Lampuuk, Pantai Eksotis Primadona Aceh

Tuesday, January 16, 2018 Jasmi Bakri 5 Comments

Doc. Pribadi. Bibir pantai Aceh tampak dari atas

Apa yang terlintas dipikiran kamu saat mendengar kata Aceh? Tsunami? Syariat Islam? Ya, benar, keduanya adalah gambaran utama provinsi paling barat Indonesia ini. Mari flashback ke tahun 2004 silam dimana bencana besar gempa bumi dan tsunami telah meluluhlantakkan sebagian besar wilayahnya dan ratusan ribu korban jiwa. Musibah ini meninggalkan luka mendalam bagi para penduduk setempat. Sisi baiknya adalah setelah kejadian inilah Syariat Islam benar-benar diterapkan di Aceh yang membuatnya pantas disebut Negeri Serambi Mekkah.

Well, kalau pertanyaannya saya ulangi, apa yang terlintas dipikiran kamu saat mendengar kata Aceh? Maka saya akan menjawab pantai nan indah. Bagaimana tidak, bentangan Samudera Hindia dan Selat Melaka yang mengelilingi Aceh membuatnya menjadi sangat memukau. Tidak heran banyak wisatawan lokal mau pun mancanegara yang berkunjung ke Aceh.

Banyak pantai di Aceh yang bisa kamu jadikan tempat wisata. Salah satunya adalah Pantai Lampuuk. Gradasi air laut berwarna hijau dan biru, hamparan pasir putih yang halus, serta ombak nya yang sedang sedang saja, membuat Pantai Lampuuk menjadi primadonanya Aceh.

Pantai ramah anak-anak


Doc. Pribadi. Keluarga besar Bakri Yusuf dan Siti Maryam

Ada banyak pengunjung yang membawa anak-anak piknik di Pantai Lampuuk pada ujung minggu atau hari libur. Pantai ini disebut ramah anak-anak bukan hanya karena ombaknya yang tenang, sopan dan tidak berbahaya, tapi juga ada tempat penyewaan life jacket (pelampung) bagi anak-anak agar lebih mudah untuk berenang. Tentu saja pengawasan orang tua harus tetap ada. Manoe laot (mandi laut_red) atau dengan kata lain berenang di bibir pantai merupakan salah satu aktivitas favorit anak-anak di Aceh. Ini bisa dibuktikan dengan ekspresi bahagia yang terpancarkan dari wajah mereka saat bermain di pantai.


Makanan sedap, fasilitas lengkap


Doc. Pribadi. Mie kepiting yang membuat ketagihan

Apalah arti berlibur di pantai tanpa air keapa muda dan ikan bakar? Nah, di sepanjang pantai ini banyak warung makan yang menjual ikan bakar yang khas, mie aceh, nasi goreng, makanan ringan seperti kerupuk dan kacang, serta berbagai jenis minuman. Tinggal pilih saja sesuai selera. So, jangan khawatir kamu akan kelaparan setelah capek bermain air. Kamu juga bisa membawa makanan sendiri dari rumah yang bisa kamu santap ala-ala piknik bersama teman atau keluarga.

Fasilitas seperti toilet, tempat ganti pakaian, dan surau juga sangat nyaman. Tempat parkir pun cukup luas. Selain itu, ada banyak bale-bale yang cukup besar yang bisa kamu gunakan untuk bersantai. Tentu saja kamu harus membayar untuk duduk di bale-bale tersebut dengan cara memesan makanan dari warung disana.


Water sport yang seru



Untuk menambah daya tarik pengunjung, Pantai Lampuuk juga menyediakan water sport yang seru seperti Banana Boat dan snorkeling. Hanya dengan membayar IDR30k per orang (harga sewaktu-waktu bisa berubah) kamu sudah bisa menantang diri kamu dengan mencoba permainan ini dan membuat pengalaman kamu lebih memorable. Gimana, menarik kan? Penasaran ingin mencobanya?

100% Instagramable


Doc. Pribadi

Doc. Pribadi. Fokus saja pada backgroundnya. 

Inilah yang paling diincar remaja jaman now. Banyak spot menarik yang bisa membuat feed instagram kamu jadi lebih keren. Kamu bisa berfoto dengan background laut yang biru. Kamu juga bisa berfoto dari berbagai angel dengan latarbelakang bukit dan tebing. Selain itu kamu juga bisa berfoto di ayunan yang berada di bibir pantai. Hanya dengan membayar IDR5k, kamu sudah bisa menghasilkan foto kece seperti berfoto di Lombok. 

Nah, itu dia beberapa alasan yang membuat Pantai Lampuuk layak disebut primadonanya Aceh. Penasaran ingin merasakan langsung bagaimana eksotisnya pantai ini, maka kamu harus menambahkan Aceh sebagai salah satu daftar keinginan kamu tahun ini. Kamu akan disambut oleh penduduk lokal yang ramah. So, saya yakin, Aceh tidak akan mengecewakan kamu. Sampai jumpa di Aceh Tanoh Lon Sayang. 

5 comments:

  1. Edann.. Bagus banget pantainya..
    Pasir putih & airnya biru yg dikelilingi perbukitan emang keren...

    Bikin pengen mantai ni.. hehe

    ReplyDelete
  2. alamak indah sekali pantainya,,,,apalagi mie yang berkolaborasi dengan kepiting, membuat saya jadi ngiler nich.... :) itu Mie Aceh yach Mbak ?

    ReplyDelete
  3. makanan mie itu kayaknya lezat sekali untuk disantap ya

    ReplyDelete
  4. Mmg aceh sinonim org akan igt tsunami dan hukum hududnya.. tapi kak liez suka juga aceh kerna suasana dan kecantikkan alam yg belum tercemar.. keindahan pantai dan lautnya yg membiru tu..moga ada rezeki kak liez utk jejak kaki ke aceh

    ReplyDelete
  5. Argh mie kepitingnya!
    Itu totalitas banget sampai cangkang capitnya diikutin xD

    Emang makan ekpiting tuh sensasinya ya di mengais-ngais daging dibalik cangkang xD

    ReplyDelete