Honeymoon Bareng Addict Travel & Tours? Make Your Adventures Awesome

/
0 Comments
Dok. Pribadi
Hai Jasmi Lovers. Hai juga kastemer-kastemer ketje Addict Travel & Tours. Sebelumnya sorry banget, ini postingan yang latepost nya keterlaluan. Lha iya, harusnya dirampungkan akhir Maret lalu, ini udah pertengahan April malah baru mulai nulis. Why on Earth you do that, Jasmi?

Harusnya, malas nulis bagi blogger itu dianggap dosa kali ya. Jadi gak ada alasan lagi untuk males nulis, males menghadap laptop, ide stuck, atau kemalasan-kemalasan lainnya yang dijadikan benteng untuk gak nulis. Bahaya ini bahaya. Kalau keterusan, blognya bisa penuh debu dan usang kayak album foto berwarna biru di lagunya Bunda by Melly Goeslow.

Nah, udah pada tau kan Addict Travel & Tours? Iya itu bisnis travel yang lagi saya jalani walau saya sekarang udah turun pangkat dari owner jadi Sales & Marketing Executive. Widiiiiihhh... Kayak menjanjikan aja tuh posisinya. Kenapa bisa turun pangkat segala? Apa udah gak nanam saham lagi di Addict Tours?

(Baca: Serba-Serbi Addict Travel & Tours)

Gak, gak gitu sodara-sodara. Karena saya yah kemampuannya promosiin dan menjual, dan saya gak begitu minat jadi bos karena memang susah diajak mikir visi dan misi, jadilah saya menurunkan jabatan saya sendiri menjadi Sales. hahahaha.. walau gak disetujuin sama bos yang satunya. Ah, biarin aja. Suka-suka gue.. Nah lho!.

4 paragraf absurb diatas boleh diabaikan aja. Gak penting. Gak berfaedah. ^^
Nih, lanjut baca aja paragraf berikut yang menceritakan indahnya perjalanan bulan madu sepasang sejoli bersama Addict Travel & Tours. 


Adalah Sandy Irtama dan Rischa Yullyana sepasang kekasih dari Aceh yang baru aja menikah, menempah paket honeymoon ala backpacker bersama Addict Travel & Tours untuk wisata di Malaysia selama 4 hari 3 malam. Maksudnya gimana tuh honeymoon tapi backpackeran? Sini saya jelasin. Paket honeymoon backpackeran ini paket bulan madu hemat yang minus Candle Light Dinner. 

Awalnya gak 'ngeh' ya sama kastemer yang satu ini. Rupanya manten cewek itu temen saya dulu pas kuliah di UPI Bandung. Cuma beda jurusan aja kita. Pernah kenalan di grup BBM Ikatan Mahasiswa Aceh di UPI (IMAPI). Tapi beneran saya gak notice yang kastemer saya ini adalah deseu. Ah, jauh banget kita ketemuan di negeri orang ya, Rischa. 

Di itinerary yang sudah kami susun, 2 orang ini akan dibawa wisata romantis dikebun teh dan kebun bunga Cameron Highland, wisata sejarah ke Kellie's Castle, Batu Caves, main air di Tadom Hill Resort, Kuala Lumpur City Tour, Japanese Village dan Colmar Tropicale Resort di Bukit Tinggi. Eit ini Bukit Tinggi di Malaysia ya, di Negeri Pahang, bukan di Padang Sumatera Barat. ^^

Dok. Pribadi. Tour guide ikut narsis dong
Tentu mereka menikmati banget jalan-jalan ini, walaupun Sandy sempet pusing selama perjalanan ke Cameron Highland. Soalnya jalannya berliku-liku kayak jalan kehidupan aja. ^^ Tapi terbayarkan, katanya. Hamparan luas kebun teh bikin adem. Yah, walau sedikit macet sih. Soalnya itu timing nya juga lagi cuti sekolah di Malaysia. Jadi orang lokal sendiri juga main ke Cameron Highland. 



Pertama kita singgah di Air Terjun Lata Iskandar. Airnya dingin banget.. Bbbrrrrr... Asiknya pasangan ini tuh dua-dua nya narsis banget. Jadi pengen aja difoto terus dari berbagai angel dan gaya. Kompak banget mereka. Serasi lah pokoknya. Lha iya, udah jadi suami istri gitu. Biasanya kan yang cowok suka jaim ya pas di foto. Ini malah yang cowok yang rajin minta difoto. hahaha



Karena lokasi air terjunnya di pinggir jalan, jadi kita gak berlama-lama disana. Yah cuma mampir aja. Rame soalnya, parkirannya juga gak memadai. Sebelum berangkat, Rischa sempat beli ubi rebus pakai kelapa gongseng dan gula. Ditawarin ke saya, saya tolak. Padahal kepengen juga sih. Jaim lah gue.. hahaha. Jaim yang berujung penyesalan. ^^

Udah gitu kita sampai di Tea Valley Cameroon Highland. Hilanglah penat selama perjalanan. Adem banget suasana nya. Warna hijau dimana-mana. Langsung seger dan fresh lagi. Kita pun memesan 1 Buggy untuk turun ke lembah bukit teh. Kenapa harus pakai buggy? Karena jauh, buk. Turun sih oke. Ntar kalau mau naik lagi, apa gak semput tuh orannya. hihihi.. Tiket masuk menggunakan buggy tentu lebih mahal daripada masuk dengan jalan kaki. RM10 per orang nya.



Sebelum bye-bye sama Tea Valley, mereka sempat beli souvenir botol minum berbahan kaca ada tulisan Cameron Highland nya. Cantik. Dan mereka beli teh berbagai rasa; rasa lemon, stroberi, anggur, rasa yang dulu pernah ada, rasa terabaikan, rasa yang terpendam #eh kok.. 

Singkat cerita,mampir lah kami di kebun bunga dan strawberry farm. Bahagia sekali mereka bercanda dan foto-foto. Suka banget liat pasangan yang bahagia. 

(Baca: Shopping Menyambut Lebaran di Bandung)

Tapi tiba-tiba baper. Seorang jomblo jadi tour guide orang yang honeymoon itu sakitnya dimana-mana yah. Miris sodara-sodara. hahaha

Diperjalanan pulang, rencana nya mau mampir dulu di Kellie's Castle, tapi berhubung macet dan hujan deras, akhirnya telat nyampenya. Kellie's Castle nya udah tutup. Mau mampir di batu Caves juga hujan lebat. Kata mereka, gak apa apa, balik ke KL aja. Soalnya udah pernah wisata ke situ sebelumnya. Cuma kesian aja gak bisa masuk ke Kellie's Castle, Sandy pengen banget kesana. Suka wisata sejarah doi. 

Suka diganggu sama istrinya, 'Abang ni bulan madu kok wisata sejarah. Bosan lah.'. Kami (saya dan big bos Didi) senyum-senyum aja. Baper juga liat mereka bercanda. Jones emang suka baper ya. (Kalau baper ke warung nasi padang aja, mbak.. Lapeeeerrr.. Itu laper bukan baper.. haha). 


Habis makan malam, kami ajak mereka main bowling di Wangsa Walk. Sebenarnya saya dan Didi yang kepengen main. Udah lama kita gak battle. Kita ajak aja mereka berdua biar rame. Wah, seru banget. Yang paling bikin sakit perut karena ngakak tu Rischa. Deseu bilang, 'bola nya kok berat banget sih. Ntar malah tangan aku copot dan ikut menggelinding'. Pinter juga ngelawak anak ini.

video

Rischa yang paling bahagia karena dari 10 kali kesempatan main, dia akhirnya bisa menjatuhkan 10 pin saja. Beneran dia girang banget, first time dia main bowling eh berhasil jugak jatuhin pin. Heboh. Seru. Hering banget pokoknya malam itu. Penat pun hilang seketika. ^^ Selesai 1 game, kami semua capcus dan bubar. Kami antar mereka ke hotel. Mimpi indah kali ya si Rischa malam itu. hihihi


*   *   *

Besoknya, mereka berdua awalnya mau diajak ke Tadom Hill Resort, wisata air gitu. Tapi Sandy nya masih mabok dan capek banget. Jadinya program hari kedua dirubah. Kami langsung capcus ke Bukit Tinggi, Pahang. Destinasi pertama yaitu Japanese Village. Adem banget suasana disana karna kan lokasinya di dataran tinggi. Sungai kecil bebatuan yang mengalir disepanjang perkampungan buatan itu menambah indah suasana. 

