10 Cara Hunting Tiket Pesawat Murah ala theamazingjasmi.com

Monday, January 30, 2017 Jasmi Bakri 8 Comments



Assalamu'alaikum.. 

Siapa sih yang gak mau jalan-jalan atau piknik? Plesiran keluar negeri bahkan keliling dunia jadi mimpi kebanyakan orang. Tapi banyak yang pada bingung gimana caranya dapetin tiket penerbangan murah atau promo. Tiket penerbangan yang mahal seakan jadi mimpi buruk dan bahkan akhirnya kamu jadi takut bermimpi.


Hello,, dreaming is free of charge, guys. ^^

Sekarang kan banyak tuh maskapai Low Cost Carrier (LCC) yang menawarkan tiket murah kayak AirAsia, Citilink atau Lion Air. Hold it, tapi gak berarti selamanya murah, lho! Kamu harus tau gimana caranya hunting tiket murah. Nih, saya bagiin beberapa tips yang bisa kamu "amalkan" untuk mewujudkan mimpimu. I experienced it. Saya udah pernah mengamalkannya. Dan hasilnya gak mengecewakan.


1. Terbang saat weekdays

Udah jadi rahasia umum kalau weekend itu adalah hari dimana kebanyakan orang akan liburan. Nah, untuk tips #1 coba terbang saat weekdays hari Selasa, Rabu, Kamis, Jumat. 4 hari ini katanya sih bandara gak serame pas weekend. Jadi kamu bisa liburan berangkatnya Selasa atau Rabu, baliknya hari Kamis atau Jumat gitu.

Kalau mau liburan lebih lama, bisa disiasati berangkat hari Kamis, baliknya hari Rabu atau Kamis minggu depannya. Atur jadwal liburan kamu sefleksibel mungkin. Sesuaikan juga dengan berapa lama masa cuti kamu.


2. Perhatikan waktu penerbangan

Hindari terbang saat busy hours. Dari hasil pengamatan saya, jam-jam sibuk itu adalah jam 9 pagi sampai jam 4 sore. Nah, kamu bisa milih untuk terbang jam 4 atau 5 pagi. Kalau kamu mau penerbangan malam, coba untuk terbang diatas jam 9 malam.

Untuk jadwal penerbangan pagi-pagi sekali atau penerbangan menjelang tengah malam cenderung lebih murah harganya. Ini salah satu trik ampuh lho.



3. Bandingkan harga Online Travel Agent (OTA) dengan situs resmi maskapai penerbangan

Banyak sekali OTA penjualan tiket dengan harga bersaing. Sebut saja booking.com, traveloka, tiket.com, atau airpaz.com kadang menawarkan harga yang beda-beda tipis. Yang harus kamu lakukan adalah mencari informasi dari beberapa OTA untuk mendapatkan harga tiket yang murah. Bandingkan harganya.

Bandingkan juga dengan situs resmi semua maskapai yang membuka rute penerbangan kedestinasi yang kamu mau. Bisa jadi situs resmi ini menawarkan harga yang lebih murah dan bisa jadi lebih mahal.  Jadi, bijaklah dalam memutuskan.

4. Berlangganan newsletter maskapai penerbangan

Berlangganlah newsletter setiap maskapai penerbangan atau OTA. Follow juga sosial media nya (Facebook, Twitter, Instagram) untuk mendapatkan update informasi terkait promo atau penawaran harga tiket murah.

Jangan sampai kamu menyesal hanya karena ketinggalan informasi berharga ini.

5. Cari tau tanggal anniversary maskapai penerbangan

Cari tau tanggal ulang tahun maskapai penerbangan? Untuk apa? Emang perlu gitu?

Perlu. Untuk agar supaya kamu dapat "traktiran" dari maskapai penerbangan itu. Pada saat anniversary, sebagian besar maskapai memberikan tiket promo lho untuk pelanggannya. Yah, bisa dibilang yang ulang tahun mau traktir gitu. Lumayan, kan?

Nah, cari tau tanggal ulang tahun maskapai yang kamu incar-incar, dan cocokkan tanggal tersebut dengan jadwal liburan kamu.


6. Terbang saat low season

Coba untuk terbang saat low season. Saat-saat seperti ini biasanya gak banyak orang yang pergi melancong. So, harga tiketnya cenderung lebih murah karena maskapainya "lelang" seat biar target penjualannya tercapai.

Tapi ya resikonya terkendala cuaca aja. Misalnya kamu mau ke Phuket Thailand. Peak seasonnya antara April-Juli, low season nya antara November-Januari pas musim hujan. Untung-untungan aja sama curah hujan sih kalau mau ke pantai. Mudah-mudahan aja gak hujan lebat.

7. Hapus cache browser dan browsing pakai incognito mode

Kalau kamu rajin banget browsing tiket penerbangan, sering-seringlah hapus cache atau history browser kamu. Kenapa? Karena makin sering kamu cek harga tiket pesawat, harganya bakal makin mahal. Saya pernah ngalamin sendiri.  Ditinggal sebentar aja, eh naik lagi harganya. Nah, situs-situs yang sering kamu kunjungi itu sudah merekam jejak kamu dan akan menekan kamu untuk segera melakukan pembelian.

Atau alternatif lain, cobalah untuk browsing dengan mode penyamaran (incognito mode) atau penulusuran pribadi untuk ngintip-nginip harga tiketnya ^^. Caranya, klik tombol menu Chrome (☰) dipojok kanan atas, terus klik new incognito window.

8. Memilih dua maskapai penerbangan yang berbeda

Beli lah tiket dari dua maskapai yang berbeda saat pergi dan pulang karena harganya bisa jauh lebih murah daripada membeli tiket return dari satu maskapai tertentu. 
Agar lebih efektif, gunakan Online Travel Agent untuk membandingkan harga kepergian dan kepulangan dari beberapa maskapai penerbangan. 

9. Gunakan Rute Alternatif

Rute alternatif atau transit ini juga bisa membantu kamu untuk mendapatkan tiket penerbangan murah karena biasanya orang lebih cenderung membeli tiket perjalanan direct untuk menghemat waktu. Memang sih, penerbangannya agak lama karena harus "ngetem" dulu di bandara yang lain. Tapi untuk seorang traveler sejati gak ada salahnya untuk singgah dulu ditempat yang baru. 

Misalnya, kayak pengalaman pribadi saya beli tiket penerbangan Bandung-Aceh. Saya lebih sering membeli tiket dengan transit di Kuala Lumpur dulu; Bandung - Kuala Lumpur - Aceh. Bisa setengah harga lho dibandingkan direct Bandung - Aceh (walaupun transit juga di Kuala Namu Medan 2 jam).

10. Membeli tiket final call

Ini juga salah satu cara maskapai penerbangan melelang seat. Ada yang bilang beli tiket jauh-jauh hari akan lebih murah. Tapi, taukah kamu? Membeli tiket final call H-2 atau H-1 juga bisa jadi murah lho. Yah, tergantung jatah rezeki aja sih sebenarnya.

Nah, untuk cara pembelian tiket promo final call AirAsia kamu bisa cek disini. Untuk maskapai penerbangan yang lain saya masih belum update informasinya. Atau, kamu juga bisa tanya langsung keteman-teman yang punya bisnis penjualan tiket pesawat untuk informasi promonya.



Nah, itu aja beberapa tips yang bisa aku bagi ke kamu semua. Semoga bermanfaat dan bisa membantu mewujudkan mimpi plesiran kamu.

Thank you for reading.

Kalau ada tips yang lain, silakan tinggalkan komentar ya.

Kisses and hugs...

8 comments:

  1. Haaa...
    Aki sering banget lake mode "diam-diam" pas browsing pertiketan itu, Jas. It works! Indeed!

    Final call ya?
    Ini jarang sih, soalnya trauma dulu pernah eh malah mepet jadinya beli tiket sejutaan palembang-bandung. Padahal, berangkatnya jam 5 pagi juga 😭😭😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya al.. untung2an kalau final call.. itu yang aku ke kamboja dapat tiket final call lho..

      Udah kayak ke Aceh aja itu sejutaan dari bandung.

      Delete
  2. Hai mak saya lgsg mampir nih. Yg item nomor 8 dan 9 sepertinya harus saya coba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mba yervi.. Makasih lho udah mampir.. Saya sering banget lakuin no 8 dan 9 itu. Bisa hemat ongkos. :)

      Delete
  3. Poin ke tujuh aku nggak setuju, sistem memang merekam jejak karena ada cookies, tapi sistem gak akan berubah murah kalau kita pake incognito. Yakali klo memang harganya segitu ya gak bisa dong jadi turun. Sekian dari saya yang sudah malang melintang di dunia pertiketan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau gitu saya harus belajar banyak nie dari mas Alid.

      Tapi at least saya pernah berhasil lakuin yg no 7 mas. Ato mungkin kebetulan aja sistemnya ngasih murah ya.. rezeki anak soleh. hehehe.

      Untuk incognito mode itu kan dipake biar browser gak merekam jejak. Untuk dapat harga murah itu masih untung-untungan sih. #cmiiw

      Ada saran lain gak, mas?

      Delete
  4. Tiket final call beneran bisa murah mbak? Kok aku kemaren ada ditawari final call tapi harganya masih diatas rata rata harga standar kedaerah tujuan itu ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah.. Yang bener?? Yang nawarin agen atau maskapainya langsung? Aku dapat murah bgt lho final call airasia..

      Delete