5 Hal Menarik yang Bisa Kamu Lakukan Di Sabah, Malaysia. Nomor 1 Paling Seru

Saturday, July 28, 2018 Jasmi Bakri 22 Comments

Dok. Pribadi: Pesona Gunung Kinabalu
Sabah merupakan salah satu negara bagian di Malaysia yang juga dikenal dengan Borneo. Mendengar kata Borneo sekilas kita terbayang Pulau Kalimantan. Ya, Sabah disebut begitu karena Negeri ini berbatasan langsung dengan Kalimantan Utara, Indonesia. Jadi, gak heran kalau bentang alam dan budaya Sabah agak mirip dengan Kalimantan Utara.

Sabah dikenal di kalangan turis baik lokal maupun mancanegara karena keindahan alamnya yang sangat menakjubkan. Negeri di bawah Bayu (Land Below the Wind) ini mempunyai keberagaman atraksi wisata yang mampu menarik perhatian pelancong. Sebut saja Gunung Kinabalu salah satunya. Gunung tertinggi di Asia Tenggara ini selalunya akan menjadi destinasi utama para pendaki untuk melakukan pendakian dan menikmati pemandangan dari summit.

Jika kamu ingin liburan ke suatu tempat sebut saja liburan ke Sabah, kamu pasti akan mencari tau hal-hal menarik yang bisa kamu lakukan, kan? Tentu saja begitu karena kamu juga ingin liburan kamu makin seru dan memorable. Apalagi bagi kamu yang bisa dikatakan seorang petualang, kamu pasti akan mencoba hal-hal baru yang unik dan menegangkan.

Nah, berikut 5 hal menarik yang bisa kamu lakukan di Sabah yang tentu akan membuat liburan kamu menjadi lebih asik dan gak akan terlupakan.

5. Staycation dan BBQ-an di Hounon Ridge & Farmstay


Dok. Pribadi: View dari Hounon Ridge & Farmstay, Ranau

Kalau kamu pernah membaca artikel sebelumnya, kamu pasti akan terpukau dengan view yang dijual oleh villa ini. Selain menjadi salah satu alternatif penginapan, kamu juga bisa BBQ-an bersama teman atau keluarga sambil melihat hamparan bintang di villa ini. Kamu juga bisa menginap di tenda agar liburan kamu serasa kayak camping.

Kamu juga bisa melihat gunung Kinabalu secara jelas dari lokasi villa seolah kamu berada di kaki gunung tersebut. Bukan itu saja, kamu juga akan disambut oleh udara pegunungan yang sejuk dan segar. Tentu dengan staycation di sini, liburan kamu akan lebih seru dan kamu juga menikmati keindahan alam yang indah banget.

4. Berfoto Ala - Ala di New Zealand di Desa Cattle Dairy Farm


Dok. Pribadi: Wow. Serasa di New Zealand

Desa Cattle Dairy Farm ini berlokasi di Kundasang berhampiran dengan kaki gunung Kinabalu. Udara yang sejuk dan hamparan padang rumput pegunungan membuat suasananya serasa di New Zealand. Tidak salah kalau orang tempatan dan para turis menyebut Desa Cattle Dairy Farm ini sebagai New Zealand nya Malaysia.

Kamu bisa berfoto dengan background gunung Kinabalu atau sapi-sapi yang sedang merumput. Nuansa hijau ladang rumput membuat foto kamu jadi lebih fresh dan natural. Selain untuk berfoto, Desa Cattle Dairy Farm ini juga sesuai dijadikan tujuan wisata keluarga. Kamu bisa memberi makan sapi dan kambing di sini. Selain itu, kamu juga bisa menikmati berbagai produk olahan susu murni seperti yogurt dan es krim.

(Baca: 5 Tempat Wisata Menarik di Malaysia Selain Menara Kembar)

3. Menikmati Senja di Jesselton Point Waterfront


Dok. Breathtaking sunset
Setelah penat seharian jalan-jalan di Kota Kinabalu, kamu bisa bersantai sore harinya di area Jesselton Point Waterfront. Tempat ini merupakan pelabuhan boat dan ferry menuju beberapa pulau berdekatan seperti Pulau Sapi, Pulau Manukan, Pulau Gaya, dll. Ada banyak gerai makan dan toko kraftangan di sini. Kamu bisa menikmati suasana sambil makan seafood atau sambil memancing sambil menunggu sunset dengan view yang menakjubkan.