Nah, yang lebih menarik, di Japanese Village, kamu juga bisa menyewa Kimono. Sepasang suami istri ini juga ikutan dong menyewa kimono dan pengen difoto di berbagai spot. Wah, tour guide jadi kepengen juga. Ah, saya mah emang banyak maunya. Liat ini pengen, liat itu baper. haha


Sandy juga sempat post di IG Story, dia lagi acting sebagai Kaisar yang lagi memantau rakyatnya. Pakai ngomong Bahasa Jepang lagi. Entah artinya apa tuh. hahaha. Pokoknya gokil lah 2 orang ini. Ada-ada aja tingkahnya.

video


Karena cuaca udah mulai mendung, mereka pun kami ajak ke Colmar Tropicale Resort. Ini tuh kawasan hotel ala-ala Eropa, but dibuka untuk umum. Rame banget yang wisata kesini. Katanya, orang Malaysia sendiri masih banyak yang belum tau tempat wisata ini. Takjub lah mereka. Tempatnya instagramable banget. Entah kenapa, kayak nya mereka kalau diajak foto kok gak ada capeknya ya. hahaha.. Padahal tour guide dah mulai gempor nih kakinya.


Well, hari kedua memang seru banget. Mereka ini memang agak cerewet kalau soal makanan. Maunya makan nasi padang aja, gak mau nyoba yang aneh-aneh. Ditawarin makan nasi kerabu khas Kelantan Malaysia, gak mau. Soalnya mereka trauma makan nasi arab di Singapura yang gak cocok sama lidah mereka. Gitu katanya. Oh ya, sebelum ke Malaysia, mereka ke Singapura dulu jalan-jalan ke USS dan itu beyond honeymoon package sponsored by Addict Tours ya. 

Dipikir-pikir bagus juga kalau seleranya cuma nasi padang. Tiap hari dibawa ke Warung Nasi Padang aja, beres deh. Gak perlu pusing juga mikir mau bawa makan ke restoran mana yang sesuai dengan selera mereka. 


*    *    *

Nah, hari ketiga adalah harinya Sandy. Mainnya ke Dataran Merdeka, Bangunan Sultan Abdul Samad, Tugu Negara, Menara Kuala Lumpur, Twin Tower KLCC, Mesjid Negara dan Museum Negara. Yeay, finally wisata sejarah juga akhirnya. Di Museum Negara Sandy mah baca hampir semua caption dan description yang ada di dinding. Istrinya udah manyun-manyun dan cuma duduk aja. Sambil ngomong, bosen bosen bosen. hahahaha.. 



Itu dia agenda hari ketiga. Gak usah dijelasin lah detailnya. Ntar kepanjangan. Yang nulis juga gak tau mau nulis apa lagi. hahaha..


*    *    *

Nah, hari keempat, sebelum diantar ke KLIA2 untuk penerbangan pulang jam 2 siang, mereka dibawa wisata ke Mesjid Putrajaya. Itu juga karena keasikkan foto-foto jadi lupa waktu dan agak rushing ke airportnya. Gak sempat pamit apalagi salaman, langsung mereka lari untuk check in. Dan mereka pun pulang dengan seribu kenangan indah.

Dear Rischa and Sandy, semoga pernikahannya kekal sampai ke Jannah ya. Terimakasih sudah mempercayakan Addict Travel & Tours untuk perjalanan honeymoon kalian. Semoga akan ada honeymoon-honeymoon lain kedepannya bareng buah hati. hihihi. Jangan kapok jalan sama kami ya. Dan sorry kalau ada kurang dan celah. Semoga jadi input untuk kami dan menambal kebolongan-kebolongan itu dengan trip yang lebih menyenangkan lagi nantinya.

Huft, akhirnya selesai juga nulisnya. Itu dia sepenggal cerita yang lumayan panjang dari saya. Saya emang gak pinter story telling, jadi wajar kalau tulisan ini membosankan. hahaha

Thanks for reading, ya all.

P.s: Semua foto dan video dalam tulisan ini adalah dokumentasi pribadi. Foto dan video di upload atas persetujuan pihak kedua. 


You may also like

No comments:

Powered by Blogger.