Shopping Menyambut Lebaran di Bandung

Monday, March 06, 2017 Jasmi Bakri 6 Comments


Assalamu'alaikum.. Salam sejahtera Jasmi Lovers. ^^

Udah seminggu nggak update blog nih. Lagi kurang sehat. Perubahan cuaca nggak cuma ngefek ke anak kecil, tapi orang dewasa juga bisa rentan terserang sakit kayak flu atau batuk. Well, nggak usah dibahas panjang lebar. Kita berdoa saja semoga kita semua diberikan kesehatan dan senantiasa berbahagia. ^^

Alhamdulillah 28 Februari 2017 kemarin, Addict Travel & Tours dipercayakan membawa 13 orang rombongan dari Malaysia wisata ke Bandung. Wah, kami senang dan bersyukur sekali diberi kepercayaan seperti ini.


Well, yang jadi guide disana adalah owner Addict Travel & Tours yang satunya, Didi. Nah, saya tugasnya ya bikin reportase untuk tujuan promosi. hihi. Ya, bagi-bagi tugas lah gitu. Nanti lain kali, saya pula yang menguide tamu.

Menurut laporan sis Didi, rombongan tiba di bandara Husein Sastranegara sekitar pukul 10 pagi dan disambut oleh pak supir yang baik hati, Pak Rizal. Then, the adventure is begun.

Hari pertama tiba di Bandung, rombongan langsung diajak shopping dong di D'Fashion pusat textile termurah, terbesar dan terlengkap di Bandung. Rombongan juga diajak shopping di Rumah Kain, pusat kain borong. Di rumah kain, tamu pada kalap. Dan langsung memborong sampai 100 telekung sulam yang katanya harganya 'sumpah' murah banget. hihihi. Mereka ngakunya sih ke Bandung memang pengen shopping untuk persiapan lebaran kan ya. 


Nggak cuma itu, para tamu juga memborong kain batik dan kain bakal baju dengan jumlah yang lumayan banyak. Mereka excited sekali untuk shopping. Lha memang agenda utama ke Bandung kan pengen belanja gitu. Jadi, karena udah tau bakal lama dan bakal beli banyak, ibu-ibu yang bawa anak kecil dititipkan di tour guide kami. Yups, siapa lagi kalau bukan Didi. Merangkap jadi baby sitter doi. ^^



Tapi sebelumnya, tamu diajak makan siang dulu di Restoran Padang dekat-dekat dengan area shopping. Sudah pasti para tamu kegirangan diajak makan masakan Padang, karena mereka semuanya dari Negeri Sembilan Malaysia yang punya darah keturunan Minang. Menu yang disediakan antaranya-sudah tentu-daging rendang, gulai ayam, ayam bakar khas Minang, sayur ubi, dan nggak lupa juga kehadiran tim pelengkap telur dadar dan perkedel kentang. ^^



Alhamdulillah, mereka suka dengan pilihan makanan yang dihidangkan.

Shopping nggak akan berhenti kalau tamu nggak kehabisan duit. Gila, hari pertama aja udah habisin ber gepok-gepok. Untung mereka bawa cadangan duit Ringgit. Jadi lah mereka diantar ke money changer untuk nuker duit Rupiah lagi. Gitu menurut laporan sis Didi.

Lha kirain udah berakhir kegiatan belanja belanji. Rupanya nggak sodara-sodara. Malah lanjut ke Cibaduyut, pusat barangan kulit asli. Disini, para tamu mengandalkan skill tour guide untuk menawar barang. Well, Didi pun beraksi disini. Harga jaket kulit dari harga Rp. 250.000,- ditawar jadi Rp. 120.000,- dan berhasil dilepas oleh penjual. 

Wow, memang ilmu tawar menawar dese ahlinya. Para tamu kegirangan dong, Didi pun bangga bisa mbikin tamu bahagia. Puas nyari-nyari jaket dan sepatu kulit, mereka pun diajak makan malam. Udah pada lapar lagi. Nasi padangnya udah dibakar dengan muter-muter keliling pasar. ^^

Kali ini menu makan malamnya adalah makanan khas Sunda. Lagi-lagi mereka puas dengan rasa Wah, saya pribadi juga mengakui kalau makanan khas Sunda itu memang lezat. Favorit saya adalah nasi liwet. Nah, makan malam ini ala-ala Sunda, nasi putih dihidangkan dalam bakul, ditambah ikan goreng sambal merah, ayam goreng, sup iga, dan seperti biasa dihadiri bintang tamu sambel terasi da lalapan. Sunda pisan euy.


Para tamu pun kenyang sudah, dan akhirnya perjalanan dilanjutkan menuju hotel. Istirahat.

Hari kedua, setelah sarapan di hotel, dengan memakai kaos hadiah dari Addict Travel & Tours, para tamu diajak jalan-jalan wisata ke Lembang. Tempat pertama yang dituju adalah Farm House. Farm House ini bisa dibilang wisata baru di Bandung. Para tamu jadi penasaran dan pengen berkunjung kemari. Anak-anak juga senang banget wisata kesini. Tempatnya asik. Anak-anak lebih bahagia lagi pas tiket masuknya ditukar dengan sosis dan susu murni. Polos sekali ya mereka. ^^



Untuk tujuan promosi, para tamu diajak foto bareng dirumah Hobbit dengan banner Addict Travel & Tours. Mereka juga terkagum-kagum dengan design rumah ala-ala Eropa di Farm House. Ohya, mereka datang ke Farm House kepagian. Jam 9 udah nongol aja didepan pintu masuk. Lha, Farm House nya buka jam 10. hihihi..

Perjalanan pun dilanjutkan ke Tangkuban Perahu. Sayang beribu sayang, para tamu nggak bisa berlama-lama disini karena keburu hujan. Tapi masih sempat foto-foto, sih. Dan juga ada yang sempat beli oleh-oleh dari Tangkuban Perahu. Hmmm, harganya lumayan mahal. Lha kan shooping ditempat wisata emang susah mau ditawar mati-matian.



Nggak ada tanda-tanda hujan mau berhenti. Lha, hujan-hujan lebat gitu tamu pada laper. Jadinya mereka diajak makan siang dulu sebelum melanjutkan wisata ke Floating Market dan Dusun Bambu. Makan nya di restoran khas Sunda juga deket-deket dengan Floating Market. Karena lapar banget, makanannya nggak sempat diabadikan dalam bentuk gambar. hihihi...


Setelah makan siang, tamu diajak ke Floating Market. Walau hujan deras, nggak menyurutkan semangat tamu untuk jalan-jalan. Kata sis Didi, kesihan jugak sih liat para tamu kehujanan, mana bawa anak kecil lagi. Memang mereka keliatan kelelahan. Sayang sekali, wisata ke Dusun Bambu harus dibatalkan karena hujan malah makin lebat.

Anak-anak mulai rewel karena kedinginan dan juga kecapean kali ya. Ibu-ibu apalagi. Keliatan banget kayak butuh kasur dan full body massage. ^^ Sis Didi sekayak bisa membaca situasi ini. Dan dese pun ambil inisiatif lain untuk membahagiakan ibu-ibu ini. Sis Didi dan driver pun akhirnya mengajak para tamu kesuatu tempat yang bikin ibu-ibu yang tadinya lemas jadi semangat 45 lagi.

Ayo tebak kemana? Ya udah pasti shopping lah. Sis Didi bikin laporan ke saya. katanya gini:

'Kak, tau apa? Lucu banget tau nggak?'

'Lucu kenapa?', tanya saya penasaran.

'Jadi ibu-ibu udah sekayak badmood karena kecapean dan minta balik pengen istirahat. Terus aku ajakin aja shopping ke tempat yang lebih murah dari kemarin. Ibu-ibu pada senyum sumringah lagi', jelasnya.

'Hahahaha.. Kok bisa gitu?', tanya saya lagi.

'Biasa lah ibu-ibu. Terus aku godain, ayolah balik ke hotel aja. Kita istirahat. Gitu kataku. Tau nggak ibu-ibu itu jawab apa?', kata Didi.

Saya nyimak aja.

''Sorry ya, inilah istirahatnya para ibu-ibu', gitu katanya, kak. Aku sama Pak Rizal ketawa ngakak'. jelasnya panjang lebar.

Saya pun ketawa saat itu. Ah, ternyata gampang banget curi hati ibu-ibu ya. Kali ini mereka shopping nya lebih banyak tau nggak. Gitu laporan yang saya dapat. hihihi

Singkat cerita, hari kedua pun jadi hari yang paling membahagiakan untuk ibu-ibu, tapi nggak buat bapak-bapak. Bapak-bapak pada ngomong dong, 'hmmmmm, shopping lagi. duit dah nak habis nie.' Ya, nggak apa-apa, Pak. demi membahagiakan istri. ^^

Hari ketiga masih dengan agenda shopping. kali ini ke Pasar Baru Trade Center. Jam 9 pagi udah pada nongol aja di Pasar Baru. Baru satu dua toko yang buka. Disini, para rombongan berpisah. Masing-masing bawa carry bag sendiri. Gede-gede lagi bag nya. hihihi.. Saya pun ikut nitip belanjaan sama Didi. Mayan, dapat sepasang baju ngantor yang murceu. 


Di Pasar Baru cuma sampai pukul setengah 2 siang aja. Udah gitu tamu diajak beli oleh-oleh makanan khas Bandung, pisang salai, keripik tempe, dan big boss brownis Kartikasari. Sorenya, ibu-ibu pun melepas lelah sambil ber massage ria di hotel. Uang yang mereka bawa bener-bener habis. Mau Rupiah, mau Ringgit, dua-duanya ludes. Tinggal seuprit aja buat jajan makanan.

Terus tiba-tiba jadi ingat, ini kalau sekiranya kelebihan bagasi mau bayar pake apa? mau pinjam duit kesiapa? Nggak ada satupun yang punya cadangan duit. Jadi pada panik. hihihi

Malam terakhir para tamu pun diajak menikmati Mangkok Manis, eskrim dalam batok kelapa didepan Cihampelas Walk Mall. Tapi ada satu orang bapak peserta rombongan yang emang pengen beli perlengkapan atau aksesoris koboi-koboian untuk properti warung makan mereka. 


Pas makan Mangkok Manis, si bapak ngeliat toko yang jual aksesoris itu lengkap. Tapi apa hendak dikata. Duit abis. Si bapak jadi pengen balik lagi ke Bandung, dan pengen sendirian aja. Gitu katanya sambil lirik istrinya. Istrinya mah mesem-mesem aja. 



Esoknya, tamat lah sudah episode shopping untuk persiapan lebaran ibu-ibu rombongan dari Malaysia ini. Mereka pun pulang dengan seribu kenangan. Nah, rupa-rupanya pada pengen reapeat trip lagi bareng Addict Travel & Tours. Katanya, nggak nyangka dibawa ketempat shopping super murah.


Soalnya, yang mereka tau tempat shopping di Bandung ya cuma Pasar Baru. Nah, tunggu apa lagi? Pengen shopping lebih murah nggak untuk lebaran nanti. Yuk, booking trip bareng Addict Travel & Tours.


Jangan lupa like Fanspage Facebook: Addict Travel & Tours

Follow Instagram nya juga di : @addict_tours

Terimakasih dan sampai jumpa lagi ^^

6 comments:

  1. wah kegiatannya sangat menyenangkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Ribka.. Makasih sudah berkunjung ^^

      Delete
  2. Akak dh follow sini juga... Salam kenal ye.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih kak Lea.. Salam kenal kembali.. :) #happy

      Delete
  3. HAi mba. BAndung memang memiliki tempat wisata yang menarik ya. Aysik nih kalau bisa shopping :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai juga mba.. Iya nih..Bandung itu ngangenin. hihi

      Delete