Assalamu'alaikum.. Salam sejahtera untuk semua.. Akhirnya, tiba saatnya saya selaku empunya giveaway mengumumkan pemenang yang berhak mendapatkan travel cutlery set. Seperti yang udah dibilang sebelumnya, hadiah dibagi untuk 2 blogger Indonesia, 2 blogger Malaysia, 2 follower page Addict Travel & Tours dari Indonesia, dan 2 follower dari Malaysia. Lintas negara ya.. 


Sebelumnya saya mau say sorry dorry mayori nih karena telat sehari ngumuminnya. Lupa waktu karna libur panjang. Selama mudik juga gak nyentuh blog sama sekali. Pengen kualiti time aja sama family. So, mohon dimaafkan ya sodara sodari.. 


Gak nyangka rame juga yang ikut meramaikan acara giveaway ini. Makasih banget lho buat semua yang udah join. Terharu banget dapat teman-teman yang semangat mensupport kontes ini. Kisses and hugs buat semua. Kalian memang luar biasa. 

Nah, tentu aja pemenang dipilih dari yang memenuhi kriteria dan mengikuti semua syarat-syarat yang ditentukan, baik untuk blogger maupun untuk non-blogger.  Pemenang di undi kayak undian arisan ibu-ibu. hahaha.. Serunya, pas ngundi ditemenin sama owner Addict Travel & Tours sambil nyemil makan siang sepiring nasi beserta lauk pauk yang 4 sehat 5 sempurna. Ditambah undian, jadi 6 istimewa. ^^




Pemenang non-blogger diseleksi langsung oleh mbak Didi yang cantik jelita sepanjang masa ya.. Dan keputusan pemenang oleh empunya giveaway dan oleh bos Addcit Travel & Tours adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Kalo mau gugat nanti aja kita jumpa di pengadilan tripikor. #eh.. 

Dan, tadaaaa... Ini dia pemenangnya..

Kategori Blogger Indonesia



Kategori Blogger Malaysia



Kategori Non-Blogger Indonesia



Kategori Non-Blogger Malaysia



Selamat bagi semua pemenang. Semoga hadiahnya bermanfaat. Bagi yang belum menang, jangan berkecil hati ya. Insyaallah akan ada GA-GA yang lain nantinya. Dan jangan kapok untuk join GA selanjutnya.

P.s: Pemenang akan dihubungi oleh saya atas nama penyelenggara giveaway dan juga founder Addict Travel & Tours. 

P.s.s: Hadiah bagi pemenang dari Indonesia akan dikirim secepatnya setelah konfirmasi alamat pemenang. Untuk pemenang dari Malaysia hadiah akan dikirim awal bulan Mei karena mbak Didi lagi gak di Malaysia. Beliau lagi lanjut kerjaan guide. ^^ Harap maklum yaw!!





Pulang bagi perantau adalah kebahagiaan. Kebahagiaan yang tidak bisa ditukar dengan apapun benda. Kebahagiaan yang beda yang hanya perantau saja yang rasa. Pulang bagi perantau adalah terapi yang tepat. Karena pulang bukan hanya soal ada waktu atau tidak, tapi juga tentang menyempatkan untuk pulang atau tidak. Sampai disini saya berhenti menulis. Bagaimana lagi saya harus mendeskripsikan 'Pulang'?

Ya, saya pulang. Tidak ada yang tau saya akan pulang. Saya tidak beritahu siapapun bahkan keluarga juga tidak. Durhaka kah saya? Saya rasa tidak. Justru ini memberikan kebahagiaan lebih dan kejutan yang akan dikenang karena tetiba sesosok yang mereka rindukan hadir didepan pintu rumah sambil menggendong Dueter 40L yang mulai memudar. 

Tidak ada oleh-oleh, tidak ada buah tangan, hanya bawa beberapa helai baju saja, dan tentu bawa segunung rindu yang melanda. Rindu yang sudah ku bongkar pelan-pelan melalui tulisan-tulisan. Tapi tabungan rindu saya sama sekali tidak berkurang. 'Ah, penting apa oleh-oleh bagi mereka', pikir ku. Mendapati aku pulang saja mereka sudah girang. Saya. Saya lah yang mereka mau sebagai souvenir untuk mereka.

Baca tulisan sebelumnya


Sehari sebelum keberangkatan, keluarga menelpon mengecek keadaan saya. Dusta saat saya bilang bahwa saya baik-baik saja. Pagi buta, pada hari itu, saya masuk UGD karena sesak nafas. Dokter bilang saya terlalu lelah bekerja. Ah, dokter sok tau. Kata saya, saya lelah menanggung rindu, itu saja. Semoga Rabb mengampuni saya karena berbohong. Saya hanya tidak ingin mereka khawatir kaena akhir-akhir ini saya jadi langganan datang ke UGD. 


Saya tetap bekerja hari itu walau datang terlambat. Beruntung tidak ada sistem potong gaji di tempat saya bekerja bagi karyawan yang terlambat. Tapi mungkin akan dapat surat peringatan jika melulu datang telat. Dan hari itu juga saya mendapati ajuan cuti saya belum di acc. 

Tuhan, jangan sampai saya tidak jadi pulang. Saya sudah bersemangat sekali untuk mengetuk pintu dan berniat mengucap salam saat turun dari pesawat nanti. Assalamualaikum Aceh, aku pulang. Saya sudah latihan berkali-kali bagaimana saya harus mengucap salam, dengan nada seperti apa? Dengan nada manja kah? Sedikit keras kah? Atau seperti Nobita di film Doraemon? Aku pulaaaaannnggg... 

Tuhan, jadikan rencana saya ini bagian dari rencana terbaikMu. Begitu kira-kira doa saya waktu itu. 

Saya tidak keberatan melakukan 2 hari perjalanan untuk sampai di kampung halaman. 2 kali naik minibus, sekali naik kereta api, dilanjutkan naik bus ke bandara, kemudian naik pesawat, itu adalah momen yang membuat hati saya makin berdebar.

Debaran yang saya rasakan sekayak jumpa mantan pacar, atau perasaan jumpa pacar yang LDR-an. Ah, entah lah. Saya tidak cukup pandai mengibaratkannya dengan perasaan cinta. 

Sangking bahagianya saya, minibus yang penuh sesak sampai saya tidak bisa bernafas pun, terasa luas bagi saya. Bau badan dari bapak paruh baya disamping saya pun sama sekali tidak mengganggu pernafasan saya. Karena apa? Karena bahagia. 

Itu lah hakikatnya bahagia. Saat hatimu penuh kebahagiaan, maka dugaan-dugaan disekelilingmu, tidak akan jadi masalah.

Setidaknya, saat itu, saya tidak ada waktu untuk merungut. Hidup saya bahkan terlalu indah untuk selalu dibawa mengeluh. Saya hanya melayan rasa bahagia saya. 

Saya rasa ini adalah penerbangan terlama saya. Padahal Kuala Lumpur - Aceh hanya berdurasi 1 jam 30 menit saja. Menjelang landing adalah detik-detik sakral yang mendebarkan. Pipi saya seakan ditarik kencang ke kiri dan ke kanan membentuk sebuah senyum lebar di bibir saya. Akhirnya..

'Akan kunikmati setiap detik yang kuhabiskan disini. Akan kupenuhkan available space di memori otakku dengan hal-hal indah selama berada disini. Akan ku abadikan setiap kejadian dalam kamera handphone saya yang ala kadar saja', janji saya dalam hati.

Saat turun dari pesawat, saya dapat menghirup aroma khas yang sudah lama tidak kuhidu. Entah aroma apa, jangan tanya saya. Aroma penuh kesegaran dan islami yang memberi ketenangan. Ah, inilah Serambi Mekkah, rumah para aulia. 

Saat tulisan ini dimuat naik, saya belum tiba dirumah. Saya baru saja melewati imigrasi Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, Indonesia. Tulisan ini saya cicil selama perjalanan menujunya. 

'Assalamualaikum Aceh, aku pulang', aku mengucapnya dengan nada penuh kelegaan. 

Setelah booming Focus N Filters: Name Art di Malaysia, dan juga mungkin sekarang mulai dikenal di Indonesia, saya dapat tutorial lain lagi yang lebih kece. Seperti biasa, saya dapat cara ngedit foto sekaligus nambak signature dari teman-teman blogger Malaysia. 


Saya sempat trial and error beberapa foto teman. Dan kebanyakan suka dengan hasilnya. Saya mah memang gak kreatif dan gak pinter-pinter amat urusan seni menyeni. Tapi cukup bikin bahagia kalau teman respon, 'keren banget sih, Jas...'. Padahal bikinnya gampang banget dan simple banget (plus asal-asal aja). 

Nah, ini aku bagiin tutorial singkat gimana bikin foto kayak gini. 
P.s: Aplikasi yang dipakai adalah PicsArt dan Name Art. Dua aplikasi ini bisa di install di smartphone android kamu. Segera melipir ke Play Store kalau belum install.

Step #1 Background Preparation

1. Buka aplikasi Name Art, klik 'Start'

2. Klik 'BG', pilih background yang seperti ini


3. Save.

Step #2 Picture Preparation

1. Buka aplikasi PicsArt, klik tanda +, klik 'Edit'

2. Pilih foto yang ingin kamu edit.

3. Klik 'Magic', pilih 'Rainbow' effect. Gambar kamu akan jadi seperti ini.


4. Klik 'Save'. 

5. Klik 'Back', klik 'Discard'.

Step #3 Pictures Combination

1. Buka aplikasi PicsArt kembali. Klik tanda +, klik 'Edit'.

2. Pilih background yang sudah di save di step #1

3. Klik 'Add Photo', pilih gambar kamu yang sudah diedit dengan effect rainbow  di step #2 tadi. Posisikan gambar sesuai kreasi kamu.


4. Klik 'Erase' (gambar hitam putih seperti penghapus), hapus bagian tepi gambar. Jadikan lebih rapi.

5. Klik 'Save'

Step #4 Signature

1. Buka aplikasi Name Art kembali. Klik 'Picture', masukkan gambar hasil step #3

2. Crop sesuai keinginan, klik tanda kotak


3. Klik 'Text', tulis nama kamu, pilih font yang kamu suka.

4. Tambahkan simbol sesuai kreasi kamu.

5. Klik 'Save.



Viola... Selesai sudah. Selamat mencoba. Semoga bermanfaat. 

P.s: Makasih Bang Mirwan yang udah bersedia dijadiin model. Semoga gak minta royalti. ^^
Dok. Pribadi
Hai Jasmi Lovers. Hai juga kastemer-kastemer ketje Addict Travel & Tours. Sebelumnya sorry banget, ini postingan yang latepost nya keterlaluan. Lha iya, harusnya dirampungkan akhir Maret lalu, ini udah pertengahan April malah baru mulai nulis. Why on Earth you do that, Jasmi?

Harusnya, malas nulis bagi blogger itu dianggap dosa kali ya. Jadi gak ada alasan lagi untuk males nulis, males menghadap laptop, ide stuck, atau kemalasan-kemalasan lainnya yang dijadikan benteng untuk gak nulis. Bahaya ini bahaya. Kalau keterusan, blognya bisa penuh debu dan usang kayak album foto berwarna biru di lagunya Bunda by Melly Goeslow.

Nah, udah pada tau kan Addict Travel & Tours? Iya itu bisnis travel yang lagi saya jalani walau saya sekarang udah turun pangkat dari owner jadi Sales & Marketing Executive. Widiiiiihhh... Kayak menjanjikan aja tuh posisinya. Kenapa bisa turun pangkat segala? Apa udah gak nanam saham lagi di Addict Tours?

(Baca: Serba-Serbi Addict Travel & Tours)

Gak, gak gitu sodara-sodara. Karena saya yah kemampuannya promosiin dan menjual, dan saya gak begitu minat jadi bos karena memang susah diajak mikir visi dan misi, jadilah saya menurunkan jabatan saya sendiri menjadi Sales. hahahaha.. walau gak disetujuin sama bos yang satunya. Ah, biarin aja. Suka-suka gue.. Nah lho!.

4 paragraf absurb diatas boleh diabaikan aja. Gak penting. Gak berfaedah. ^^
Nih, lanjut baca aja paragraf berikut yang menceritakan indahnya perjalanan bulan madu sepasang sejoli bersama Addict Travel & Tours. 


Adalah Sandy Irtama dan Rischa Yullyana sepasang kekasih dari Aceh yang baru aja menikah, menempah paket honeymoon ala backpacker bersama Addict Travel & Tours untuk wisata di Malaysia selama 4 hari 3 malam. Maksudnya gimana tuh honeymoon tapi backpackeran? Sini saya jelasin. Paket honeymoon backpackeran ini paket bulan madu hemat yang minus Candle Light Dinner. 

Awalnya gak 'ngeh' ya sama kastemer yang satu ini. Rupanya manten cewek itu temen saya dulu pas kuliah di UPI Bandung. Cuma beda jurusan aja kita. Pernah kenalan di grup BBM Ikatan Mahasiswa Aceh di UPI (IMAPI). Tapi beneran saya gak notice yang kastemer saya ini adalah deseu. Ah, jauh banget kita ketemuan di negeri orang ya, Rischa. 

Di itinerary yang sudah kami susun, 2 orang ini akan dibawa wisata romantis dikebun teh dan kebun bunga Cameron Highland, wisata sejarah ke Kellie's Castle, Batu Caves, main air di Tadom Hill Resort, Kuala Lumpur City Tour, Japanese Village dan Colmar Tropicale Resort di Bukit Tinggi. Eit ini Bukit Tinggi di Malaysia ya, di Negeri Pahang, bukan di Padang Sumatera Barat. ^^

Dok. Pribadi. Tour guide ikut narsis dong
Tentu mereka menikmati banget jalan-jalan ini, walaupun Sandy sempet pusing selama perjalanan ke Cameron Highland. Soalnya jalannya berliku-liku kayak jalan kehidupan aja. ^^ Tapi terbayarkan, katanya. Hamparan luas kebun teh bikin adem. Yah, walau sedikit macet sih. Soalnya itu timing nya juga lagi cuti sekolah di Malaysia. Jadi orang lokal sendiri juga main ke Cameron Highland. 



Pertama kita singgah di Air Terjun Lata Iskandar. Airnya dingin banget.. Bbbrrrrr... Asiknya pasangan ini tuh dua-dua nya narsis banget. Jadi pengen aja difoto terus dari berbagai angel dan gaya. Kompak banget mereka. Serasi lah pokoknya. Lha iya, udah jadi suami istri gitu. Biasanya kan yang cowok suka jaim ya pas di foto. Ini malah yang cowok yang rajin minta difoto. hahaha



Karena lokasi air terjunnya di pinggir jalan, jadi kita gak berlama-lama disana. Yah cuma mampir aja. Rame soalnya, parkirannya juga gak memadai. Sebelum berangkat, Rischa sempat beli ubi rebus pakai kelapa gongseng dan gula. Ditawarin ke saya, saya tolak. Padahal kepengen juga sih. Jaim lah gue.. hahaha. Jaim yang berujung penyesalan. ^^

Udah gitu kita sampai di Tea Valley Cameroon Highland. Hilanglah penat selama perjalanan. Adem banget suasana nya. Warna hijau dimana-mana. Langsung seger dan fresh lagi. Kita pun memesan 1 Buggy untuk turun ke lembah bukit teh. Kenapa harus pakai buggy? Karena jauh, buk. Turun sih oke. Ntar kalau mau naik lagi, apa gak semput tuh orannya. hihihi.. Tiket masuk menggunakan buggy tentu lebih mahal daripada masuk dengan jalan kaki. RM10 per orang nya.



Sebelum bye-bye sama Tea Valley, mereka sempat beli souvenir botol minum berbahan kaca ada tulisan Cameron Highland nya. Cantik. Dan mereka beli teh berbagai rasa; rasa lemon, stroberi, anggur, rasa yang dulu pernah ada, rasa terabaikan, rasa yang terpendam #eh kok.. 

Singkat cerita,mampir lah kami di kebun bunga dan strawberry farm. Bahagia sekali mereka bercanda dan foto-foto. Suka banget liat pasangan yang bahagia. 

(Baca: Shopping Menyambut Lebaran di Bandung)

Tapi tiba-tiba baper. Seorang jomblo jadi tour guide orang yang honeymoon itu sakitnya dimana-mana yah. Miris sodara-sodara. hahaha

Diperjalanan pulang, rencana nya mau mampir dulu di Kellie's Castle, tapi berhubung macet dan hujan deras, akhirnya telat nyampenya. Kellie's Castle nya udah tutup. Mau mampir di batu Caves juga hujan lebat. Kata mereka, gak apa apa, balik ke KL aja. Soalnya udah pernah wisata ke situ sebelumnya. Cuma kesian aja gak bisa masuk ke Kellie's Castle, Sandy pengen banget kesana. Suka wisata sejarah doi. 

Suka diganggu sama istrinya, 'Abang ni bulan madu kok wisata sejarah. Bosan lah.'. Kami (saya dan big bos Didi) senyum-senyum aja. Baper juga liat mereka bercanda. Jones emang suka baper ya. (Kalau baper ke warung nasi padang aja, mbak.. Lapeeeerrr.. Itu laper bukan baper.. haha). 


Habis makan malam, kami ajak mereka main bowling di Wangsa Walk. Sebenarnya saya dan Didi yang kepengen main. Udah lama kita gak battle. Kita ajak aja mereka berdua biar rame. Wah, seru banget. Yang paling bikin sakit perut karena ngakak tu Rischa. Deseu bilang, 'bola nya kok berat banget sih. Ntar malah tangan aku copot dan ikut menggelinding'. Pinter juga ngelawak anak ini.

video

Rischa yang paling bahagia karena dari 10 kali kesempatan main, dia akhirnya bisa menjatuhkan 10 pin saja. Beneran dia girang banget, first time dia main bowling eh berhasil jugak jatuhin pin. Heboh. Seru. Hering banget pokoknya malam itu. Penat pun hilang seketika. ^^ Selesai 1 game, kami semua capcus dan bubar. Kami antar mereka ke hotel. Mimpi indah kali ya si Rischa malam itu. hihihi


*   *   *

Besoknya, mereka berdua awalnya mau diajak ke Tadom Hill Resort, wisata air gitu. Tapi Sandy nya masih mabok dan capek banget. Jadinya program hari kedua dirubah. Kami langsung capcus ke Bukit Tinggi, Pahang. Destinasi pertama yaitu Japanese Village. Adem banget suasana disana karna kan lokasinya di dataran tinggi. Sungai kecil bebatuan yang mengalir disepanjang perkampungan buatan itu menambah indah suasana. 

Nah, yang lebih menarik, di Japanese Village, kamu juga bisa menyewa Kimono. Sepasang suami istri ini juga ikutan dong menyewa kimono dan pengen difoto di berbagai spot. Wah, tour guide jadi kepengen juga. Ah, saya mah emang banyak maunya. Liat ini pengen, liat itu baper. haha


Sandy juga sempat post di IG Story, dia lagi acting sebagai Kaisar yang lagi memantau rakyatnya. Pakai ngomong Bahasa Jepang lagi. Entah artinya apa tuh. hahaha. Pokoknya gokil lah 2 orang ini. Ada-ada aja tingkahnya.

video


Karena cuaca udah mulai mendung, mereka pun kami ajak ke Colmar Tropicale Resort. Ini tuh kawasan hotel ala-ala Eropa, but dibuka untuk umum. Rame banget yang wisata kesini. Katanya, orang Malaysia sendiri masih banyak yang belum tau tempat wisata ini. Takjub lah mereka. Tempatnya instagramable banget. Entah kenapa, kayak nya mereka kalau diajak foto kok gak ada capeknya ya. hahaha.. Padahal tour guide dah mulai gempor nih kakinya.


Well, hari kedua memang seru banget. Mereka ini memang agak cerewet kalau soal makanan. Maunya makan nasi padang aja, gak mau nyoba yang aneh-aneh. Ditawarin makan nasi kerabu khas Kelantan Malaysia, gak mau. Soalnya mereka trauma makan nasi arab di Singapura yang gak cocok sama lidah mereka. Gitu katanya. Oh ya, sebelum ke Malaysia, mereka ke Singapura dulu jalan-jalan ke USS dan itu beyond honeymoon package sponsored by Addict Tours ya. 

Dipikir-pikir bagus juga kalau seleranya cuma nasi padang. Tiap hari dibawa ke Warung Nasi Padang aja, beres deh. Gak perlu pusing juga mikir mau bawa makan ke restoran mana yang sesuai dengan selera mereka. 


*    *    *

Nah, hari ketiga adalah harinya Sandy. Mainnya ke Dataran Merdeka, Bangunan Sultan Abdul Samad, Tugu Negara, Menara Kuala Lumpur, Twin Tower KLCC, Mesjid Negara dan Museum Negara. Yeay, finally wisata sejarah juga akhirnya. Di Museum Negara Sandy mah baca hampir semua caption dan description yang ada di dinding. Istrinya udah manyun-manyun dan cuma duduk aja. Sambil ngomong, bosen bosen bosen. hahahaha.. 



Itu dia agenda hari ketiga. Gak usah dijelasin lah detailnya. Ntar kepanjangan. Yang nulis juga gak tau mau nulis apa lagi. hahaha..


*    *    *

Nah, hari keempat, sebelum diantar ke KLIA2 untuk penerbangan pulang jam 2 siang, mereka dibawa wisata ke Mesjid Putrajaya. Itu juga karena keasikkan foto-foto jadi lupa waktu dan agak rushing ke airportnya. Gak sempat pamit apalagi salaman, langsung mereka lari untuk check in. Dan mereka pun pulang dengan seribu kenangan indah.

Dear Rischa and Sandy, semoga pernikahannya kekal sampai ke Jannah ya. Terimakasih sudah mempercayakan Addict Travel & Tours untuk perjalanan honeymoon kalian. Semoga akan ada honeymoon-honeymoon lain kedepannya bareng buah hati. hihihi. Jangan kapok jalan sama kami ya. Dan sorry kalau ada kurang dan celah. Semoga jadi input untuk kami dan menambal kebolongan-kebolongan itu dengan trip yang lebih menyenangkan lagi nantinya.

Huft, akhirnya selesai juga nulisnya. Itu dia sepenggal cerita yang lumayan panjang dari saya. Saya emang gak pinter story telling, jadi wajar kalau tulisan ini membosankan. hahaha

Thanks for reading, ya all.

P.s: Semua foto dan video dalam tulisan ini adalah dokumentasi pribadi. Foto dan video di upload atas persetujuan pihak kedua. 

Suatu hari, adik kelas saya mengirimkan pesan, 'Kak, neutem promosi Minyeuk Pret?' ('Kak, mau promosiin Minyeuk Pret nggak?'). Wah, saya sudah lama nggak dengar kata 'Minyeuk Pret', biasanya saya sebut 'minyeuk wangi' dalam bahasa Aceh. 

Oh, maaf. Pada nggak tau ya apa itu Minyeuk Pret. Saya jelasin ya. Dalam Bahasa Aceh 'Minyeuk' berarti minyak, dan 'Pret' berarti semprot. Minyeuk pret diterjemahkan minyak wangi atau parfum dalam Bahasa Indonesia. Jadi, si adik kelas minta saya untuk promosiin minyak wangi nih, begitu kata saya dalam hati saat itu. 

Teman-teman bilang saya punya skill promosi yang lumayan bisa dimanfaatkan. Hampir semua produk dagangan kawan saya promosikan dengan sukarela tanpa dibayar. Mungkin karena ini akhirnya si adik kelas-sebut saja namanya Fata-minta saya untuk promosiin parfum dagangannya. Setidaknya begitu dalam pemikiran saya awalnya. 

'Minyeuk pret peu merek, Dek? Pajan phon Fata meukat minyeuk pret?' 
('Minyak wangi merek apa, Dek? Kapan nih Fata mulai jualan minyak wangi?'), tanya saya.

'Minyeuk pret merek Minyeuk Pret, Kak. Produk lokal Aceh' 
('Minyak wangi merek Minyeuk Pret, Kak. Produk lokal Aceh'), begitu jawabnya.

Saya pun tertegun dan kemudian penasaran. Saya setuju untuk mempromosikan minyak wangi asal Aceh tanah kelahiran saya ini. Saya kagum dengan owner nya, 'Kok bisa ya dia kepikiran bikin parfum dengan merek yang Aceh sekali', kata saya dalam hati.

Karena saya harus mempresentasikan keunggulan produk ini pada calon pembeli nanti, saya pun cari tau informasi sebanyak-banyaknya mengenai produk ini, termasuk varian wangi, harga, kemasan, kualitas, dan juga cara pemesanan. Setelah tau semua informasinya, saya pun mulai mempromosikan di grup-grup Whatsapp dan saya jadikan DP BBM saat itu. Wah, diluar dugaan, ternyata rame juga yang penasaran dan merespon.

Lantas, kenapa saya tertarik untuk ikut mempromosikan Minyeuk Pret ini? Selain karena produk lokal tanah kelahiran saya, ternyata saya punya alasan kuat lainnya. Apa itu? Simak ulasan berikut. 

Peingatan: Paragraf selanjutnya mengandung racun. Jangan salahkan penulis jika kamu keracunan atau tergoda dengan produk yang akan diulas.^^ Tarik nafas dalam-dalam, betulkan posisi duduk kamu sebelum membacanya. 


Keunggulan Minyeuk Pret

Produk ini adalah brand parfum original Aceh yang menggunakan bahan baku tanaman yang khas dan bersumber dari tanah Aceh sendiri. Aroma produk ini dipadukan dengan minyak nilam Aceh yang berkualitas tinggi. Minyak nilam ini juga di eksport ke berbagai negara di dunia. Selain itu, produk ini mengandung lebih dari 15% pure essence sehingga menghasilkan aroma yang kuat dan tahan lama. Menarik sekali, kan?

Ada 3 varian aroma yang kuat dan menyegarkan

Minyeuk pret menyediakan 3 pilihan aroma. Tentu saja ketiga-tiga nya mempunyai aroma yang kuat, khas dan menyegarkan. 

1. Minyeuk Pret Aroma Kopi

Sesuai dengan namanya, parfum ini identik dengan aroma kopi yang menggoda dan penuh dengan maskulinitas. Parfum ini dibuat dengan essence kopi espresso hasil murni bumi Aceh. Tentu saja aroma ini banyak disukai pria, namun juga diminati oleh para wanita karena aromanya yang sesuai untuk pekerja dengan mobilitas tinggi. Aroma kopi menjadi andalan produk ini karena bisa dijadikan moodbooster saat kelelahan bekerja. Wanginya yang tahan lama menjadikan aroma ini jadi incaran baik pria maupun wanita.

2. Minyeuk Pret Aroma Seulanga

Bunga khas tanah rencong Aceh ini turut dijadikan aroma parfum ini karena mengesankan keanggunan dan kelembutan. Aroma yang harum dan menyegarkan dari parfum ini dapat membangkitkan keceriaan dan juga sensualitas para wanita yang memakainya. Sama halnya dengan aroma kopi, parfum dengan aroma Seulanga ini juga mempunyai ketahanan wangi yang cukup lama dengan sekali semprot saja. 

3. Minyeuk Pret Aroma Meulu

Aroma ini melambangkan kesucian dan ketenangan sesuai dengan warna putih bunga Meulu. Wanginya yang lembut menjadikan aroma ini jadi andalan para wanita yang lembut dan selalu tampil dengan gaya yang lebih feminim. Aroma ini sangat fresh dan dapat membangkitkan semangat melakukan aktifitas. Wanginya juga tahan lama, cukup sekali semprot maka wanginya tidak akan hilang seharian. 

Kemasan simpel tapi elegan


Kemasan Minyeuk Pret yang kecil dan mungil sangat cocok dibawa saat travelling. Ya, parfum ini dikemas dengan takaran 30 ml yang sesuai dibawa keatas kabin pesawat yang mana limit liquid yang bisa dibawa ke kabin maksimal 100 ml. Jadi, saat kamu berpergian, kamu bisa selalu membawa serta Minyeuk Pret dalam tas kamu. Dan kamu bisa memakainya kapan pun kamu mau. Disamping itu, botol berwarna bening, tutup botol berwarna silver dan paduan warna hijau membuat kemasan Minyeuk Pret ini tampak makin elegan. 

Harga terjangkau

Tentu saja harganya sangat terjangkau. Kamu tidak harus membayar ratusan ribu bahkan jutaan rupiah untuk parfum yang berkualitas. Cukup dengan Rp. 110.000,- kamu sudah bisa mendapatkan parfum dengan kualitas internasional.

Kenapa saya sebut kualitas internasional? Ya, selain karena wanginya yang enak dan tahan lama, parfum ini juga diminati oleh turis-turis mancanegara dari Eropa, Malaysia, Taiwan, bahkan Dubai untuk dijadikan souvenir. Wow. Menarik sekali.

Adik saya dan Minyeuk Pret di acara Malaysia International Halal Showcase 5-8 April 2017 di Kuala Lumpur

Terus, belinya dimana?

Nah, ini dia kerennya Minyeuk Pret. Walaupun brand lokal, Minyeuk Pret di jual di banyak e-commerce atau pasar online terpercaya di seluruh Indonesia. Jadi kamu bisa beli kapan saja dan dimana saja. 

Bagi kamu yang berdomisili di Aceh, produk ini dijual di berbagai outlet souvenir dan juga tempat-tempat wisata di Aceh seperti Kapal Apung PLTD dan Museum Tsunami. Sangat mudah dicari, bukan?

Kamu juga bisa datang langsung ke outlet nya (buka Senin-Jumat pukul 09.00 - 17.00) di alamat:

Jl. Wedana No. 104, Lam Ara - Keutapang Dua, 
Kec. Banda Raya, Banda Aceh

Kesimpulan

Dengan adanya produk ini, kamu bisa menghemat uang jajan kamu untuk membeli parfum dengan harga murah tapi tidak murahan. Karena wanginya yang tahan lama, kamu juga bisa menghemat penggunaannya. Kamu tidak harus menyemprotnya setiap kali. Gimana? Keren, kan? Dengan begitu, kamu bisa tampil lebih percaya diri dan yang pasti nggak bikin kantong bolong. 

Buat kamu yang penasaran dengan produk ini, yuk intip Website, Facebook, Twitter, dan Instagram Minyeuk Pret. Mana tau kamu bisa dapat diskon. Eh, ssssttt, dengar-dengar Minyeuk Pret mau launching aroma baru tuh. Saya jadi penasaran. Tebak-tebak buah manggis yuk, menurut kamu Minyeuk Pret akan launching aroma apa ya? Hmmmmm...

*Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog #ProdukUnggulanAceh yang diadakan oleh Minyeuk Pret. Kamu juga bisa ikutan dan sharing pengalaman kamu bersama Minyeuk Pret disini.
Hari ini, saat jalan-jalan blog a.k.a blogwalking saya nemu satu artikel menarik yang ditulis teman blogger Malaysia, Unni Anje. Saya pun terinspirasi untuk menulis artikel yang sama. Unni Anje mengulas secara singkat aplikasi baru di smartphone bernama Focus N Filters: Name Art.

Keliatannya aplikasi ini lagi naik daun dan viral di Malaysia. Saya kurang tau kalau di Indonesia, pada pakai aplikasi ini atau nggak. Sebelumnya saya juga udah pernah baca sih sharingan teman dari Malaysia juga tentang tutorial singkat mbikin tanda tangan pakai aplikasi ini. Lha, saya kan memang nggak bakat ya otak-atik aplikasi kayak gitu. So, saya baca sekilas aja dan kemudian saya abaikan. hahaha


Eh, terus nemu lagi artikel kak Unni yang membahas aplikasi ini. Saya pun jadi penasaran untuk mempreteli dan segera download di smartphone android saya. P.s: Saya biasanya pake PicsArt atau aplikasi sejenis cuma untuk mbikin watermark foto untuk dipasang di blog. Itu juga sesekali. Yah, kalau lagi kumat rajinnya aja. ^^

Apa itu Focus N Filters: Name Art?

Aplikasi ini mirip-mirip dengan PicsArt, hanya saja Name Art digunakan untuk membuat signature alias tanda tangan. Bahkan header atau logo blog juga bisa dibuat dengan mudah menggunakan aplikasi ini.

Aplikasi ini bisa di download secara gratis di Play Store atau di App Store. Cara penggunaan nya ternyata mudah sekali. Cuma yang bikin kesel tuh banyak iklan wara-wiri dan muncul. Ih, gemes!

Nih penampakannya gini. 

Kalau udah di install ya tinggal berkreasi aja.. 

Nie contoh yang saya buat (asal-asalan).

Caranya..

1. Buka aplikasi Focus N Filters: Name Art
2. Klik 'start'
3. Klik 'Text', masukkan nama kamu.
4. Klik 'Symbol', pilih simbol kesukaan kamu
5. Klik 'Magic', klik gambar 'brush', pilih InkSpot


6. Klik gambar ini untuk memilih warna

7. Sapu kan warna di sekitar text yang kamu masukkan.
8. Kilk 'Save'.

Jadilah seperti gambar saya tadi. Gampang, kan?

Contoh lain.
Kamu juga bisa berkreasi dengan background yang bagus dan unyu-unyu bawaan aplikasi ini. 

Selamat mencoba.



Bukan sombong atau songong ya, saya memang jenis orang yang suka memberikan hadiah kepada orang lain, apalagi untuk orang-orang tersayang. Siapa sih yang tidak senang kalau diberikan hadiah diluar momen-momen khusus seperti perayaan ulang tahun atau wisuda misalnya. Pasti semua juga pada happy, kan? Tidak perlu yang mahal dan mewah, yang sederhana dan seadanya saja juga boleh.

Saya pribadi juga senang sekali kalau tetiba saja ada yang memberikan hadiah. Terlebih lagi kalau diberikan barang yang memang saya butuhkan. Ah, saya mah disedekahin pulsa Rp. 5.000,- juga sudah bahagia sekali. Karena saya tau betul gimana senangnya menerima sesuatu, maka saya pun berusaha untuk memberi sesuatu. Take and give lah bahasa kerennya.

Berbicara orang-orang tersayang, saya punya sederetan daftar panjang mengenai orang yang saya sayang ini. Sebut saja Didi, begitu panggilan saya padanya, yaitu seorang sahabat, rekan kerja, adik angkat, motivator, sekaligus penasehat keuangan saya yang masuk dalam daftar tersebut. Mendengar namanya, mungkin kamu menyangka kalau jenis kelaminnya laki-laki. Kamu salah. Dia adalah seorang wanita yang sedikit tomboy. Yah, maklum saja, dia itu juga atlet. 

Kalau ditanya kenapa saya sayang sama Didi, jawabannya akan panjang sekali. Tidak cukup 2 SKS untuk menjelaskan secara rinci kenapa saya sayang dengan orang yang satu ini. Mungkin salah satunya adalah karena dia selalu ada saat saya butuhkan. Dan yang terpenting adalah dia tidak pernah mengatakan bahwa saya 'gendut'. ^^

Setiap gajian, saya sering tanya ke dia, 'Beb, kamu mau hadiah apa?', kalau ditanya begitu, dia pasti akan jawab tidak serius. 'Maunya sih tiket jalan-jalan ke Norway', atau dia akan jawab begini 'Mau koper, sepatu sport, jam tangan heart rate, kursi pijat. Ah, hadiahnya roti canai aja lah 2 bungkus'. Ada-ada saja ya dia ini. 

Beb, kalaulah nanti kakakmu ini ada rezeki lebih, akan ku hadiahkan barang-barang ini untukmu:

1. Powerbank



Didi ini selain atlet, dia juga tour guide yang punya mobilitas tinggi. Akhir-akhir ini dia mengeluhkan powerbanknya yang mau 'pensiun'. Dia mengaku kesulitan jika tidak ada powerbank saat memandu tamu. Dia khawatir baterai handphone nya off dan dia jadi kesulitan untuk menghubungi dan berkomunikasi dengan tamu selama tour

2. Baju Diving



Didi dan saya akan mengikuti kursus diving dalam waktu dekat. Yah, ini memang resolusi kami berdua. Nanti, kalau sudah dapat sertifikat diving, saya akan hadiahkan dia diving suit. Saya rela menguras ATM untuk hadiah yang satu ini. Karena saya tau betul kalau dia itu totalitas sekali dalam melakukan sesuatu. Jadi dengan adanya diving suit sendiri, dia akan terus semangat mengasah skill divingnya.

3. Buku Agenda

Barang ini penting untuk mencatat jadwal trip yang akan dipandu oleh dia. Dia juga bisa menuliskan catatan keuangan selama tour. Buku agenda ini juga bermanfaat sekali untuk dia merencanakan program wisata kesuatu tempat mengikut itinerary sesuai dengan permintaan tamu. 

4. Botol Minum
Didi susah sekali untuk minum air putih. Sehari mungkin dia hanya minum 750ml air putih. Jadi kalau diberi hadiah botol minum mungkin akan sedikit membantu dia untuk bawa air putih kemana-mana dan mengingatkan dia untuk minum lebih banyak untuk kesehatannya. 

5. Pashmina Bermotif


Nah, walaupun tomboy, sekalinya dia dandan 'kelar hidup lo', gitu lah kira-kira ungkapan yang tepatnya. Memang sih, dia akan dandan kalau ada event atau saat lebaran saja. Tapi lumayan lah masih mau di makeover. ^^ Dia juga suka pakai pashmina polos. Dia jarang pakai pashmina bermotif. Saya ingin memberikan dia hadiah ini untuk menambah koleksinya. 

Sekarang saya tau dimana harus mencari dan membeli pashmina atau hijab yang berkualitas, bagus dan murah. Coba klik disini. Saya suka dengan pashmina yang dijual dengan berbagai motif. Saya juga jadi pingin beli satu untuk sendiri. hehehe..

Didi sebelum dan sesudah dandan
Semoga saja saya bisa memberikan hadiah-hadiah diatas untuk orang tersayang saya yang satu ini. Pelan-pelan, dicicil saja hadiahnya tiap gajian. Nah, gimana dengan kamu? Hadiah apa yang mau kamu bagi untuk orang tersayang kamu?

Powered by Blogger.