Andai Ibuku Masih Ada, Akan Kuberikan Beliau Bunga

Bunga untuk Hari Ibu


Hari ini terik banget di luar. Pikiranku tiba-tiba random ingat tentang memori aku dan Mama. Aku ingat lagi bahwa beliau suka banget sama bunga. 'Ah, aku pengen ngasih bunga untuk Hari Ibu untuk Mama', kataku dalam hati. Hmm, gak heran sih, akhir-akhir ini lagi ngetren merayakan momen indah seperti Hari Ibu dengan memberi ibu buket bunga. Ah, so sweet gak sih?

AC di kamarku udah aku set di suhu 16 derajat, kipas paling kencang, dan powerful. Adem. Ah, semoga aja cucianku hari ini bisa kering setelah kehujanan lagi kemarin sore. 'Makanya, sebelum keluar rumah tuh jemurannya dipindahin dulu, mbak. Apalagi cuaca lagi gak menentu gini', batinku.

Gak ada kerjaan hari ini. Aku cuma ngetem di kamar beresin beberapa artikel yang akan jatuh tempo kurang dari 24 jam lagi. Ngebut banget dong aku sis. 'Makanya, kalau ada kerjaan tuh jangan ditunda-tunda. Kan gak enak dikejar-kejar hutang kayak gini', batinku lagi. Btw, aku emang aneh, suka ngobrol dengan diri sendiri dan sering membatin dalam hati.

Aku keluar kamar untuk minum sambil ngecek pesan daring yang entah udah berapa ratus angkanya. Aku tau betul itu pasti chat di grup blogger yang gak pernah sepi dari pembahasan. Segalanya dibahas, mulai dari cara menaikkan performance blog sampai ke hal-hal bucin yang remeh temeh. 

Aku pun tertarik dengan bahasan satu grup WhatsApp lain 'Belajar Lebih Baik' yang membernya geng kerjaku di perusahaan lama yang ngebahas tentang bakti kepada orangtua. Saat itu lah hatiku jadi sendu. 'Ah, aku kangen Mama', batinku lagi. 

Aku cuma jadi silent reader dan nyimak aja bahasan mereka sambil puk-puk diri sendiri. Aku pun nelpon kakakku di kampung dan nanyain kabarnya dengan bahasa Aceh yang kental.

'Kiban haba, kak? Peu peuget nyoe?'
(Gimana kabarnya kak? Lagi ngapain tu?)

'Haba get. Peuna telpon? Hana jak kerja?'
Kabar baik. Kenapa telpon? Gak pergi kerja?

'Hana kerja uroe nyoe. Hai lon telpon syit. Kangen kuh'.
Gak ada kerjaan hari ini. Sengaja aja mau telpon karena kangen.

Obrolan itu gak lama, cuma 3 menit aja. Cukup lah untuk melepas kangen dengan keluarga. Aku juga bukan tipe manusia yang suka mengekspresikan perasaan aku ke keluarga. Jarang aku ngehubungi mereka bilang kangen atau sekedar tanya kabar. Jadi wajar kakaku tanya ada apa kok tumben-tumbenan aku nelpon. Hahaha, adik durhaka! 

22 Tahun Tak Bersama Mama


Mamaku meninggal saat aku berumur 8 tahun. Iya, kelas 3 SD. Mulai saat itulah aku diasuh nenekku dan sesekali dijenguk Ayahku yang kerja di luar kota. Jauh dari orangtua di usia sekecil itu tentu ada baik buruknya bagi aku. Well, baiknya aku bisa mandiri dan terbiasa mengerjakan apa-apa sendiri, tapi di sisi lain aku gak mampu mengelola emosi. Sampai di usia sekarang pun aku masih belum terlalu bisa mengontrol perasaan terlebih lagi jika itu menyangkut kasih sayang. 

22 tahun bukan waktu yang singkat tanpa Mama. Kalau aku ceritakan ups and downs pasti gak cukup di tulisan ini aja. Sesekali datanglah ke rumah, akan kukisahkan semuanya dari awal sampai akhir tanpa ada sisa. Gimana aku bangkit dari masa-masa sulit, gimana aku bisa mencari motivasi saat aku sedih sendiri. 

Datanglah temui aku, kita ngopi bareng, akan kukisahkan betapa perjuangan aku merubah keadaan dari tidak baik-baik saja menjadi baik-baik saja itu nyata. Kemarilah, biar kamu tau seberapa besar luka di kakiku menapak tanpa alas dan sedalam apa luka di hati ketika butuh tanpa balas.

Kalau diingat-ingat lagi, aku bersyukur pada Allah dengan keadaan yang udah aku lalui. Kalau gak gitu mungkin aku gak akan jadi semandiri ini. Biarlah kenangan-kenangan itu jadi bintang tamu saat aku berdoa. Apapun, kuharap orangtuaku dua-duanya ada di surga.


Andai Mamaku Masih Ada, Akan Kuberi Beliau Bunga

Bunga untuk Hari Ibu
Aku dan Ibu angkat. Selalu ada cinta di mana-mana.

Mamaku suka bunga. Aku masih ingat di halaman rumah aku penuh dengan bunga yang dirawat mamaku. Seminggu sekali mama pasti akan beli bunga baru. Kadang-kadang Mama suka tukaran benih bunga dengan tetangga sebelah.

Mamaku juga sering ngambek dengan Ayah. Kalau dipikir-pikir, Ayah lebih sering manjain istrinya daripada anak-anaknya. Mamaku tipikal orang yang manja, Ayahku pula jenis laki-laki yang gak pernah habis stok cinta untuk keluarganya. Ah, mereka itu sangat romantis.

Saat aku kecil aku pernah diajak Ayah ke toko bunga. Saat itu Mamaku lagi ngambek, aku pun gak tau kenapa. Sampai di toko bunga, Ayahku bilang 'Cara memujuk Mamamu itu gampang aja. Beli dia bunga'. Semenjak hari itu, pulang dari bermain aku suka bawakan bunga Kembang Sepatu untuk Mama yang kupetik di halaman rumah orang biar aku gak dimarahin karena pulang dengan keadaan kotor dan ingusan.^^

Mamaku emang agak beda. Bunga bisa aja jadi moodboosternya. Gak peduli seberapa berat hari-harinya karena anak-anaknya rewel, gak peduli seberapa capeknya beliau mengurus isi rumah, beliau pasti sempat mengurus bunga. Ah, aku pernah punya foto jadul halaman rumahku, entah di mana sekarang tuh foto. Hilang karena banjir kali ya.

Ah, aku pengen banget bisa kasih bunga untuk Hari Ibu tahun 2020 ini. Semoga bisa kasih buket bunga untuk ibu mertua. Eh. Aminkan atuh nitizen.

Kenapa Harus Bunga?

Bunga untuk Hari Ibu
Dok. FlowerAdvisor

Bunga identik dengan simbol cinta dan kasih sayang. Hampir semua momen bahagia yang melibatkan cinta di dalamnya dirayakan dengan bunga. Gak cuma itu, bunga juga bisa dijadikan media untuk minta maaf dan juga dekorasi hari-hari penting. Jadi gak heran banyak orang yang akan selalu menghadirkan bunga di acara spesialnya. Nah, berikut 4 alasan kenapa kamu harus memberi bunga kepada orang yang kamu sayang:

 Memberi bunga adalah hal yang romantis

Hal ini udah gak asing lagi. Masyarakat punya memori kolektif dan percaya bahwa sesuatu yang melibatkan bunga adalah hal yang romantis. Adegan-adegan di acara televisi saat seorang pria melamar wanita juga turut menghadirkan bunga sebagai hadiah. Jadi, maysrakat sudah sangat setuju bahwa bunga adalah romansa yang indah.

 Bunga mampu meluluhkan hati

Wanita mana yang gak meleleh hatinya jika diberi bunga apalagi oleh orang yang tercinta? Bunga sukses bikin baper cewek saat cowoknya minta maaf. Sekesal apapun seorang cewek, pasti akan cair dan sangat emosional saat diberi bunga.

Bunga sebagai simbol saat bibir tak mampu berucap

Ada saat di mana seseorang gak mampu mengungkapkan perasaannya entah karena malu, entah karena terlalu gugup. Saat itulah bunga mengambil peran. Bunga mampu menjelaskan sebesar apa cinta di hati seseorang dan seseorang itu juga ingin perasaannya dibalas setimpal. Bunga adalah perantara bagi dua insan yang jatuh cinta.

Bunga sebagai alat pengobat rindu

Bunga memang layak disebut #BridgingtheDistance karena ia mampu menghapus rindu. Banyak orang yang akan mengirim bunga untuk pasangannya yang LDR-an sebagai pengingat bahwa manusia di seberang sana juga merasakan hal yang sama; rindu yang menunggu waktu untuk temu.


Beli Bunga Untuk yang Tersayang di Toko Bunga FlowerAdvisor

Bunga untuk Hari Ibu
Dok. FlowerAdvisor 

Jadi, gimana? Mau beli bunga untuk siapa? Pacar? Kakak/adik? Ibu? Masih bingung mau milih bunga yang mana yang sesuai dengan karakter dan momennya? Serahkan aja pada ahlinya.

FlowerAdvisor adalah toko bunga berkonsep e-commerce yang ada di Jakarta yang siap membantu kamu memilih bunga yang tepat untuk orang yang tepat.Jadi buat kamu yang jauh dan ingin memesan bunga pun don't worry be happy.

Memesan secara online kamu pun akan dibantu dengan kolom pilihan untuk keperluan apa dan berapa budget yang kamu punya. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan Customer Service 24 jam untuk pilihan bunga yang sesuai dengan acara kamu.

Selain itu, kamu akan mendapatkan layanan gratis ongkos pengiriman jika bunganya dikirim pada hari yang sama. Dengan ini, FlowerAdvisor berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik sebagai jaminan kepuasan pelanggan. Selain itu, jangkauan pengiriman FlowerAdvisor pun luas banget. Pesanan bunga kamu bisa dikirim ke 110 negara dan seluruh daerah di Indonesia.

Ohya, di FolowerAdvisor juga berbagai kategori, mulai dari buket bunga, flower box, sampai papan bunga. Buket bunga akan disulap sekreatif mungkin sesuai dengan pesanan. Paduan bunga-bunga yang dirangkai akan dipadukan berdasarkan warna, jenis bunga, dan jenis daun yang jadi pelengkap. Flower box tampil dengan lebih elegan dan cantik yang cocok banget untuk acara anniversary atau ulang tahu. Sedangkan papan bunga biasanya diberikan untuk momen-momen besar seperti pernikahan, launching atau peresmian.

Jadi, masih ragu untuk memberi bunga untuk ibu dan juga si dia? Tidak? Syukurlah. Ungkapkan cinta dan kasih sayang kamu melalui bunga. FlowerAdvisor dulu, bahagia kemudian. ^^



54 Responses to "Andai Ibuku Masih Ada, Akan Kuberikan Beliau Bunga"

  1. Bunga itu emang identik sekali ya dengan tanda cinta. Jadi mewek baca ceritanya :(( Mama kakak pasti bangga lihat kakak jadi sehebat sekarangh, *peluk online*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sending virtual hug. Hehehehe.. Makasih banyak utk supportnya amel..

      Delete
  2. Semoga mamanya bisa bahagia dengan ketulusan Mbak untuk memberi ke beliau. Emang, bunga itu sesuatu yang membuat perasaan jadi happy dan tenang. Aku suka dikasih bunga :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tooosss.. kayaknya jarang ada cewek yang gak mau dikasih bunga ya..

      Delete
  3. ibumu pasti bangga sama kamu Jasmi. Peluk untukmu :) Kirim doa selalu untuk ibu :)

    ReplyDelete
  4. Ikutan sedih mbak....semoga almarhumah ibunda tenang disana ya...alfatehah buat beliau.....bunga memang simbul tanda cinta, seseorang yang suka akan bunga menandakan bahwa dia berhati lembut, ini menurutku hehehe....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku setuju mbak. Mereka yang suka bunga adalah yang oenuh kelembutan dan kasih sayang..

      Delete
  5. yang biasanya langsung beli ke tokonya, sekarang mudah tinggal pesan lewat webnya ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu. Bisa konsultais dlu sebelum milih biar gak salah beli.

      Delete
  6. Terharu mbak bacanya, Alfatihah untuk ibunda tersayang. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di surga. Aamiin.
    Meski ibu udah gak ada, semoga keberadaan ibu mertua bisa mengobati rasa kangen mbak ke sosok ibu, ya. Bunga memang bisa jadi hadiah terbaik untuk ibu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aduh harusnya bisa tag orangnya ya. Tpi hilal nya pun belum keliatan. Hehehehe.. makasih banyak udh support yes

      Delete
  7. Wah, makin mudah aja berkasih sayang.. semoga kemesraan selalu terjaga dengan orang2 dekat kita. amiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dengan hal simpel memberi bunga aja kita udah bisa membahagiakan lho ya.

      Delete
  8. Bunga identik dengan simbol cinta dan kasih sayang... keingat pada zaman itu ketika pertama kali mendekati wanita dan membeli bunga malu malu. Sekarang jadi lebih mudah ya mba, bisa online gini. Aku juga belum pernah berikan ibu bunga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekalian ada delivery nya tuh. Jadi aman aja click, pay, send

      Delete
  9. Peluk jauh untuk Kak Jasmi, sama sama Ibuku juga suka sekali bunga dan tanaman. Wah ada floweradvisor yang bisa pilih bucket bunga sesuai keinginan ya kak sekarang, mau beli juga buat nanti valentinee :'))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku pun pengen beli bunga utk diri sendiri. Eh.. habisnya gak ada mamas yang mau belikan. Wkwkwkwkwk

      Delete
  10. aku paling suka sama yang namanya bunga mba, apa karena unsur namaku ada "mawarni" nya jadi apa-apa selalu suka sama bunga mawar. Apalagi gasabar nanti bulan Februari adalah hari special aku, aku dikasih bunga ga yaa sama suami hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya yang namanya Mawarni itu berani tpi disaat2 tertentu hatinya lembut. Hehehe.. sok tau ya aku.

      Delete
  11. Halo Ka Jasmi, ini kali kedua mampir . Salam kenal yaa...

    Baru prolognya aja aku udah ikutan trenyuh. Pasti sedih ya ditinggal sedini itu. Kuat sekali kamu Kak.

    Dan pas banget alm Mama Kak Jasmi suka bunga ya. Bunga memang bikin hati jadi lebih baik. Jujur, aku dulu ga suka bunga, tapi semenjak menikah dan jadi ibu lihat bunga kayanya bikin bahagia. Mungkin perasaan lelah dan stress bisa terminimalisir karena kehadiran bunga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu.. Aku suka bunga. Tapi belum coba utk gardening kayak ibu aku. Pasti mati bunganya ditangan aku tum hahahaa

      Delete
  12. aamiin, aku doakan tahun 2020 ini dah punya ibu mertua dan bisa kasi bunga biar ibu senang. . :)

    ReplyDelete
  13. sebenarnya ungkapan paling tepat memang lewat kata-kata, tetapi bunga terkadang bisa menguatkannya, bahkan tanpa perlu kata-kata. cukup pilih bunga yang tepat sesuai suasana, kalau bingung, ke Flower Advisor aja, ya kan?

    ReplyDelete
  14. Peluk kak Jasmi. Mama pasti bahagia di sana, melihat kakak sudah mandiri dan bisa berkarya.

    ReplyDelete
  15. Brebes Mili aku bacanya mba jasmi, hiksss

    Kalo aku, tinggal ibu doank Mba, ayah udah 4 tahun gak ada..

    Beliau satu-satunya orangtua yang tersisa karena mertua juga udah berpulang.

    Aku pun jadi kepengen kasih kejutan buat ibu dengan buket bunga..

    ReplyDelete
  16. kalau aku dari kecil sama nenek dan kakek, ibu di perantauan tetapi memang sosok ibu tak ada gantinya. mengenai bunga belum pernah kasih. nah ini bisa membantu aku untuk kasih kejutan ke ibu. thanks

    ReplyDelete
  17. Jadi pengen kasih bunga juga ke emak aku tersayang.
    Jarang² juga ada anak Milenial yang ngasih emaknya bunga, apalagi kyak saya ini yang hanya seorang anak desa.

    ReplyDelete
  18. hahaha... sama mbak, aku kalau nelpon ibu/kakak pasti pertanyaan pertama "ada apa nelpon?"
    Jadi kesannya kalau nelpon itu karena ada hal yang penting banget atau bahkan darurat

    ReplyDelete
  19. Aku jadi sedih kak baca ceritanya. Almarhumah Mama Kakak suka banget bunga. Di umur sekecil itu Kakak inget sama momen-momen bersama beliau 😭. Semoga Almarhumah diberi tempat terbaik di sisiNya aamiin

    ReplyDelete
  20. Bunga memang jadi hadiah terbaik untuk menunjukkan perasaan cinta ya Mbak. Untunglah sekarang bisa dibeli online di toko bunga seperti FlowerAdvisor

    ReplyDelete
  21. Seperti Mamamu, aku juga suka bunga. Bedanya kutanam sendiri. Saat mawar berbunga, aku akan memetiknya dan meletakkan di dekat tempat menulis. Suami dan si mbarep yang sudah remaja pernah tanya kenapa, dan kujawab memang untuk indah dan baunya aku tanam mawar. Jika tetap di pohon, aku tak dapat menikmatinya kecuali dibuatkan meja kursi kerja di sana.
    Hihihi. Malah curcol

    ReplyDelete
  22. Aku juga suka bunga, dan menanam mereka untuk menikmatinya. Kadang kalau ada mawar yang berbunga, aku akan mengambilnya dan meletakkan di dekat meja kerja. Agar dapat menikmati indah dan baunya.
    Semoga jadi kenangan anak dan memberi bunga, kelak.

    ReplyDelete
  23. terima kasih sarannya. buat saya yg di depok ujung, susah cari bunga, jadi bisa pesan online aja

    ReplyDelete
  24. Masih kecil banget ya kak, ditinggal ibu. Saya juga udah ga punya mama. Pengen kirin bunga ke kuburannya aja kalo hari ibu.

    ReplyDelete
  25. Nanya serius, bila perlu balas di wasap. Ini kalau aku pesan bunga di floweradvisor free ongkir gak sih mbak?

    ReplyDelete
  26. Mba, aku ikutan sedih bacanya, Alfatihah.
    .
    Aku malah jadi kepikiran ngirim bunga untuk diriku sendiri hehehe. Keren ya FlowerAdvisor ini bisa kirim ke 110 negara, terus customer carenya 24 jam

    ReplyDelete
  27. Kirim bunga cinta lewat doa buat mamamu mba..

    Bgus2 model bunganya. Bunga itu indah, jd kalau yg serba indah pasti orang suka.

    ReplyDelete
  28. Mamaku juga suka bunga. Beliau selalu mengajarkan cara merawat bunga padaku dari kecil. Mama juga mengajarkan makna dari bunga-bunga yang beliau tanam.
    Makasih kak, baca tulisan ini di pagi hari aku jadi teringat mamaku yang jauh juga.

    ReplyDelete
  29. jadi kalau liat bunga maka akan selalu terkenang akan ibu ya. ayoo kamu belajar tanam bunga, setidaknya bs merasa ada ibu yg hadir melihat keindahan bunga di halaman

    ReplyDelete
  30. Kisah pembuka di awal artikel ini bikin aku mellow
    Duh kangen Ibu jadinya. Langsung pengen telp Ibu nun jauh di sana
    Luar biasa dirimu bertumbuh jadi seperti sekarang tanpa pendampingan ibu, sungguh itu luar biasa lho
    Beliau pasti tersenyum membaca ketulusan dalam kisah ini

    ReplyDelete
  31. Kisah riil ini sangat menyentuh. Tulisan yang bagus, Mbak. Kalau alm bapak n ibu aku, suka banget sama namanya bunga sedap malam. Beliau selalu pesan, kalau ke makam beliau, kalau bisa bawain bunga itu.

    ReplyDelete
  32. Prolognya bikin haru Mbak. Jadi ingat inu di rumaj. Ibu saya masih ada tapi saya belum pernah kasih bunga ke beliau, padahal memberikan kejutan meski itu hanya dengan bunga pasti sudah sangat berkesan ya Mbak. Apalagi kalau kita tahu ibu kita juga suka bunga.

    ReplyDelete
  33. Iyaaa bunga itu tanda cinta.. aq juga sukaaa.. tapi ga suka nanamnya hahaha.. untung yaa ada floweradvisor

    ReplyDelete
  34. Sedihnya kehilangan mama di usia muda ya mbak :( Ponakan ku juga kehilangan mama umur muda sekali, 8 tahun 10 bulan. Sekarang yang merawat ibu saya, karena Bapaknya (abang saya) kerja di luar kota (tp pulang 2 x seminggu). Semoga mereka selalu merasa disayang dan tidak kekurangan kasih sayang :''(

    Btw kalo ke keluarga kayaknya kami ga pernah kasi bunga, nggak biasa aja, tapi kalo kasi duit itu wajar banget :D

    ReplyDelete
  35. Wah bisa lewat web yaa.. keren bet inovasinya dehh

    ReplyDelete
  36. Bener banget bunga itu identik makna cinta dan kasih.... Kerinduan sosok ibu memang tak bisa digantikan apapun, kenangan kan selalu ada. Iring doa dan buket bunga menjadi pelengkap rasa rindu yang tak terbendung

    ReplyDelete
  37. Peluk kak jasmin...
    Pasti mamanya bangga sama kaka...
    Bunga memang jadi lambang cinta ya

    ReplyDelete
  38. ayahnya romantis ya
    andai mamanya msh hidup pasti akan terus romantis di hari tua.
    semoga nti dpt pasangan hidup yg jg romantis ya.
    klu ga dapat ya seperti sy..yg harus duluan memancing suami romantis ..toh perempuan kan ga harus menunggu..tp bisa memulai

    ReplyDelete
  39. Terharu baca tulisannya Kak Jasmi. Auto ingat mamaku yang di kota lain dan jadi kangen akunya. Semoga mama kakak udah bahagia di sana ya. Bunga memang jadi lambang cinta ya, Kak, apalagi kalau bunga deposito... hehehe

    ReplyDelete
  40. Kakak, peluk dirimu dari jauh dan ikut mendoakan agar ibunya Kak Jasmi sudah berbahagia di sana ya. Sekarang tugas anaknya melanjutkan perjalanan dengan penuh semangat. Sesekali bolehlah bawa bunga ke pusara dan mengiringinya dengan untaian doa

    ReplyDelete
  41. Semoga Alm. Mama mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Saya bisa membayangkan betapa sedih dan rasa yang hilang, sejak kecil jauh dari orang tua :( . Keep strong ya, Mbak.

    Iya, andai saja Mama masih ada ya, pasti akan dibelikan bunga-bunga di hari Ibu sebagai ungkapan kasih sayang, cinta dan sebagainya. :)

    ReplyDelete
  42. I feel you mbak... ibuku juga sudah tiada. Ditinggal ibu itu memang luar biasa ya rasanya. Aku pun akan melakukan hal yang sama deh kalau ibu masih ada...

    Btw, sekarang beli bunga pun mudah ya. Jadi pengen dikirimin bunga sama suami.

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel