Istana Jendela Dunia: Tempat Wisata Unik Milik Pak Madun

Sunday, September 08, 2019 Jasmi Bakri 5 Comments


Hi Jasmi Lovers! Hari ini saya mau cerita perjalanan saya jalan-jalan bareng GenPi Bintan dan Blogger Kepri ke Istana Jendela Dunia atau disebut juga Madun Castle a.k.a Istana Madun, tempat wisata yang unik penuh hal-hal mistis. Saya diajak oleh Blogger Lina dari Batam dan Blogger Citra dari Tanjungpinang untuk ikutan trip ini. Kami juga ditemani oleh Ketua GenPi Bintan, Bang Aprijal dan 2 orang sahabat GenPi, Darna dan Putri. 

Sudah 6 bulan saya tinggal di Pulau Bintan, tidak banyak tempat yang sudah saya kunjungi. Padahal, Pulau Bintan sendiri punya banyak sekali tempat wisata yang bisa dijelajahi, seperti pantai-pantai indah, desa-desa wisata hingga ke mangrove tour. Pulau Bintan ini adalah salah satu pulau besar di Kepulauan Riau yang dikelilingi oleh Selat Malaka dan juga Laut Cina Selatan yang kaya akan keindahan wisata baharinya. Secara strategis, pulau ini juga dekat dengan Singapura dan Johor Bahru Malaysia yang bisa dijangkau dengan ferry.

Dok. GenPi Bintan || Berfoto di depan gerbang Istana Jendela Dunia

Balik lagi ke cerita Istana Jendela Dunia, saat diajak oleh teman-teman blogger dan GenPi untuk ikutan trip ini. Saya langsung setuju karena saya penasaran banget dengan Madun Castle ini. Saya pernah lihat satu postingan teman GenPi juga di Instagram dengan latarbelakang rumah yang dibangun oleh Pak Madun dari kayu-kayu dan sampah yang ditemukan di laut. Untuk memecahkan rasa penasaran saya, tanpa pikir dua kali saya pun langsung bilang OKE untuk jalan bareng. Kami pun mengunjungi tempat ini setelah melakukan Mangrove Tour.


MAHA KARYA HASIL KREATIFITAS PAK MADUN

Dok. Pribadi || Salah satu replika berbentuk seperti ular

Istana Jendela Dunia ini adalah hasil kreatifitas Pak Madun dalam mengolah sampah terutama kayu-kayu yang mengotori pantai sekitar Desa Pengudang, tempat di mana istana ini terletak, menjadi sebuah karya seni. Sampah-sampah ini dibuat sedemikian rupa membentuk 'wajah' dari sebuah negara, organisasi atau sekelompok orang yang datang. 

Negara-negara yang sudah dibuatkan reka bentuknya adalah Turki, Inggris, Denmark, Italia, dan Hungaria adalah yang terbaru. Selain itu, ada juga tempat-tempat lain seperti Danau Toba yang dibuatkan di bawah jembatan mengikut bentuk danau dengan Pulau Samosir di tengahnya. Umumnya, kayu-kayu ini dibuat dengan bentuk seperti ular yang mana ada dua tutup botol sebagai mata kanan dan kiri, dan paku panjang seperti lidah ular.  It's creepy, for sure. Ditambah lagi dengan material lain seperti boneka, ban bekas, botol dan kaleng bekas, sampai dengan pelampung bekas sebagai pelengkap dekorasi.


INGIN DIBUATKAN REPLIKANYA? LULUS UJIAN DULU!


Dok. Pribadi || Replika Dinas Pariwisata Pulau Bintan
Istana ini dibangun oleh Pak Madun sejak tahun 1995 dan sudah banyak wisatawan yang datang berkunjung ke sini. Replika yang dibuat adalah hasil dari lulus atau tidaknya tes orang tersebut. Singkatnya, jika ada orang yang berkunjung dan minta untuk dibuatkan replikanya, Pak Madun menguji orangnya terlebih dahulu dan jika orang tersebut lulus tes dari Pak Madun, maka akan dibuatkan replikanya sebagai bentuk prestasi orang itu. Tesnya seperti apa? I have no idea about this. Bisa jadi dari ketulusan hati orang yang berkunjung atau apalah. Kata Pak Madun sih, nanti akan muncul di dalam mimpinya apakah orang itu lulus atau tidak dan keesokan harinya, 'material' replikanya akan muncul di pantai. So weird, indeed. 

Terlepas dari cerita-cerita mistis Pak Madun, tempat ini sangat layak dikunjungi untuk menambah ilmu pengetahuan. Pak Madun sendiri punya wawasan yang cukup luas yang kita bisa tau dari cerita-cerita yang disampaikan beliau. Ya, walaupun beliau bercerita secara random dan kadang susah untuk menangkap maksud ceritanya, tapi bagi saya pribadi, Pak Madun adalah orang yang kaya informasi. Pak Madun tinggal sendiri di istana ini di mana tanah beliau dikelilingi oleh tanah milik PT. Buana Mega Wisatama. Beliau agak khawatir jika PT. BMW menutup jalan menuju istananya karena tidak ada akses lain ke sana melainkan melewati tanah PT. BMW ini. (CMIIW ya, mungkin saya salah dengar apakah PT.BMW atau bukan). 

Dok. Pribadi || Beberapa 'wajah' negara dan organisasi

Selain itu, Pak Madun juga secara tidak langsung mengajarkan adab bertamu dengan gaya bahasanya. "Setelah dipecahkan airnya, harus diminum biar tidak mubazir", kata beliau. Maksudnya adalah, jika sudah dibuka airnya, maka harus dihabiskan sebelum meninggalkan tempat itu dan pulang. Pak madun sendiri berasal dari Buton Sulawesi Tenggara tepatnya di Pulau Muna namun beliau sudah lama merantau ke Pulau Jawa dan akhirnya sampai di Pulau Bintan. 

LOKASI DAN AKSES


Dok. Pribadi || Creepy, isn't it?
Istana Jendela Dunia ini terletak di Desa Pengudang, Kabupaten Bintan yang hanya berjarak sekitar 1 jam dari Pantai Trikora, dan tidak jauh dari Pengudang Bintan Mangrove.  Sangat disarankan kalau ingin berkunjung ke sini, sekalian ambil paket mangrove tour. Jadi, sekayak pribahasa 'sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui', kamu bisa berkunjung ke beberapa tempat dalam sehari.

Dok. Pribadi || Pemandangan area Istana Madun

Madun Castle ini bisa diakses dengan kendaraan bermotor seperti mobil dan motor yang hanya berjarak sekitar 5 menit dari jalan besar. Jalannya agak sedikit tidak rata dan harus memasuki kawasan hutan. Kami sendiri ke sini menggunakan mobil dan ditemani oleh Bang Iwan, pemilik Pengudang Bintan Mangrove. Bang Iwan sebagai orang lokal tentu sangat hafal dengan jalan menuju istana milik Pak Madun ini. Kalau kamu masih baru dengan kawasan Desa Pengudang, kamu bisa hubungi Pak Iwan di nomor 0813-7263-6070 dan minta diantar ke lokasi.

Sebelum pulang, kami minta dibuatkan satu statue atas nama Blogger Kepri dan GenPi Bintan. Kata Pak Madun, akan dibuatkan jika kami lulus ujiannya. Apakah kami lulus tes atau tidak? Entahlah. Sepertinya harus ke sana lagi untuk mencari jawabannya. Lol. 

5 comments:

  1. Menarik nih Madun Castle. Saya ketinggalan info, coz baru dengar:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seru banget ke sana tuh. banyak tau info baru. Agak creepy sih, tapi asik. hehehe

      Delete
  2. keren bgt.... kreatif...cuma yg bikin penasaran ujiannya kayak mana ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. berasa kayak sekolah lagi ya. Ujian kemurnian hati kali. Entahlah

      Delete
  3. Baru dengar nih soal Madun Castle :D

    Regards,
    Dee Rahma

    ReplyDelete