2. Parasailing di Sapi Island


Dok. Pribadi: Berani? Ngeri-ngeri sedap!!
Pulau Sapi adalah salah satu dari 5 pulau yang termasuk dalam Tunku Abdul Rahman National Park. Pulau sapi dikenal sebagai tujuan wisata favorit para turis di Kota Kinabalu, ibukota Negeri Sabah. Untuk sampai ke Sapi Island, kamu bisa naik boat dari Jesselton Point Waterfront dalam waktu hanya 20-30 menit dengan harga tiket:

Dewasa RM23 (1 pulau), RM33 (2 pulau), RM43 (3 pulau), dan RM53 (4 pulau)
Anak-anak RM18 (1 pulau), RM23 (2 pulau), RM 28 (3 pulau), dan RM33 (4 pulau)

Kamu juga harus membayar conservation fee untuk pelabuhan sebesar RM7.63 untuk dewasa, dan RM3.82 untuk anak-anak.

P.s: Harga sewaktu-waktu bisa berubah

Selain berenang di pantai dan snorkeling, di Pulau Sapi kamu juga bisa aktifitas lain seperti seawalking dan diving. Tentu saja kalau kamu mau diving, kamu harus sudah punya sertifikat untuk menyelam.

Dok. Pribadi: Keindahan Pulau Sapi

Hal menarik lainnya yang bisa kamu lakukan di Sapi Island adalah Parasailing. Kamu bisa menghubungi agen-agen parasailing di seputaran Sapi Island dengan berbagai harga RM50 - RM75 per pax. Jadi kamu harus sangat selektif membandingkan harga dari agen-agen itu ya. Kamu juga bisa tawar menawar sekiranya kamu juga ingin mengambil paket bermain parasailing + banana boat.

Rasakan sendiri pengalaman mendebarkan terbang dengan parasut di atas laut biru. Jangan lupa titipkan kamera pada pemandu untuk membantu memotret atau merekam keseruan yang kamu rasakan.

(Baca juga: 5 Hal yang Harus Kamu Lakukan di Phuket Agar Liburanmu Makin Seru)

1. Menguji Adrenalin dengan Coral Flyer Zipline


Source: tnit.rezdy.com : Meluncur dari Pulau Gaya ke Pulau Sapi

Gak sama seperti Flying fox biasa, Coral Flying Zipline ini terbentang dari pulau ke pulau. Maksudnya, kamu akan meluncur dari satu pulau ke pulau lainnya menggunakan tali gantung, katrol, dan pegangan. Tentu saja ada safety belt nya juga. Nah, di sebut Coral Flyer Zipline karena kamu bakal meluncur sepanjang 250 meter di atas laut yang banyak karang di bawahnya.

Untuk bermain zipline ini, kamu harus menyebrang ke Pulau Gaya yang bersebelahan dengan Pulau Sapi. Kamu harus trekking selama 15 menit untuk sampai di titik luncuran. Sebelum trekking, kamu akan diberikan equipment seperti safety belt, helm, dan katrol pegangan oleh petugas. Sampai di pos luncuran, pemasangan equipment kamu akan di double check oleh guide dan diberi arahan.

Jika kamu sudah bersedia, maka meluncurlah kamu dari Pulau Gaya kembali ke Pulau Sapi. Tentu bermain Zipline ini sangat mendebarkan karena gantunganya sangat tinggi, kecepatan luncuran mencapai 60 km/jam, dan kamu meluncur di atas permukaan laut. Gimana, tertarik untuk menguji adrenaline kamu di sini?

Karena Zipline ini mengaplikasikan hukum kekekalan momentum, maka gak sedikit orang yang memiliki berat badan di bawah 50kg akan tersangkut di tengah-tengah tali luncuran. Tapi jangan khawatir, jika kamu tersangkut, kamu akan ditarik ke stopping point di Pulau Sapi oleh guidenya. Gimana, mendebarkan sekali, kan?




Jangan lupa bawa GoPro atau SJ Cam untuk merekam saat-saat menegangkan itu ya! Oh ya, hati-hati juga sewaktu turun dari stopping point ke dermaga, kamu akan disambut oleh biawak di semak-semak karena kamu harus turun melewati hutan.

Untuk bermain Coral Flyer Zipline ini kamu cukup membayar RM68 (sekitar Rp. 240.000,-) saja, termasuk harga boat yang mengantar kamu ke Pulau Gaya.

Nah, itu dia 5 hal menarik yang bisa kamu lakukan di Sabah, Malaysia. Semoga liburan kamu jadi lebih seru dan memorable ya, gengs!

Happy journey...


22 comments:

What They Say About Indonesia - Apa Kata Mereka tentang Indonesia

Tuesday, July 24, 2018 Jasmi Bakri 11 Comments


Source: out of town blog

Topik ini diangkat sesuai dengan request Mbak Annafi, blogger kece dari Jakarta yang jam terbangnya gak usah diragukan lagi. Jadi awalnya saya curhat kok akhir-akhir ini saya malas sekali untuk menulis, jarang blogwalking juga. Nah, mbak blogger ini malah ngasih saran, "Mi, aku request dong. Tulisin tentang apa pendapat orang Thailand tentang Indonesia?" Triiiing!! Tiba-tiba bola lampu berpijar di atas kepala saya. Enaknya curhat ke sesama blogger ya gitu, ada aja ilham yang didapat. Saya pun langsung eksekusi. Kalau ditunda lagi, pasti ntar malas lagi nulisnya.

#wow, mimpi apa semalam, nulis paragraf pertama aja sepanjang itu. lol

Well, selama kurang lebih 2 tahun saya hidup di Thailand, saya ketemu banyak orang dari berbagai negera. Mereka sering mengira saya ini adalah muslim Thailand saat saya bilang "I'm from Indonesia". "I thought you're Thai Muslim". begitu jawaban yang sering saya terima. Entah mungkin karena wajah saya mirip dengan orang tempatan dan saya juga bisa ngomong Bahasa Thai lumayan bagus.

(Baca: 5 Restoran Halal di Bangkok)

Semakin sering saya memperkenalkan diri sebagai orang Indonesia, semakin besar rasa bangga akan negeri tercinta. Your country is really beautiful. Begitu kata orang-orang yang saya temui. Dan memang benar, Indonesia itu Indah. Keindahannya sudah mendunia. Keberagaman budayanya sudah dikenal secara global. Apa gak bangga saya dengan negara kepulauan, tanah tumpah darahku ini?

Nah, dalam beberapa kesempatan, saat jalan-jalan misalnya, saya sering ketemu dengan traveler dari negara lain. Dasar saya orangnya cerewet ya, saya sering banget ngajak ngobrol bule-bule. Saya pasti akan tanya "Have you ever visited Indonesia?" atau "What do you like the most from Indonesia?".

Sara - Germany - Engineer


Dok. Pribadi: Sara di Angkor Wat, Siem Reap Kamboja
Dok. Pribadi: Amazing Borobudur
Sara misalnya, seorang insinyur dari Jerman, teman satu dormitory saya saat jalan-jalan ke Siem Reap, Kamboja, bilang "You're Indonesian? How lucky you are. Your country is extremely beautiful. I do love it. I wish I can come back one day". Saat itu dia cerita dia sudah ke Bali. Dia ingin sekali ke Raja Ampat. Dia juga cerita kalau dia suka wisata sejarah sekayak candi-candi gitu. "I can't imagine how amazing our ancestor was". Saya bilang, ke Jogja aja. ada candi Borobudur yang masuk dalam daftar keajaiban dunia. "I've put it on my list". Kalau kamu jadi saya waktu itu, kamu pasti bisa ngerasain sebangga apa saya waktu itu.

(Baca juga: Tips Jalan-Jalan Murah Ke Siem Reap, Kamboja)

Mbonjo Martins - Cameroon - Teacher


Martins adalah teman saya sesama guru Bahasa Inggris di Thailand. Saat itu saya dapat DM di Instagran dari Martins. "Jasmi, you know what, I will visit Bali this holiday. I'm very excited you know". Saya bisa rasakan kebahagiaan dia soalnya waktu ketemu, dia semangat cerita kalau dia pengen banget ke Bali. Beberapa kali gagal karena dia belum tau kapan pastinya libur sekolah. "I'm happy that you will go to my country soon. Savage!", saya balas gitu. "Most of my friends have already visited Bali, and they said Bali is just incredible. That's why I can't wait to see it", tambah dia lagi.

Kelihatannya dia memang menikmati sekali liburan dia di Bali soalnya saya ikutin IG story dia dari awal sampai akhir. Pas dia pulang ke Thailand, saya iseng nanya, "How was your holiday?". Dia balas, "It was amazing. Your country is really Amazing. I like everything about it, the food, the people, the cultures. I love Indonesia overall". "I'm happy you're happy. Come visit us again next time", kata saya.

(Baca juga: 5 Hal yang Harus Kamu Lakukan Di Phuket agar Liburanmu Makin Seru)

Unnamed - Germany - Traveler


Dok. Pribadi: Sabang

Di kesempatan lain, saat sedang menunggu van menuju Koh Mook, Thailand, saya ketemu sama traveler cowok asal Jerman yang saya lupa tanya namanya. Saat dia tau saya orang Indonesia, dia langsung ngajak ngobrol pakai bahasa Indonesia "Selamat siang, Apa kabar? Mau kemana?" Gitu katanya. "Mau ke Koh Mook", saya jawab. Dia bilang "Why you visit Thailand, while your country is much more beautiful?" Saya jawab kalau saya kerja di Thailand, jadi pas weekend saya sering jalan-jalan seputar Thailand.

Dia tanya lagi, "Which part of Indonesia are you from?". "Aceh", saya jawab. "Really? I followed the news about tsunami disaster. It was so terrible. How can you survive?" Jadi lah saya cerita tentang tsunami dan gimana keluarga saya bisa selamat. Dia bilang, "Early this year I visited Aceh, I visited Museum Tsunami. I watched the video, you know, I cried. I do feel what you guys feel that time", katanya. "I love Aceh. I will come back for sure. It has something, I don't know what, that attract me".

(Baca juga artikel ini)

Saat itu saya bangga dua kali lipat. Bangga sebagai orang Indonesia, bangga sebagai orang Aceh. Kemudian, kami ngobrol hal lain tentang gimana saya dan travel partner saya, Farah, dari Malaysia bisa ketemu dan punya bisnis travel bareng.

Nah, itu dia pendapat beberapa orang tentang Indonesia. Itu hanya sebagian, belum semuanya. Saya cuma angkat beberapa aja. Intinya, first impression mereka tentang negara kita tuh sama,

"Indonesia is a beautiful country". 

Nanti kalau mood nulis saya lagi bagus, saya tulis yang part 2 nya ya! Eh, saya memang harus tulis lagi lanjutannya. Saya akan cerita tentang Jason dari Amerika dan Hamid dari Perancis tentang pengalaman mereka Jalan-jalan ke Indonesia. Khususnya Jason, yang pernah jadi relawan saat tsunami di Aceh tahun 2004 silam.

Kalau sudah go international gini, apa kamu masih belum bangga jadi warga negara Indonesia? Kalau aku sih YES. Yes, I'm proud to be an Indonesian!

11 comments:

Liburan ke Karimunjawa: Berawal dari Mimpi Hingga Menjadi Kenyataan

Monday, July 23, 2018 Jasmi Bakri 15 Comments

Source: indonesiaexpat.biz
Well, tanpa basa-basi nih, saya langsung aja mau ngomong kalau saya lagi ngidam banget ke Karimunjawa. Bagi kamu yang mengaku orang pribumi, cinta Indonesia, dan die hard fan of beaches, maka sungguh sangat keterlaluan kalau kamu gak kenal sama Karimunjawa. Tapi, don't worry be happy lah, kalau memang beneran gak kenal, hubungi google. ^^

Sebenarnya keinginan saya main air di Karimunjawa tuh udah berkurun lamanya, tapi belum terealisasi mengingat posisi saya yang kerja di luar negeri dan juga hmmmmm, aduh, sorry agak klise, minim duit, bok! Yang bikin duitnya jadi tipis karena saya juga harus mikirin biaya transpor dari Hat Yai, Thailand (domisili saya sekarang) ke Kuala Lumpur, terus dari Kuala Lumpur ke Jakarta, dan dari Jakarta ke Semarang. Kebayang gak betapa remuk isi kantong saya. #curhat.

Karena saya orangnya super stubborn, saya akan melakukan segala cara (kecuali yang haram) untuk mewujudkan keinginan saya. #1 Mulailah saya bercerita ke partner travel saya tercinta tentang rencana liburan ke Karimunjawa. Tentu aja dia tertarik banget karena dia bisa melakukan aktifitas diving di sana. Come on, ku dengar diving di Karimunjawa amazing banget. Secara kepulauan ini kan memang menjual keindahan bawah lautnya. Saya pun langsung menghipnotis dia dengan gambar-gambar yang saya pinjam dari google. ^^

Source: tantular.com
#2 Kami pun merencanakan semuanya pelan-pelan. Pertama, berapa budget yang harus dihabiskan selama liburan, kalau bisa sih sehemat mungkin. Done. Kedua, cari tau gimana cara bisa sampai dengan selamat ke sana. Checked. Ketiga, menentukan estimasi jadwal keberangkatan. Empat, hunting tiket dan penginapan murah. Urusan pemesanan tiket dan hotel pasti akan sedikit ribet karena kami maunya yang murah, nyaman, dan sesuai dengan estimasi tanggal yang kami mau. Apalagi saya jenis orang yang sedikit choosy kalau soal hotel. Nyaman adalah syarat utama.

Hunting tiket dan hotel ini cukup menghabiskan waktu, selain karena mencocokkan tanggal, kami juga harus menyesuaikan dengan besaran budget yang akan kami habiskan. Pokoknya ribet banget. #curhat lagi. Hampir aja kami menyerah dan mengubur permanen rencana berenang dengan hiu di Karimunjawa sampai akhirnya kami ketemu dengan website sebut saja namanya Traveloka. 

Kami baru tau ternyata Traveloka menyediakan fitur pencarian tiket pesawat + hotel. Mulai kepo tuh gimana cara menggunakannya dan apa kelebihannya. Dan, viola! Ternyata masalah kami teratasi dengan cepat. Love banget deh sama produk paket tiket pesawat dan hotel Traveloka

Iya, iya sabar. Nih, saya kasih tau ya kenapa saya suka banget dengan opsi pemesanan tiket+hotel sebagai 1 paket. 

1. Mudah dan Saving Time




Produk paket tiket+hotel ini sangat mudah digunakan karena kamu bisa melakukan dua hal sekaligus (memesan tiket dan hotel) dalam satu waktu. Kamu bisa langsung dapat harga total penjumlahan harga tiket dan harga hotel. Jadi, gampang banget disesuaikan dengan budget kamu. Selain itu juga menghemat waktu karena kamu gak perlu booking keduanya secara terpisah. Sampai poin ini sudah jelas? Oke, lanjut. 

2. Lebih Murah



Yes, harganya lebih murah dibandingkan harga yang harus kamu bayar kalau kamu memesan tiket dan hotel secara terpisah. Nah, untung banget kan? Duitnya bisa dipakai untuk wisata kuliner dan beli souvenir yang keren-keren, atau sekalian aja buat kursus diving. Bahagia banget!

3. Dapat Diskon Tanpa Kode Promo



Gengs, tau gak, ternyata pesan tiket pesawat+hotel secara bersamaan hematnya tuh bisa sampai 20% lho. Dan untuk kamu tau ya, potongan harga itu bisa kamu dapat tanpa perlu memasukkan kode promo apapun. Siapa yang gak tergiur dengan diskon sebesar itu? Rezeki jangan ditolak. ^^

4. Proses Pembayaran Mudah



Dan gak usah bingung soal ribet atau gak nya pas mau proceed pembayaran. Kamu gak usah khawatir, tersedia banyak metode pembayaran kok. Kamu bisa pilih metode apa aja yang kamu rasa mudah. 

Well, kami pribadi bersyukur banget bisa menggunakan produk ini, karena jujur aja harga tiket pesawat Jakarta-Semarang dan hotel jauh lebih murah dari budget yang kami tentukan sebelumnya. Nyesel juga sih. Lha, kok nyesel? Iya, kalau saya tau dari dulu ada produk ini di Traveloka, mungkin saya dan travel partner saya bisa liburan ke sana dari tahun lalu. hihihi^^

Nah, buat kamu di luar sana yang masih terjerat dengan pemesanan tiket dan hotel secara terpisah, yuk coba produk kekinian ini dari Traveloka. Temukan sendiri keuntungannya. 

Happy journey!!

15 comments: