8 Tempat Wisata Menarik di Da Lat Vietnam yang Harus Kamu Kunjungi

Monday, September 16, 2019 Jasmi Bakri 4 Comments



TRAVELLING - It leaves you speechless, then turns you into a storyteller. _ Ibn Battuta_

8 Tempat Wisata Menarik di Da Lat Vietnam - Hi jasmi Lovers! Udah lama banget saya gak nongol ke permukaan. Hari ini saya datang dengan (InsyaAllah) beberapa informasi menarik buat kamu semua. Bentar lagi kan mau liburan panjang Natal dan Tahun Baru. Masa sih cuma ngadem aja di rumah? Gak niat jalan-jalan melihat dunia? Ada yang mau liburan ke Vietnam? Nah, buat kamu yang lagi planning mau jenjalan akhir tahun ini, mungkin artikel ini bisa sedikit membantu. 

Kalau kamu berencana untuk liburan ke Vietnam, maka Da Lat bisa jadi salah satu destinasi favorit kamu. Da Lat adalah ibu kota Provinsi Lam Dong yang terletak di bagian Selatan Vietnam. Kota ini terletak di dataran tinggi yang secara geografis berada di ketinggian 4.900 kaki dari permukaan laut. Jalan-jalan ke Da Lat tentu memberikan keunikan sendiri karena kamu bakal ngerasa seperti sedang jalan-jalan di Eropa. Kenapa? karena kota ini dikelilingi gedung-gedung yang desainnya seperti arsitektur pada masa Kolonial Perancis. Ya secara kan Vietnam ini dulu dijajah negara itu kan ya. 

Berbicara soal Da Lat, saya jadi ingat sejarah jaman Soekarno dulu sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Ceritanya tuh, Bung Karno, Bung Hatta dan Radjiman Wedyodiningrat diundang oleh Marsekal Terauchi ke Da Lat untuk membahas penyerahan kemerdekaan Indonesia oleh Jepang. Sampai akhirnya, Jepang menyerah kepada sekutu, dan diumumkanlah kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Untuk info lebih lanjut soal detik-detik proklamasi ini, baca buku sejarah lagi aja ya. ^^ Jadi, gak heran kalau di Da Lat juga punya banyak banget wisata sejarahnya. 

Gak seperti Saigon dan Ho Chi Minh yang sering dikunjungi turis asing, kota kecil ini menawarkan wisata yang sangat menarik dan unik sekali. Baik, tanpa banyak bicara lagi, langsung aja yuk kita simak 8 tempat wisata menarik di Da lat yang harus ada di daftar kunjungan kamu.

The Crazy House


Dok. Pribadi || Salah satu tangga curam di Crazy House

Crazy House ini disebut juga dengan The Hang Nga Crazy House. Konsep Crazy House ini sangat unik karena walaupun banyak pintu dan tangga, kamu gak akan tersesat dan bisa menemukan jalan keluar. Berlibur di Crazy House ini seperti berwisata di Alice in Wonderland kerena desain nya seperti gua-gua, jamur raksasa dan terowongan berliku-liku. Ada juga ruangan yang didesain seperti di bawah laut dengan warna birunya yang indah. 

Bisa dibilang konsepnya seperti sarang laba-laba yang mana ada jalan berupa tangga yang connecting antara satu gedung dengan gedung yang lain. Crazy House ini dibangun oleh Dang Viet Nga, seorang arsitek Vietnam yang belajar di Rusia. Nah, di sini juga disediakan penginapan lho dengan berbagai desain hewan liar seperti Elang. Jadi, pada awalnya tuh, tempat ini adalah Hang Nga Guesthouse dan Galeri Seni. Kemudian, karena keunikannya, tempat ini dibuka untuk umum dan dijadikan salah satu destinasi wisata di Da Lat.

Dok. Pribadi || Salah satu interior di Crazy House

Dok. Pribadi || Salah satu interior di Crazy House. Underwater world.

Harga tiket masuk ke The Crazy House ini tergolong murah. Hanya dengan membayar 50.000 VND (sekitar Rp. 30.000,-) untuk dewasa dan 20.000 VND (Rp. 13.000,-) untuk anak-anak, kamu sudah bisa menikmati pemandangan indah kota Da Lat dari atas "rumah gila" ini dan menambah pengalaman yang ngeri-ngeri sedap saat menaiki tangga-tangga yang (sebagiannya) curam. Kamu juga bisa cek harga penginapan di sini. Tempat ini dibuka setiap hari mulai dari pukul 8.30 s/d 19.00 waktu Vietnam. 

Valley of Love


Dok. Travelsewhere || Pemandangan danau Da Tien dari atas Valley of Love

Valley of Love adalah taman bunga yang bernuansa kedamaian dan keromantisan. Taman yang dibangun di atas tanah seluas 242 hektar ini dikelilingi oleh pohon pinus yang hijau dan juga danau Da Tien seluas 13 hektar, danau buatan yang dibangun sejak tahun 1972.

Tempat ini terletak sekitar 6km di utara pusat kota Da Lat dan cocok banget dijadikan tempat bersantai bersama keluarga. Bagi kamu yang sangat suka dengan bunga, tempai ini juga bisa dijadikan alternatif untuk kamu berfoto dengan background bunga yang berwarna-warni.

Dok. Pribadi || Berfoto di antara bunga-bunga

Untuk sampai di sini, kamu bisa naik bus dari jalan  Phu Dong Thien Vuong. Harga tiket masuk ke Thung Lung Tinh Yue (Valley of Love) ini tergolong agak mahal yaitu 100.000 VND (sekitar Rp. 60.000,-) tapi semua terbayarkan dengan pemandangan indah yang menakjubkan. 

Da Lat Old Railway Station


Dok. First Travel || Tampak depan bangunan Da Lat Old Railway Station

Stasiun Kereta Api tua ini merupakan salah satu wisata sejarah di Da Lat yang patut dikunjungi. Kabarnya, perlu waktu sekitar 24 tahun untuk menyelesaikan rel kereta api ini. Rel kereta api ini dulu digunakan untuk menghubungkan Da Lat dengan Thap Cham yang kemudian dibangun kembali pada tahun 1938.

Dok. Pribadi || Salah satu gerbong tua 



Gedung stasiun kereta api ini mengadopsi arsitektur ala Eropa, lebih tepatnya Perancis. Ya gitu, karena kan stasiun ini dibangun pas masa Kolonial Perancis. Sekarang, stasiun kereta api ini sudah tidak berfungsi lagi kecuali ada satu ketera api yang melakukan perjalanan ke Trai Mat yang hanya berjarak 7km. Lagian, kereta api ini dioperasikan untuk one day tour ke kota Trai Mat yang mana trip ini hanya berdurasi 1.5 jam.

Di rel kereta apinya sendiri ada satu gerbong tua yang dijadikan kafe dan juga museum. Kamu bisa membaca sejarah stasiun kereta api ini di museum tersebut. Buat kamu yang suka bangunan tua, kamu juga bisa berfoto di sini ala-ala retro atau vintage. Banyak juga lho yang foto pre-wedding di sini. Lokasinya tidak jauh dari kota. Untuk lebih mudahnya, kamu bisa naik Grab Car atau taksi untuk sampai di sini dengan harga yang tidak terlalu mahal.

Bao Dai Summer Palace


Dok. Pribadi || Tampak depan Bao Dai Summer Palace

Tempat ini merupakan istana raja terakhir Vietnam yaitu Raja Bao Dai. Istana ini dibangun mulai tahun 1933 selesai tahun 1938 dan dijadikan tempat peristirahatan raja pada musim panas karena cuaca Da Lat yang merupakan dataran tinggi sangat sejuk. Justru itu, istana ini disebut Summer Palace.

Seperti kebanyakan bangunan tua lainnya, istana ini juga didirikan mengikut desain Kolonial yang dibangun oleh arsitek asal Perancis dan arsitek asal Vietnam bernama Huynh Tan Phat. Istana ini mempunyai luas 1000 meter persegi yang memiliki 26 kamar yang dibagi menjadi 4 area; area kerja, ruang tamu, ruang hiburan atau ruang keluarga, dan kamar tidur.

Dok. Pribadi || Ruang tamu istana

Dok. Pribadi || Dining Room istana

Istana ini juga sangat sesuai buat kamu yang cinta wisata sejarah karena kamu dapat mengetahui segala informasi tentang istana ini dan juga tentang keluarga kerajaan. Untuk masuk ke istana ini, kamu cukup membayar 20.000 VND (sekitar Rp. 12.000,-) dengan tambahan biaya jika kamu bawa kamera. ^^

Dok. Pribadi || Pakai alas sepatu dulu sebelum masuk ke dalam istana

Istana ini dibuka untuk umum setiap hari mulai dari jam 7 pagi hingga jam 5 sore waktu Vietnam. Nah, kalau kamu masuk ke istana ini, kamu dilarang memakai sepatu atau sendal. kamu akan diberikan kain penutup alas kaki yang wajib kamu pakai ketika memasuki istana.

(Baca juga: 5 Hal Menarik yang Bisa Kamu Lakukan di Sabah Malaysia)

Datanla Waterfall


Dok. Pribadi || Datanla Waterfall sign didokumentasikan dari rel Alpine Roller Coaster

Datanla Waterfall hanya berjarak sekitar 5km dari pusat kota Da Lat. Sebenarnya, ada banyak air terjun lain yang lebih bagus dari Datanla Waterfall ini. Yang menjadikan Datanla menarik adalah akses ke sana. Kamu harus menaiki Speed-Alpine Roller Coaster (Xe Truot Moi) dengan jarak 2.4km dan kamu sendiri yang akan mengontrol kecepatannya. Kurang lebih seperti mengendarai mobil, ada remnya, ada gasnya yang keduanya dikontrol oleh tangan kanan dan kiri.


Dok. Pribadi || Alpine Roller Coaster. Gagang hitam dengan tombol merah adalah gear sebelah kanan

Dok. Pribadi || Datanla waterfall. Lebih indah saat musim hujan. level air lebih tinggi

Untuk masuk ke Datanla Waterfall ini, kamu cukup membayar 10.000 VND aja (sekitar Rp. 6.000,-) dan membayar Roller Coaster sebesar 50.000,- VND (sekitar Rp. 30.000,-). Kamu juga bisa menkmati aktifitas lainnya seperti abseiling atau rafting dengan harga yang affrodable banget.

Kabar baiknya adalah selain dapat menikmati pemandangan hutan pinus yang indah, akan ada banyak kamera disepanjang trail Roller Coaster yang akan memotret kamu. Jika kamu berkenan, kamu bisa membeli gambar itu sebagai kenang-kenangan. Jadi, pastikan memperlambat kecepatan saat mulai dekat dengan kamera untuk hasil foto yang keren. ^^

Lang Biang Peak



Terletak di ketinggian 2167 mdpl sebelah utara Da Lat, kamu bisa menikmati pemandangan menakjubkan berupa sawah-sawah hijau yang terbentang luas dari atas gunung Lang Biang ini. Bagi kamu yang suka hiking, Lang Biang bisa kamu jadikan daftar gunung yang akan kamu daki. Cuma, hiking di sini bukan sekayak naik gunung pada umumnya karena treknya sudah diaspal. Untuk sampai ke puncak, kamu butuh waktu sekitar 1-2 jam.

Nah, pertanyaannya, gimana kalau kamu gak minat hiking? Jangan khawatir. kamu tetap bisa sampai ke puncak dengan mengendarai jeep yang harus kamu sewa di loket sekitaran parking area.

Pemandangan menuju puncak juga gak kalah menarik. Dikelilingi pohon pinus sebelah kiri dan kanan jalan tentu sangat memanjakan mata dan sangat alami. Kamu akan mendengar the sound of mother Earth, suara alam.; suara desiran angin, kicauan burung dan gesekan daun-daun, membuat suasana menenangkan banget. Jangan lupa pegangan saat naik jeep karena jalannya mendaki, curam, agak sempit dan banyak belokan patah. Hmmm, jangan nikung juga ya, karena itu menyakitkan. ^^

Ho Xuan Huong Lake


Dok. dreambigtravelfarblog || Pemandangan danau Ho Xuan Huong

Danau ini terletak di tengah-tengah kota Da Lat. Danau ini berbentuk bulan sabit dan jadi tempat favorit nongkrong warga setempat maupun turis. Kamu bisa bersantai sambil menyantap makanan ringan khas Da Lat di pinggir danau dengan teman-teman maupun keluarga.

Selain itu, kamu juga bisa menyewa bebek dayung yang tentu saja hargannya ramah kantong. Kamu juga bisa jogging menyusuri jalan setapak di sekeliling danau. Tempat ini adalah salah satu tempat yang harus kamu kunjungi saat ke Da Lat, selain karena aksesnya yang mudah (bisa dicapai dengan taksi, bus dan juga grab car), kamu juga bisa menambah koleksi foto kamu dengan berfoto di seputaran danau.

Di seberang danau, kamu juga akan menemui gedung unik berwarna kuning yang berbentuk seperti bunga matahari. Bangunan ini merupakan bagian dari Lam Viet Square. Jadi, kamu bisa berkunjung ke sana sambil shopping barang-barang yang kamu perlukan.


Cable Car Robin Hill


Dok. Pribadi || Pemandangan dari atas gondola

Robin Hill juga bisa dijadikan salah satu tujuan wisata saat kamu berlibur ke Da Lat. Kamu bisa menaiki kereta gantung atau cable car yang bikin deg-degan. Kereta gantung ini dibangung pada tahun 2013 oleh perusahaan dari Austria. Panjang laluan kereta gantung ini adalah 2.3km dan ada 50 gondola yang beroperasi. 

Tujuan kereta gantung ini adalah dari Robin Hill ke kuil Truc Lam. Sepanjang perjalanan, kamu akan disuguhkan pemandangan pusat kota Da Lat yang indah dan juga pohon pinus. Yang bikin lebih challenging adalah akan ada track yang gondola yang dekat banget dengan pucuk pohon pinus. Jadi, ada sensasi sekayak mau tabrakan gitu gondola sama pohonnya. Ngeri-ngeri sedap. 

Untuk harganya naik cable car ini, kamu cukup membayar 50.000 VND (Rp. 30.000,-) kereta pergi dan 70.000 VND (Rp. 42.000,-) untuk kereta balik. So, total Rp. 72.000,- lah untuk tiket return. Cukup murah kan? Tempat ini juga gampang sekali dicapai. Jaraknya hanya 2km dari Da Lat Market.

Disclaimer: harga tersebut di atas sewaktu-waktu bisa berubah.

Nah, itu dia 8 tempat wisata menarik di Da Lat, Vietnam yang dapat kamu kunjungi. Yang mana yang jadi favorit kamu?

Mau tripnya diarrange oleh travel agent yang dipercaya? Kamu bisa hubungi FJ Addict Global di akun IG: @pakejholiday_murah. Kamu bakal dapat trip yang menyenangkan sesuai dengan request dan budget kamu. Pokoknya travelling bareng FJ Addict Global gak akan bikin kamu kantong bolong deh. 

4 Comments:

Serunya Family Run Bareng Mandiri International Bintan Marathon 2019

Sunday, September 08, 2019 Jasmi Bakri 4 Comments



Hi Jasmi Lovers! Sebulan sebelum event bergengsi Mandiri International Bintan Marathon 2019 ini digelar, kabar tentang meriahnya event ini sudah tersebar ke seluruh penjuru. Iklan dan billboard juga sudah banyak dipasang di mana-mana. Kabarnya, event ini akan diikuti oleh ribuan peserta lokal hingga mancanegara. 

Saya pernah bilang ke teman-teman saya untuk ikutan marathon ini. Ada kategori Family Run yang cuma 3KM. Deket doang, gak jauh banget. Bisa lah. Tapi duduk permasalahannya adalah maalah duduk di mana? hahaha.. Masalahnya nih ya nitizen yang budiman, saya ini kan single. Jangankan punya anak, calon bapak anak-anak aja masih belum keliatan hilalnya. Keinginan ini pun berakhir mengenaskan di mana aku dijadikan bulan-bulanan teman-teman.

Dok. Pribadi || Before running


Ternyata perkataan dan niat saya yang pengen ikutan marathon ini bergaung hingga ke langit dan Allah dengan kuasanya mengabulkan doa itu. Ah, 'words are prayer' is indeed true. Saya dan rekan-rekan sekantor diminta untuk ikut event ini di kategori Family Run 3KM. Bawa anak masing-masing? Gak dong. Anak-anak yang kami dampingi adalah anak SD Tunas Bangsa yang masih dalam satu payung yaitu Yayasan Bintan Resorts. 

Awalnya, agak keberatan untuk ikut mengingat kondisi fisik yang agak lelah karena beban kerja padat banget selama dua minggu terakhir. Niat tulus sebelumnya berubah menjadi keterpaksaan karena ya emang ikutan atas dasar perintah Ketua Yayasan. Setelah berdamai dengan hati, akhirnya saya pun memantapkan diri untuk berpartisipasi. 

LARI BARENG ANAK ANGKAT, SERU BANGET!

Dok. Pribadi || Foto bareng Jovan

Saya berkesempatan untuk lari dengan anak SD Tunas Bangsa Kelas 2 bernama Samuel Jovan. Nama anak ini panjang banget sebenarnya tuh, tapi saya gak hafal. Setengah jam sebelum Family Run ini dimulai, saya pun mencari-cari yang manakah 'anak saya' yang akan jadi partner saya nanti. Setelah ketemu dan kenalan dengan bapak kandungnya, saya dan Jovan menuju ke garis start. Jovan ini anaknya penurut dan pemalu. Jadi, kalau ditanya ya jawabnya sepatah-sepatah gitu. 

Jovan ini anak yang kuat banget larinya. Beda dengan 'Mak' nya yang cepet banget ngos-ngosan, Jovan lari hingga finish tanpa berhenti kecuali berhenti sebentar untuk minum. Kata Papa Jovan, dia dan papanya pernah lari lebih jauh dari ini. Ya wajar kalau fisiknya kuat ya. 

BANYAK RINTANGAN YANG HARUS DILALUI

Dok. Pribadi || While running

Nah, di sepanjang track 3KM ini, anak-anak dan pendampingnya harus melewati 5 rintangan. Rintangan pertama adalah Tire Hop. Peserta harus melewati rintangan ini dengan melompat melalui beberapa ban yang sudah disusun. Seru banget karena pada rebutan dan cepat-cepatan menyelesaikannya. 

Rintangan kedua ada Lim-Bo. Peserta harus melewati palang sambil agak nunduk biar gak kejedot. Yang nunduk kebanyakan para orang tua sih, untuk ketinggian anak-anak sih palangnya masih agak lebih tinggi lah. 

Di rintangan ketiga, peserta harus melewati area Foam Zone. Busanya ditiupkan dari kipan angin super kencang. Jadi bisa sedikit adem lah setelah kepanasan dan keringatan lari melewati track. 


Ada The Floor is Lava di rintangan keempat. Anak-anak dan orang tua disuruh melompati papan-papan yang dicat seolah-olah batu untuk berpijak dan sisa alasnya dicat seperti lava dan api. Anak-anak sebisa mungkin melompat dengan hati-hati dan menghindari jatuh ke api. 

Rintangan terakhir adalah yang terseru menurut saya. Kami harus melewati Inflatable. Inflatable ini adalah benda yang menggelembung karena diisi udara nitrogen, helium dan hidrogen. Bentuk inflatable ini ada macam-macam, ada bola raksasa, istana, hingga slider permainan anak-anak. Kami harus berlari dalam inflatable sambil mengatur keseimbangan agar gak jatuh. 

Lari 3KM dan melewati rintangan ini gak seberapa karena terbayarkan dengan keindahan Danau Lagoi Bay yang indah dengan airnya yang kecoklatan. 

DAPAT MEDALI DAN DOORPRIZE

Dok. GenPi Bintan || All finishers got a medal

Setiap finisher akan mendapat medali dari panitia; satu untuk pendamping dan satu untuk anaknya. Jadi kebanggaan sendiri untuk peserta karena walaupun terlambat, tapi masih bisa tiba di garis fisnih. Lebih kerennya, selain diberikan air mineral dan Pocari Sweet, kita juga bisa menikmati air kelapa muda secara gratis sepuasnya. 

Setelah semua peserta sampai di garis finish, acara dilanjutkan dengan pembagian doorprize. Nah, jadi, saat kita mengambil race pack sebelum lari, kita dikasih 1 kupon untuk diundi. Kupon itu kita masukkan ke tempatnya dan kemudian akan dipilih secara random siapa pemenangnya di depan umum. 

Dok. Pribadi || Medali untuk para peserta yang berhasil sampai di garis finish

Banyak banget doorprize di acara Mandiri International Bintan Marathon 2019 ini. Ada kipas angin meja, kettle listrik, rice cooker, ponsel Samsung Galaxy A2, TV flat 24 inch, mesin cuci, kulkas, pemanggang listrik, dan yang paling besar adalah motor Yamaha Mio 125. Dan tau gak sih, siapa penerima doorprize motor? Anak SD dong.. Alhamdulillah, rezeki anak soleh. Saya? Belum dapat apa-apa. Belum rezeki saya. hiks #sob.

BANYAK SPONSOR DAN KATEGORI SERTA RACE PACK YANG KECE

Dok. Pribadi || After running

Anyway busway, event internasional ini sudah digelar sejak tahun lalu. Jadi, di tahun 2019 ini adalah kali ke dua Mandiri International Bintan Marathon ini digelar. Dari namanya, jelas siapa sponsor utama acara ini, yup, Bank Mandiri. Didukung sponsor lainnya seperti Indofood, Orange Room, Bintan Lagoon Resort, Bintan Resorts Cakrawala, dan banyak lainnya. Gak heran kalau pesertanya sampai ribuan, lha wong hadiahnya aja dikabarkan mencapai 1 Miliar Rupiah.. Wow!

Kategori yang diperlombakan juga bervariasi. Ada Family Run dengan jarak 3KM, Elite Run yang berjarak 10KM, 21KM run untuk kategori Half Marathon, dan 42.1 KM untuk kategori Full Marathon. Family Run dilaksanakan hari Sabtu, 7 September 2019 pukul 16.00 WIB dan 3 kategori lagi dilangsungkan hari Minggu 8 September 2019 mulai pukul 06.00 pagi.

Dok. Pribadi || Race pack collection

Yang bikin lebih seru adalah setiap peserta mendapat race pack dan baju yang bagus banget. Saya suka banget soalnya dengan kombinasi warna hijau tosca dan kuning serta bahan baju yang adem, bikin saya makin jatuh cinta. Dan bikin saya gak nyesel ikutan event ini. 

Walaupun harus panas-panasan dan ditinggal lari sama anaknya, tapi tetep seru juga kok. Walau, anaknya lari lebih kenceng dari Maknya, tetep juga akhirnya sampai finish bareng-bareng. Thanks Mandiri International Bintan Marathon for making my weekend awesome. 

4 Comments:

Istana Jendela Dunia: Tempat Wisata Unik Milik Pak Madun

Sunday, September 08, 2019 Jasmi Bakri 4 Comments


Hi Jasmi Lovers! Hari ini saya mau cerita perjalanan saya jalan-jalan bareng GenPi Bintan dan Blogger Kepri ke Istana Jendela Dunia atau disebut juga Madun Castle a.k.a Istana Madun, tempat wisata yang unik penuh hal-hal mistis. Saya diajak oleh Blogger Lina dari Batam dan Blogger Citra dari Tanjungpinang untuk ikutan trip ini. Kami juga ditemani oleh Ketua GenPi Bintan, Bang Aprijal dan 2 orang sahabat GenPi, Darna dan Putri. 

Sudah 6 bulan saya tinggal di Pulau Bintan, tidak banyak tempat yang sudah saya kunjungi. Padahal, Pulau Bintan sendiri punya banyak sekali tempat wisata yang bisa dijelajahi, seperti pantai-pantai indah, desa-desa wisata hingga ke mangrove tour. Pulau Bintan ini adalah salah satu pulau besar di Kepulauan Riau yang dikelilingi oleh Selat Malaka dan juga Laut Cina Selatan yang kaya akan keindahan wisata baharinya. Secara strategis, pulau ini juga dekat dengan Singapura dan Johor Bahru Malaysia yang bisa dijangkau dengan ferry.

Dok. GenPi Bintan || Berfoto di depan gerbang Istana Jendela Dunia

Balik lagi ke cerita Istana Jendela Dunia, saat diajak oleh teman-teman blogger dan GenPi untuk ikutan trip ini. Saya langsung setuju karena saya penasaran banget dengan Madun Castle ini. Saya pernah lihat satu postingan teman GenPi juga di Instagram dengan latarbelakang rumah yang dibangun oleh Pak Madun dari kayu-kayu dan sampah yang ditemukan di laut. Untuk memecahkan rasa penasaran saya, tanpa pikir dua kali saya pun langsung bilang OKE untuk jalan bareng. Kami pun mengunjungi tempat ini setelah melakukan Mangrove Tour.


MAHA KARYA HASIL KREATIFITAS PAK MADUN

Dok. Pribadi || Salah satu replika berbentuk seperti ular

Istana Jendela Dunia ini adalah hasil kreatifitas Pak Madun dalam mengolah sampah terutama kayu-kayu yang mengotori pantai sekitar Desa Pengudang, tempat di mana istana ini terletak, menjadi sebuah karya seni. Sampah-sampah ini dibuat sedemikian rupa membentuk 'wajah' dari sebuah negara, organisasi atau sekelompok orang yang datang. 

Negara-negara yang sudah dibuatkan reka bentuknya adalah Turki, Inggris, Denmark, Italia, dan Hungaria adalah yang terbaru. Selain itu, ada juga tempat-tempat lain seperti Danau Toba yang dibuatkan di bawah jembatan mengikut bentuk danau dengan Pulau Samosir di tengahnya. Umumnya, kayu-kayu ini dibuat dengan bentuk seperti ular yang mana ada dua tutup botol sebagai mata kanan dan kiri, dan paku panjang seperti lidah ular.  It's creepy, for sure. Ditambah lagi dengan material lain seperti boneka, ban bekas, botol dan kaleng bekas, sampai dengan pelampung bekas sebagai pelengkap dekorasi.


INGIN DIBUATKAN REPLIKANYA? LULUS UJIAN DULU!


Dok. Pribadi || Replika Dinas Pariwisata Pulau Bintan
Istana ini dibangun oleh Pak Madun sejak tahun 1995 dan sudah banyak wisatawan yang datang berkunjung ke sini. Replika yang dibuat adalah hasil dari lulus atau tidaknya tes orang tersebut. Singkatnya, jika ada orang yang berkunjung dan minta untuk dibuatkan replikanya, Pak Madun menguji orangnya terlebih dahulu dan jika orang tersebut lulus tes dari Pak Madun, maka akan dibuatkan replikanya sebagai bentuk prestasi orang itu. Tesnya seperti apa? I have no idea about this. Bisa jadi dari ketulusan hati orang yang berkunjung atau apalah. Kata Pak Madun sih, nanti akan muncul di dalam mimpinya apakah orang itu lulus atau tidak dan keesokan harinya, 'material' replikanya akan muncul di pantai. So weird, indeed. 

Terlepas dari cerita-cerita mistis Pak Madun, tempat ini sangat layak dikunjungi untuk menambah ilmu pengetahuan. Pak Madun sendiri punya wawasan yang cukup luas yang kita bisa tau dari cerita-cerita yang disampaikan beliau. Ya, walaupun beliau bercerita secara random dan kadang susah untuk menangkap maksud ceritanya, tapi bagi saya pribadi, Pak Madun adalah orang yang kaya informasi. Pak Madun tinggal sendiri di istana ini di mana tanah beliau dikelilingi oleh tanah milik PT. Buana Mega Wisatama. Beliau agak khawatir jika PT. BMW menutup jalan menuju istananya karena tidak ada akses lain ke sana melainkan melewati tanah PT. BMW ini. (CMIIW ya, mungkin saya salah dengar apakah PT.BMW atau bukan). 

Dok. Pribadi || Beberapa 'wajah' negara dan organisasi

Selain itu, Pak Madun juga secara tidak langsung mengajarkan adab bertamu dengan gaya bahasanya. "Setelah dipecahkan airnya, harus diminum biar tidak mubazir", kata beliau. Maksudnya adalah, jika sudah dibuka airnya, maka harus dihabiskan sebelum meninggalkan tempat itu dan pulang. Pak madun sendiri berasal dari Buton Sulawesi Tenggara tepatnya di Pulau Muna namun beliau sudah lama merantau ke Pulau Jawa dan akhirnya sampai di Pulau Bintan. 

LOKASI DAN AKSES


Dok. Pribadi || Creepy, isn't it?
Istana Jendela Dunia ini terletak di Desa Pengudang, Kabupaten Bintan yang hanya berjarak sekitar 1 jam dari Pantai Trikora, dan tidak jauh dari Pengudang Bintan Mangrove.  Sangat disarankan kalau ingin berkunjung ke sini, sekalian ambil paket mangrove tour. Jadi, sekayak pribahasa 'sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui', kamu bisa berkunjung ke beberapa tempat dalam sehari.

Dok. Pribadi || Pemandangan area Istana Madun

Madun Castle ini bisa diakses dengan kendaraan bermotor seperti mobil dan motor yang hanya berjarak sekitar 5 menit dari jalan besar. Jalannya agak sedikit tidak rata dan harus memasuki kawasan hutan. Kami sendiri ke sini menggunakan mobil dan ditemani oleh Bang Iwan, pemilik Pengudang Bintan Mangrove. Bang Iwan sebagai orang lokal tentu sangat hafal dengan jalan menuju istana milik Pak Madun ini. Kalau kamu masih baru dengan kawasan Desa Pengudang, kamu bisa hubungi Pak Iwan di nomor 0813-7263-6070 dan minta diantar ke lokasi.

Sebelum pulang, kami minta dibuatkan satu statue atas nama Blogger Kepri dan GenPi Bintan. Kata Pak Madun, akan dibuatkan jika kami lulus ujiannya. Apakah kami lulus tes atau tidak? Entahlah. Sepertinya harus ke sana lagi untuk mencari jawabannya. Lol. 

4 Comments:

Event Bergengsi Batam Jazz and Fashion 2019 Digelar

Tuesday, September 03, 2019 Jasmi Bakri 0 Comments





Hai Jasmi Lovers. Kabar baik nih buat kamu penggemar musik Jazz dan Fashion. Batam Jazz and Fashion (Bajafash) 2019 bakal digelar di Batam tiga hari berturut-turut tanggal 13-15 September 2019. Event internasional yang akan digelar di Radison Golf & Convention Center, Batam ini sangat spektakuler karena akan ada banyak penyanyi dan juga desainer ternama tanah air maupun dari negara Asia Tenggara yaitu Malaysia dan Singapura yang bakal hadir. 

Event ini merupakan event tahunan yang dilaksanakan di Kota Batam Kepulauan Riau dan tahun 2019 ini merupakan kali ke-empat Bajafash diadakan. Event dengan tema 'Diversity in South-East through Music and Fashion' ini akan menghadirkan musisi terbaik dari 3 negara; Indonesia, Malaysia, dan Singapura. 

Event ini juga merupakan ajang promosi wisata Kota Batam untuk menggaet wisatawan khususnya dari Malaysia dan Singapura, begitu yang dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam di depan puluhan travel agen asal Singapura. Beliau mengajak para travel agen untuk membuat trip package ke Kota Batam sekaligus untuk menonton pagelaran musik dan busana ini. Tidak hanya Musik Jazz, pagelaran lain seperti Fashion Show, Talkshow, Workshop, dan EXPO juga bakal digelar pada acara bergengsi ini. 

TURUT HADIR MUSISI TERNAMA TANAH AIR


Musik Jazz yang tidak begitu familiar di kalangan milenial akan dikemas mengikuti cita rasa anak muda. Tidak heran, pada acara ini akan ada banyak penyanyi-penyanyi muda yang ikut memeriahkan acara seperti Marion Rambu Pedy Jola atau yang lebih dikenal dengan panggilan Marion Jola, yang merupakan finalis Indonesian Idol musim ke sembilan dan juga pemenang AMI Awards untuk kategori Penyayi Pendatang Baru Terbaik 2018. 

Dari Malaysia, akan ada Yuka Kharisma yang hadir sebagai duta Negeri Jiran ini, sedangkan dari Singapura akan tampil Steve McQueen, band yang sudah terbentuk sejak tahun 2013. Selain tiga penyanyi papan atas tersebut, akan ada juga penampilan dari Idang Rasjidi and Friends, Light Craft, Road Roots, DJ Jazz Ben serta penampilan dari musisi lokal Kota Batam lainnya. 

Dengan diboyongnya penyanyi-penyanyi muda berbakat ini, diharapkan banyak anak-anak muda milenial yang hadir dan menikmati langsung Jazz Performance yang dikemas dengan selera kekinian. Tentu hal ini jadi salah satu pembuktian bahwa musik Jazz adalah musik yang bisa dinikmati di semua kalangan, tua atau muda. 

FASHION SHOW

Dok. Halaltrip

Berbicara Fashion sendiri, desainer ternama tanah air seperti Chossy Latu yang telah mendesain batik untuk rumah Mode Iwan Tirta selama belasan tahun ini akan tampil dengan memadukan batik pada karya-karyanya. Akan ada juga Itang Yunasz yang akan menampilkan busana muslim pada Bajafash Fashion Runaway 2019 ini. Itang Yunasz yang sudah terkenal hhingga mancanegara ini bukan hanya seorang desainer terkenal Indonesia tapi juga seorang penyanyi dan pemain film. 

Awang Kagunan, yang akrab disapa Bunda Awang, ikut menampilkan masterpiece nya melalui konsep Eco Printing. Desainer asal Yogyakarta ini mengembangkan seni olah kain Eco Printing pada karyanya sebagai pengembangan bisnisnya. Awang sendiri mengaku bahwa Eco Printing ini akan diperhitungkan kehadirannya dalam industri fashion. Wanita pencetus brand Kagunan Kain Indonesia ini juga mengatakan metode Eco Printing menggunakan bahan alami dan ramah lingkungan. 

WORKSHOP DAN TALKSHOW


Selain Jazz Performance dan Fashon Show, lantas ada apa lagi? Pada hari Jumat dan Sabtu 13 - 14 September 2019 akan ada workshop merajut dari Komunitas Rajuters yang pastinya akan menarik sekali bagi kamu yang hobi dengan knitting. Ada juga Workshop Eco Printing dan Workshop Batik yang akan digelar pada hari yang sama yang bisa diikuti oleh pengunjung untuk menambah wawasan baru. 

Talkshow yang membahas musik di era digital juga akan dilaksanakan di event internasional ini. Di samping itu, event ini juga menjadi ajang promosi Kota Batam bebas sampah yang akan dibahas dalam talkshow berjudul 'Seberapa Parahkah Sampah di Batam?' Tentu hal ini akan menjadi kesempatan baik untuk mengajak masyarakat dan juga public figure, khususnya dari Kota Batam sendiri untuk menjaga lingkungan dan dapat menunjang penjualan paket wisata ke Kota Batam.  


GET YOUR TICKET!


Harga tiket Bajafash 2019 ini dibandrol dengan harga Rp.350.000,- untuk kelas Festival dan Rp.500.000,- untuk VIP. Harga ini tentu sesuai bagi kamu yang pecinta musik Jazz dan juga Fashion untuk hadir ke event keren ini. Worth it!

Bagi kamu yang ingin memesan tiket, bisa kirim pesan melalui no WhatsApp +62812-7754-7750 atau +6289-9481-3847.

See you there!


0 Comments: