5 Menu Andalan Khas Aceh yang Dihidangkan Saat Lebaran

Saturday, June 09, 2018 Jasmi Bakri 11 Comments

Tibalah sudah pesta lebaran hari Raya Idul Fitri. Jiwa yang baru, pakaian baru, cerminan kebahagiaan. (Lebaran - Rhoma Irama) 
Hari raya atau lebih sering disebut lebaran adalah momen yang paling ditunggu-tunggu oleh umat islam di seluruh dunia. Iya dong, setelah sebulan berpuasa dan berjuang agar menjadi hamba Allah yang lebih bertaqwa, sampailah saat dimana kita merayakan kemanangan. 

Selain itu juga lebaran bisa dibilang momen meriah dimana seluruh anggota keluarga, tetangga, sanak saudara berkumpul, halal bi halal, dan saling maaf-memaafkan. Gak cuma itu, semua orang seakan mempersiapkan segala sesuatu dengan sebaik mungkin mulai dari baju baru, membersihkan rumah, hingga menukar uang di bank dengan uang kertas baru untuk dibagi-bagi sebagai THR. Ah, kalau ngebayangin lebaran tuh rasanya gimana gitu ya. Indah banget lah pokoknya. 

Nah, berbicara soal lebaran, gak asik kalau gak cerita tentang makanan khas yang enak dan juga segala jenis kue yang dihidangkan untuk menjamu tamu. Menu makanan ini menjadi pelengkap kemeriahan saat bersilaturrahmi. Apalagi kalau membahas kuliner khas Aceh yang bisa dicicipi saat lebaran, memang gak akan ada habisnya. So, berikut 5 menu andalan khas Aceh yang dihidangkan saat lebaran yang memiliki cita rasa tinggi.

(Baca: Adee Kembang Tanjong: Legit, Rasa Selangit)

Lontong sayur


Source: witaworld.wordpress.com
Makanan yang satu ini ibaratnya makanan utama saat lebaran. Gak heran kalau kebanyakan orang mencari-cari makanan ini saat bertamu ke rumah-rumah tetangga. Lontong sayur ini agak berbeda dengan ketupat dan opor ayam yang popular di pulau Jawa. Sesuai namanya, sudah tentu kuah lontong ini berisi sayuran seperti wortel, nagka muda, pepaya muda, labu siam, dan kacang panjang (bisa dipilih sesuai selera). Untuk lontongnya sendiri dibuat dari beras yang dikukus dan dibalut daun pisang.

Lontong sayur ini akan terasa lebih nikmat jika dimakan dengan rendang daging, tauco cabe hijau dan udang, sedikit kacang kuning yang telah ditumbuk agak halus, dan emping melinjo sebagai bintang tamu. Sebagian orang ada yang mencampurnya dengan mie lidi (spaghetti lokal Aceh). Rasanya mantap, bikin pengen nambah.

(Baca juga: Lampuuk, Pantai Eksotis Primadona Aceh)

Tape ketan


Source: cookpad.com

Makanan berikutnya yang sering tampil meramaikan suasana lebaran adalah tape ketan. Makanan yang dibuat dari beras ketan yang di campur ragi ini berbentuk bulat dengan berbagai warna, seperti merah, hijau dan putih. Ada juga yang membuatnya menggunakan beras ketan hitam. Makanan ini sangat popular di Kabupaten Pidie. Rasanya manis dan agak asam. Tape ketan ini biasanya dimakan dengan air rendamannya yang sedap dan manis. Ada juga yang menyantapnya dengan payeh (ketan bakar).

Timphan


Source: Pinterest

Gak cuma waktu lebaran, timphan ini sebenarnya sangat mudah didapat pada hari-hari biasa seperti di warung kopi. Hanya aja kalau gak ada juadah ini saat hari raya, rasanya gak lengkap. Timphan ini adalah kue khas Aceh banget yang diolah dari pisang, tepung terigu dan gula. Untuk inti kue ini bervariasi tergantung selera mulai dari asoe kaya (serikaya) atau isi kelapa. Adonannya dibalut pakai daun pisang muda dan dikukus.

(Baca juga: 5 Hidangan Penutup di Thailand yang Harus Kamu Coba)

Bhoi


Source: tastycraze.com

Kue yang juga disebut bahulu ini bentuknya sangat unik. Kue ini dibuat dalam berbagai bentuk seperti bentuk ikan dan bunga. Kue yang yang memiliki tekstur lembut ini diolah dari tepung terigu, telur dan gula. Sama seperti timphan, kue bhoi ini gampang didapat pada hari biasa. Cuma, karena enak dan juga sangat terkenal di kalangan masyarakat, jadi gak afdal rasanya kalau gak menghadirkan kue bhoi sebagai bintang tamu saat lebaran.

