yang saya lupa tanya namanya. Saat dia tau saya orang Indonesia, dia langsung ngajak ngobrol pakai bahasa Indonesia "Selamat siang, Apa kabar? Mau kemana?" Gitu katanya. "Mau ke Koh Mook", saya jawab. Dia bilang "Why you visit Thailand, while your country is much more beautiful?" Saya jawab kalau saya kerja di Thailand, jadi pas weekend saya sering jalan-jalan seputar Thailand.

Dia tanya lagi, "Which part of Indonesia are you from?". "Aceh", saya jawab. "Really? I followed the news about tsunami disaster. It was so terrible. How can you survive?" Jadi lah saya cerita tentang tsunami dan gimana keluarga saya bisa selamat. Dia bilang, "Early this year I visited Aceh, I visited Museum Tsunami. I watched the video, you know, I cried. I do feel what you guys feel that time", katanya. "I love Aceh. I will come back for sure. It has something, I don't know what, that attract me".

(Baca juga artikel ini)

Saat itu saya bangga dua kali lipat. Bangga sebagai orang Indonesia, bangga sebagai orang Aceh. Kemudian, kami ngobrol hal lain tentang gimana saya dan travel partner saya, Farah, dari Malaysia bisa ketemu dan punya bisnis travel bareng.

Nah, itu dia pendapat beberapa orang tentang Indonesia. Itu hanya sebagian, belum semuanya. Saya cuma angkat beberapa aja. Intinya, first impression mereka tentang negara kita tuh sama,

"Indonesia is a beautiful country". 

Nanti kalau mood nulis saya lagi bagus, saya tulis yang part 2 nya ya! Eh, saya memang harus tulis lagi lanjutannya. Saya akan cerita tentang Jason dari Amerika dan Hamid dari Perancis tentang pengalaman mereka Jalan-jalan ke Indonesia. Khususnya Jason, yang pernah jadi relawan saat tsunami di Aceh tahun 2004 silam.

Kalau sudah go international gini, apa kamu masih belum bangga jadi warga negara Indonesia? Kalau aku sih YES. Yes, I'm proud to be an Indonesian!

Liburan ke Karimunjawa: Berawal dari Mimpi Hingga Menjadi Kenyataan

Source: indonesiaexpat.biz
Well, tanpa basa-basi nih, saya langsung aja mau ngomong kalau saya lagi ngidam banget ke Karimunjawa. Bagi kamu yang mengaku orang pribumi, cinta Indonesia, dan die hard fan of beaches, maka sungguh sangat keterlaluan kalau kamu gak kenal sama Karimunjawa. Tapi, don't worry be happy lah, kalau memang beneran gak kenal, hubungi google. ^^

Sebenarnya keinginan saya main air di Karimunjawa tuh udah berkurun lamanya, tapi belum terealisasi mengingat posisi saya yang kerja di luar negeri dan juga hmmmmm, aduh, sorry agak klise, minim duit, bok! Yang bikin duitnya jadi tipis karena saya juga harus mikirin biaya transpor dari Hat Yai, Thailand (domisili saya sekarang) ke Kuala Lumpur, terus dari Kuala Lumpur ke Jakarta, dan dari Jakarta ke Semarang. Kebayang gak betapa remuk isi kantong saya. #curhat.

Karena saya orangnya super stubborn, saya akan melakukan segala cara (kecuali yang haram) untuk mewujudkan keinginan saya. #1 Mulailah saya bercerita ke partner travel saya tercinta tentang rencana liburan ke Karimunjawa. Tentu aja dia tertarik banget karena dia bisa melakukan aktifitas diving di sana. Come on, ku dengar diving di Karimunjawa amazing banget. Secara kepulauan ini kan memang menjual keindahan bawah lautnya. Saya pun langsung menghipnotis dia dengan gambar-gambar yang saya pinjam dari google. ^^

Source: tantular.com
#2 Kami pun merencanakan semuanya pelan-pelan. Pertama, berapa budget yang harus dihabiskan selama liburan, kalau bisa sih sehemat mungkin. Done. Kedua, cari tau gimana cara bisa sampai dengan selamat ke sana. Checked. Ketiga, menentukan estimasi jadwal keberangkatan. Empat, hunting tiket dan penginapan murah. Urusan pemesanan tiket dan hotel pasti akan sedikit ribet karena kami maunya yang murah, nyaman, dan sesuai dengan estimasi tanggal yang kami mau. Apalagi saya jenis orang yang sedikit choosy kalau soal hotel. Nyaman adalah syarat utama.

Hunting tiket dan hotel ini cukup menghabiskan waktu, selain karena mencocokkan tanggal, kami juga harus menyesuaikan dengan besaran budget yang akan kami habiskan. Pokoknya ribet banget. #curhat lagi. Hampir aja kami menyerah dan mengubur permanen rencana berenang dengan hiu di Karimunjawa sampai akhirnya kami ketemu dengan website sebut saja namanya Traveloka. 

Kami baru tau ternyata Traveloka menyediakan fitur pencarian tiket pesawat + hotel. Mulai kepo tuh gimana cara menggunakannya dan apa kelebihannya. Dan, viola! Ternyata masalah kami teratasi dengan cepat. Love banget deh sama produk paket tiket pesawat dan hotel Traveloka

Iya, iya sabar. Nih, saya kasih tau ya kenapa saya suka banget dengan opsi pemesanan tiket+hotel sebagai 1 paket. 

1. Mudah dan Saving Time




Produk paket tiket+hotel ini sangat mudah digunakan karena kamu bisa melakukan dua hal sekaligus (memesan tiket dan hotel) dalam satu waktu. Kamu bisa langsung dapat harga total penjumlahan harga tiket dan harga hotel. Jadi, gampang banget disesuaikan dengan budget kamu. Selain itu juga menghemat waktu karena kamu gak perlu booking keduanya secara terpisah. Sampai poin ini sudah jelas? Oke, lanjut. 

2. Lebih Murah



Yes, harganya lebih murah dibandingkan harga yang harus kamu bayar kalau kamu memesan tiket dan hotel secara terpisah. Nah, untung banget kan? Duitnya bisa dipakai untuk wisata kuliner dan beli souvenir yang keren-keren, atau sekalian aja buat kursus diving. Bahagia banget!

3. Dapat Diskon Tanpa Kode Promo



Gengs, tau gak, ternyata pesan tiket pesawat+hotel secara bersamaan hematnya tuh bisa sampai 20% lho. Dan untuk kamu tau ya, potongan harga itu bisa kamu dapat tanpa perlu memasukkan kode promo apapun. Siapa yang gak tergiur dengan diskon sebesar itu? Rezeki jangan ditolak. ^^

4. Proses Pembayaran Mudah



Dan gak usah bingung soal ribet atau gak nya pas mau proceed pembayaran. Kamu gak usah khawatir, tersedia banyak metode pembayaran kok. Kamu bisa pilih metode apa aja yang kamu rasa mudah. 

Well, kami pribadi bersyukur banget bisa menggunakan produk ini, karena jujur aja harga tiket pesawat Jakarta-Semarang dan hotel jauh lebih murah dari budget yang kami tentukan sebelumnya. Nyesel juga sih. Lha, kok nyesel? Iya, kalau saya tau dari dulu ada produk ini di Traveloka, mungkin saya dan travel partner saya bisa liburan ke sana dari tahun lalu. hihihi^^

Nah, buat kamu di luar sana yang masih terjerat dengan pemesanan tiket dan hotel secara terpisah, yuk coba produk kekinian ini dari Traveloka. Temukan sendiri keuntungannya. 

Happy journey!!