Es buah


Source: vemale.com

Selain sirup orange dan sirup merah, es buah juga jadi andalan minuman yang disuguhkan saat lebaran. Cara bikinnya juga gampang. Potong aneka buah seperti bengkoang, nenas, pepaya dan sunkist berbentuk dadu kecil, tambahkan air dan sirup leici. Tambahkan juga nata de coco atau biji selasih untuk rasa yang lebih segar. Gampang banget kan cara bikinnya.

Nah, itu dia 5 makanan yang dihidangkan saat lebaran di Aceh. Apa menu andalan saat lebaran di daerahmu?

11 comments:

Hounon Ridge & Farmstay: Villa Keren Berlatar Belakang Gunung Kinabalu

Monday, June 04, 2018 Jasmi Bakri 15 Comments


Saat berlibur sudah tentu penginapan menjadi salah satu hal yang harus kamu pertimbangkan dan kamu persiapkan, misalnya, dengan mensurvei beberapa alternatif tempat menginap seperti homestay atau hotel yang bakal jadi tempat istirahat kamu selama liburan. Survei ini berguna banget buat kamu apalagi kalau tempat yang bakal kamu kunjungi adalah tempat baru bagi kamu. Ini untuk mencegah semisal penginapan jauh dari tempat wisata lah, susah transpor lah, atau hal-hal lain yang membuat liburan kamu jadi gak seru. 

Nah, kalau kamu berencana berlibur ke Kundasang, Sabah dalam waktu dekat dan lagi nyari rekomendasi tempat menginap, maka kamu sedang membaca artikel yang tepat. Karna apa? Karna saya akan coba rekomendasikan satu penginapan yang bakal 'blow your mind'

Hounon Ridge & Farmstay berlokasi di Kampung Himbaan, Bundu Tuhan, Ranau ini merupakan sebuah penginapan berkonsepkan villa. Selain menyediakan kamar tidur yang nyaman, villa ini juga menawarkan pemandangan yang sungguh luar biasa. Karna berlokasi di dataran tinggi, sudah pasti udara di villa ini fresh dan sejuk banget. Yang bikin lebih menarik adalah kamu bisa menikmati suasana pengunungan seperti di New Zealand.

Jadi gak perlu jauh-jauh ke New Zealand, gengs, di Ranau, Sabah, Malaysia kamu juga sudah bisa menikmati pemandangan yang spektakuler. Jadi kamu bisa menghemat biaya kan?


Dok. Pribadi: Suasana di Desa Cattle Dairy Farm, Kundasang
Gimana penasaran kan gimana sih penampakan villa ini, apa saja fasilitas yang ada di sini, dan gimana sih view menarik yang bisa kamu nikmati? Nih, saya coba listkan beberapa hal yang bikin kamu pengen banget bermalam di villa ini. 

Villa dengan background Gunung Kinabalu


Dok. Pribadi: Serasa dekat banget jarak ke Gunung Kinabalu

Siapa yang gak tau Gunung Kinabalu? Ayo buka lagi buku geografinya. Gunung Kinabalu ini adalah gunung tertinggi di Asia Tenggara yang ketinggiannya mencapai 4.095 meter dpl. Nah, kamu bisa menikmati dengan jelas Gunung Kinabalu dari sini. Worth it banget lah pokoknya. Kamu bisa duduk di mana aja yang kamu mau, pasti kelihatan banget tuh gunungnya. Ya, kecuali kalau kamu nongkrongnya di kamar, gengs, udah jelas gak kelihatan. Lol

Menyediakan berbagai tipe kamar yang sangat nyaman


Dok. Pribadi: Standard Double Room with balcony

Dok. Pribadi: Penampakan dari luar
Kamu bisa memilih tipe kamar sesuai dengan situasi dan budget kamu. Kalau kamu liburan bersama keluarga, maka kamu bisa memilih Standard Quad Room untuk 4 orang. 

Kalau kamu travel cuma berdua, maka Standard Double Room dengan atau tanpa balkon bisa jadi pilihan kamu. 

Ada juga dormitori untuk 10 orang dengan konsep shared bathroom dengan harga lebih murah. 

Buat kamu yang suka berpetualang dan suka alam terbuka, kamu juga bisa menyewa tenda untuk camping bareng geng kamu di villa ini.

Oh ya, handuk dan sabun juga disediakan di sini. Nah, kalau untuk sikat dan pasta gigi kamu harus bawa sendiri ya gengs. Dan tenang aja, kamar mandinya dilengkapi dengan hot shower. Jadi gak perlu takut mandi pagi karna kedinginan.

Dok. Pribadi: Lokasi camping di sekitaran villa

Ada spot khusus untuk BBQ-an


Ini dia yang lebih menarik, gengs. Kamu bisa menggunakan fasilitas BBQ dan dapur dengan syarat izin dulu ke resepsionisnya. Kamu juga bisa menggunakan perkakas seperti panci, piring, sendok, gelas dan mangkuk kalau kamu berniat untuk BBQ-an di sini. Kenapa disediakan tempat khusus? Karena pihak villa pengen menjaga rumput dan tanaman, jadi kamu gak bisa BBQ-an disembarang tempat. So, patuhi aturan ya, gengs. 

P.s: Untuk gambar, rujuk gambar paling atas artikel ini.

Banyak spot yang instagramable 


Dok. Pribadi: Siap-siap jadi selebgram selepas posting foto menginap di Hounon Ridge & Farmstay

Nih yang jadi daya tarik traveler jaman now. Percuma traveling tanpa posting. Jangan khawatir, pemandangan di sekitar hotel ini indah maksimal dan instagramable banget. Kamu bisa duduk di kursi menatap jelas Gunung Kinabalu dan difoto dari belakang seperti foto di atas. Kamu juga bisa berfoto dengan latar belakang taman bunga dan kolam. Yang bikin tambah kece kamu bisa foto seakan-akan kamu sedang berada di lapangan golf. Ah, maksimal deh pokoknya. 

Cocok buat hunting objek langit dan Milky Way


Taken by Luqman Al-Hakim via star.com

Cung buat kamu yang suka astrofotografi! Nih tempat memang cocok banget untuk kamu menginap karena kamu bisa keluar menatap hamparan langit penuh bintang tengah malam. Badan Milky Way kelihatan jelas di rasi bintang Scorpio, jadi kamu bisa gampang banget untuk tau posisinya. Siapkan kameramu ya, gengs!

Kekurangannya....

Daaaannnnnn....... yang harus diketahui gak semua tempat penginapan itu perfect. Pasti ada plus minus nya. Nah, Hounon Ridge & Farmstay ini juga ada imperfection nya. Kamu juga harus tau kekurangan ini agar kamu bisa menghindari hal-hal yang gak diinginkan

Jaraknya yang jauh dari pusat kota



Namanya aja villa di pegunungan kan ya, udah tentu jauh dari pusat kota. Hotel ini terletak sekitar 16km dari pusat kota Kundasang, 20km dari Desa Cattle Dairy Farm atau 98km dari Kota Kinabalu Internasional Airport (KKIA). Jalan nya juga menanjak dan gak terlalu bagus. Jadi disarankan kamu datang ke sini sebelum magrib ya, gengs. 

Walau jarak dan medannya gak terlalu ramah, tapi terbayarkan kok dengan pemandangan yang disuguhkan di sini. Saya yakin, kamu gak akan nyesal bahkan pengen tinggal berlama-lama di sini. 

Tidak ada TV


Fasilitas kamar di Hounon Ridge & Farmstay ini tidak dilengkapi dengan TV. Gak apa-apa sih. Kamu bisa belama-lama selfie dan merekam banyak momen di luar sana ketimbang berkutat dengan TV terus kan? Kalau pun pengen nonton banget, kamu bisa streaming di smartphone kamu karena wi-fi di sini kecepatannya ajib banget. Jadi walaupun berlokasi di daerah pengunungan, koneksi internetnya masih ada kok. 

Tidak banyak pilihan makanan di cafe


Jangan harap kamu bisa nemuin pasar malam, mall, atau angkringan di sekitaran villa ini, karena tempatnya memang di pelosok banget. Jadi, sebelum kamu menuju ke sini dan check ini, ada baiknya kamu beli bekal makanan dan cemilan dulu di kota. Ada cafe sih, tapi pilihan makanan dan cemilan nya gak banyak. Lagian juga hotel ini gak menyediakan breakfast untuk tamunya. 


Gimana? Tertarik kan untuk nginap di villa ini? 

Semoga artikel ini bermanfaat buat kamu ya.. Dan semoga liburan kamu di Sabah nanti bisa menyenangkan. 


Ohya, untuk booking kamar sekaligus paket wisata murah ke Kundasang Sabah, kamu bisa hubungi travel FJ Addict Global. Harga yang ditawarkan terjangkau banget, lho! Dan paket jalan-jalannya juga udah termasuk menginap di Hounon Ridge & Farmstay ini. Selain itu kamu juga bisa ngobrol itinerary perjalanan kamu dengan agen travel ini dan kamu bisa request apa aja sesuai dengan budget kamu. Travel agen ini trusted dan pelayanannya oke banget.

P.S: FJ Addict Global dulunya bernama Addict Travel & Tours.

Kamu bisa menghubungi pihak agen ini di :


Whatsapp: +60196939716 atau klik di sini







15 comments:

Buka Puasa Bersama di Konsulat Jendral Republik Indonesia Songkhla Jilid 3: Keakraban yang Indah

Sunday, June 03, 2018 Jasmi Bakri 15 Comments


Seperti biasanya setiap hari Sabtu Konsulat Jendral Republik Indonesia Songkhla, Thailand, ngadain acara bukber dengan menu makanan yang Indonesia banget. Acara ini udah jadi tradisi yang akan dilaksanakan setiap tahun. Siapa aja warga Indonesia yang tinggal di Thailand bagian Selatan boleh ikut meramaikan acara ini. Lebih rame lebih seru kan ya. Dan yang penting apa saudara-saudara???? Yang penting GRATIS. Nah, itu. Harap maklum. 

Kemarin adalah hari Sabtu ketiga dalam bulan Ramadhan ini yang susunan acaranya sama aja, tapi dengan menu buka puasa yang beda. Yang jelas, masih sangat Indonesia sekali. Lol. Acaranya dimulai dari ngobrol bareng sambil nunggu bedug, iftar dengan yang manis-manis kayak saya, solat magrib berjamaah, makan berat, solat isya dan taraweh berjamaah, dan pulang dengan nenteng bekal untuk sahur. 



Liat susunan acaranya aja udah kepengen ikutan kan ya? Yang paling ditunggu-tunggu itu ya pas nenteng bekal untuk sahur. Lagi, harap maklum ya. Anak rantau emang bahagianya sesimpel itu. Makanya saya jarang ngelewatin acara yang diadain Konsulat Indonesia. Soalnya cuma di acara-acara itulah saya bisa temu kangen sama makanan yang memiliki cita rasa yang tinggi, Kuliner Indonesia. Hehe..




Kali ini menuya telur sambel, kuah lodeh, ayam goreng, sate, risoles, nugget, sambel terasi, jeruk, rambutan, es buah nata de coco, dan banyak lagi lah. Yang jelas enak semuanya. Memang ibu-ibu konsulat jagonya masak. 


P.s: Oh ya, sedikit info, bukber jilid #2 saya gak ikutan karna ada hal, yang sebenarnya gak penting-penting banget sih, yang harus dikerjakan. Pas dikasih tau menu bukanya ada risoles dan tahu isi, saya jadi nyesel gak ikutan. Yang bikin tambah nyesel tuh ongkosnya dibayarin konsulat pulak. hehehe.. Belum rezeki. 

Keakraban yang Indah


This country, the Republic of Indonesia, does not belong to any group, nor to any religion, nor to any ethnic group, nor to any group with costums and traditions, but the property for all of us from Sabang to Merauke. _Soekarno_
Buka puasa bersama kali ini terlihat lebih seru dan lebih terasa keakrabannya. Gimana gak, tamu undangannya rame banget. Yang ramein tuh mahasiwa-mahasiswa yang sedang PPL di Thailand bagian Selatan. Wah, heboh banget lah. Kami cerita banyak hal, mulai dari sport lub, suka duka mahasiswa tingkat akhir yang sibuk ngelab, dan pengalaman-pengalaman lucu selama berada di Thailand. 

Keakraban ini gak cuma terjalin dengan sesama warga, tapi juga dengan ibu-ibu dan bapak-bapak pegawai konsulat yang helpful dan understanding banget. Mungkin karna udah sering ketemu, jadinya makin akrab ya. 



Saya ingat banget kata Ibu Reno, salah satu pegawai Konsulat Indonesia Songkhla, sebelum pulang:

Saya gak pernah ngekos, tapi hidup saya selalu berurusan sama anak kos. Jadi saya paham betul kebutuhan mereka ini. 
Ya maksud nya ngerti kalau anak kos itu paling bahagia kalau dikasih tentengan. Hehe. Itu juga ngobrolnya juga ada maksud dan tujuan kok, minta dibayarin Tuk-Tuk (angkot_red) sama konsulat. Emang kalau dipikir-pikir kayak gak tau diuntung ya, udah makannya gratis, masih mau digratisin ongkos pulak tuh. hehehe.  

Tapi itu gak jadi masalah kok, Konsulat Indonesia di Songkhla ini memang dermawan banget. 

Flahsback ke beberapa bulan lalu, satu pesan yang di sampaikan mantan Bapak Konsulat, Bapak Triyogo Jatmiko bahwa sepeninggalan beliau semoga kebersamaan dan keakraban yang sudah terjalin dengan sesama warga dan juga dengan pegawai konsulat tidak akan pernah terputus. Tetaplah menjaga silaturrahmi dan jangan segan datang kalau Konsulat Indonesia mengadakan acara apapun. 


Ternyata hidup di perantauan gak semenyeramkan yang kita bayangkan. Sebagaimana Allah memberi kita makan dan keluarga di Indonesia, begitu juga Allah akan memberikan kita makan dan keluarga di negara lain. So, belajarlah yakin kepada Allah, ya gengs.

Have a nice day ^^



15 comments: