Cara Mencuci Baju Musim Panas Agar Tetap Awet dan Tidak Mudah Rusak

Cara Mencuci Baju Musim Panas Agar Tetap Awet dan Tidak Mudah Rusak

Satu hal yang paling menyebalkan dan membingungkan pasca traveling di musim panas adalah bongkar koper dan mencuci baju kotor. Karena liburan musim panas identik dengan berlibur ke pantai, sudah bisa dipastikan pakaian yang dibawa didominasi baju kaos berwarna putih dan outer tipis berbahan sifon untuk wanita. Lantas gimana cara mencuci baju musim panas ini agar tetap awet?

Indonesia adalah nusantara yang kaya dengan wisata baharinya. Pantai-pantai di Indonesia sangat eksotis hingga menarik banyak pengunjung baik domestik dan mancanegara untuk berlibur saat musim panas. Secara umum, musim di Indonesia dibagi menjadi 2; musim hujan dan musim panas. Tahun 2020 ini, musim panas di negara tropis ini diperkirakan akan datang pada bulan April hingga September. Sudah ada rencana mau berlibur ke mana?

Pantai yang Menarik Dikunjungi Saat Musim Panas di Indonesia


Musim panas akan segera datang. Jika kamu berniat untuk berlibur saat musim panas, kamu bisa menyiapkan itinerarynya mulai dari sekarang agar perjalanan kamu lebih rapi dan terorganisir. Jika kamu masih bingung menentukan destinasi wisata, berikut 3 pantai yang bisa jadi tujuan kamu untuk berlibur bersama keluarga.

Pantai Iboih, Pulau Weh Aceh


Pulau Weh, Sabang, Provinsi Aceh terletak di titik nol kilometer Indonesia. Selain terkenal dengan Tugu Nol Kilometernya, Sabang juga terkenal dengan wisata bawah laut seperti snorkeling dan diving. Ada juga dolphin trip di mana kamu bisa melihat lumba-lumba di tengah laut berenang mengiringi boat yang kamu naiki.

Pantai Iboih adalah tarikan lain yang ramai dikunjugi oleh wisatawan. Di pantai ini banyak resort dan agen-agen yang menjual paket tour. Dari Pantai Iboih ini kamu juga bisa menyebrang ke pulau Rubiah, salah satu spot snorkeling terbaik di Sabang.

Green Bay Banyuwangi


Banyuwangi adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang memiliki tempat wisata bervariasi. Mulai dari savana, gunung hingga laut. Mendengar kata Banyuwangi, sudah pasti kamu akan teringat dengan pesona Blue Fire di Kawah Ijen yang mana fenomena ini hanya ada di Indonesia dan di Selandia Baru.

Tahukah kamu, Banyuwani juga punya pantai yang menarik seperti Green Bay salah satunya. Sesuai dengan namanya, Green Bay atau disebut juga dengan Teluk Hijau ini punya gradasi air laut yang hijau kebiru-biruan yang menjadikannya sangat eksotis.

Selain itu, Green Bay ini juga masih belum banyak dikunjungi dan bisa dibilang private island. Untuk sampai di sini kamu harus datang bersama tour guide dengan menggunakan boat. Kamu juga bisa ke sini menggunakan kendaraan pribadi, hanya saja kamu harus trekkinguntuk sampai di Teluk Hijau.

Lagoi Bay, Bintan


Berlibur ke Bintan tentu sangat menarik karena jaraknya yang hanya selemparan batu dengan Singapura. Bintan bisa dijangkau dalam waktu 1 jam saja menggunakan ferry dari Pelabuhan Tanah Merah Singapura ke Pelabuhan Bandar Bintan Taulani di Lagoi.

Lagoi Bay terkenal dengan sports tourism yang dihelat hampir setiap tahunnya. Tidak 'kaleng-kaleng' event yang digelar mulai dari marathon hingga triathlon internasional. Berlibur ke Lagoi Bay tentu memberikan kamu pengalaman yang berbeda apalagi jika kamu berlibur saat sedang ada festival atau acara.

Kamu tidak hanya bisa menikmati pantainya yang indah, kamu juga bisa sekaligus ikut serta meramaikan acara yang ada. Di kawasan Lagoi Bay, ada juga danau buatan yang luas yang bisa dijadikan tempat untuk bersantai. Setelah berlibur di Bintan, kamu bisa lanjut jalan-jalan lagi ke Singapura atau Batam.

Tips Memilih Baju saat Berlibur Musim Panas

Cara Mencuci Baju Musim Panas Agar Tetap Awet dan Tidak Mudah Rusak

The right man on the right place. Gitu kira-kira istilahnya saat menentukan pakaian apa yang akan dibawa saat liburan. Hal ini nampak sepele, namun pemilihan baju juga sangat berpengaruh pada kenyamanan kamu saat berwisata. Contoh sederhana saja, saat berlibur ke pantai, tidak mungkin kamu memakai pakaian berbahan denim atau jeans. Bisa-bisa kamu makin gerah dan kepanasan.

Justru itu, sebelum bepergian kamu harus benar-benar mempersiapkan perlengkapan dan pakaian yang akan kamu bawa. Barang-barang yang diperlukan saat berlibur di musim panas adalah kacamata hitam, topi, sunscreen, sendal jepit hingga waterproof bag. 

Nah, untuk pemilihan pakaian sendiri, berikut 4 hal yang bisa kamu lakukan untuk menentukan pakaian apa yang akan masuk dalam koper kamu.



  • Pilih baju yang berbahan adem


Pilihlah baju yang berbahan tipis seperti katun, viscose, sifon, dan sutera. Baju berbahan kain ini mampu menyerap keringat dengan cepat sehingga menghindari produksi keringat yang berlebihan. Bahan-bahan ini juga agak sedikit tipis yang bisa cepat kering jika basah karena bermain water sport.


  • Pilih baju yang berwarna cerah


Memakai baju berwarna cerah seperti putih atau biru mampu memantulkan cahaya dan menyerap sedikit hawa panas sehingga tidak membuat kamu kegerahan. Selain itu, warna-warna terang dipadu-padankan dengan cuaca cerah juga membuat style kamu lebih menonjol.


  • Pilih baju yang bermotif bunga-bunga


Selain mempertimbangkan warna, motif baju juga aspek penting yang harus dititik beratkan. Sudah bisa dipastikan, motif bunga-bunga atau buah-buahan seperti nenas dan semangka adalah motif yang sering digunakan saat musim panas. Kamu akan tampil lebih menarik dengan motif yang unik ini.


  • Pilih baju yang longgar


Baju yang longgar akan membuat kamu sedikit lega dan merasa lebih nyaman saat bergerak. Sebaliknya, baju yang agak ketat justru akan membuat kamu tidak leluasa melakukan kegiatan selama liburan.


Tips mencuci baju musim panas agar tetap awet

Cara Mencuci Baju Musim Panas Agar Tetap Awet dan Tidak Mudah Rusak


Karena bahan pakaian yang cenderung tipis, mencuci baju musim panas tentu berbeda dengan baju yang berbahan lainnya. Cara merawat dan mencucinya sangat sederhana. Berikut 4 cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga baju kamu tetap bagus.


  • Cuci baju dengan tangan

Untuk menghindari baju cepat sobek, sebaiknya kamu mencuci baju musim panas menggunakan tangan. Mencuci baju yang berbahan tipis menggunakan mesin cuci akan beresiko cepat rusak dan tidak awet. Terlebih lagi untuk baju yang berwarna putih, agar tidak terkena warna baju yang mudah luntur, sebaiknya dicuci manual saja.


  • Hindari menyikat terlalu keras

Baju yang kamu pakai saat liburan musim panas hanya bau karena keringat dan debu yang menempel. Dengan dikucek-kucek saja bajunya sudah bersih. Jika kamu merasa perlu menyikat bajunya karena ada kotoran, maka hindari menyikatnya terlalu keras agar bajunya tidak berbulu dan seratnya rusak.


  • Pilih detergen yang tepat

Deterjen adalah salah satu hal yang penting yang perlu diperhatikan. Cucilah baju musim panas dengan deterjen yang lembut dan tidak mudah membuat warna baju luntur. Pertimbangkan juga deterjen yang mampu menghapus noda dengan baik.


  • Hindari menjemur baju langsung di bawah sinar matahari

Untuk menjaga warna pakaian tetap cerah, sebaiknya menjemur baju di bawah atap dna hindari kontak dengan matahari langsung. Sinar matahari akan membuat warna baju cepat pudar.


Nah, sudah tau kan cara merawat baju agar tidak mudah rusak? Mulai sekarang biasakan mencuci pakai tangan ya. Karena selain cuciannya lebih bersih, kamu juga bisa hemat listrik dan air. ^^

14 Responses to "Cara Mencuci Baju Musim Panas Agar Tetap Awet dan Tidak Mudah Rusak"

  1. wah bisa belajar nich sebagai anak kost, apsti pernah ngelamain juga kayak gini

    ReplyDelete
  2. Untuk baju-baju musim panas yang bahannya lebih tipis, terlebih didominasi warna putih memang membutuhkan perlakuan khusus, salah satunya tidak mencuci di mesin cuci. Makasih tips topsnya Mba Jasmi.

    ReplyDelete
  3. Yes mba Jasmi. Biasanya baju yang masuk mesin cuci cuma baju berat aja kayak handuk sama jeans. Yang lain aku suka cuci pake tangan. Lebih awet juga bajunya..

    ReplyDelete
  4. Hanya di rumah nyuci pakai mesin kalau lagi travelling/berwisata ke daerah lain cuci sendiri.pakai tangan pula wkwkkw biar hemat kantong juga.
    Thanks you bak tipsnya Dan yang paling kudu diperhatikan emng pemilihan pakain sih

    ReplyDelete
  5. Aku biasanya memang mencuci pake tangan untuk baju-baju tertentu, kaya misalnya yang bahannya gak rekomen untuk di mesin cuci, dan yang tipis-tipis. Next tips untuk di musim hujan dong mba, karena baju jadi gampang apek karena gada sinar matahari nih

    ReplyDelete
  6. Waduuhhhh, salah dong saya selama ini. Saya kira semakin keras menyikatnya akan semakin bersih. Bener juga sih baju banyak yang berbulu

    ReplyDelete
  7. Setuju banget. Kalau wisata di tempat panas, pilih baju yang ringan saja. Kalau dicuci cepat kering. Aku juga suka bawa deterjen sih di wadah kecil gitu. Lumayan buat darurat, kalau terpaksa nyuci...Makasih tipsnya...

    ReplyDelete
  8. Ya Allah... Mak Inemnya cantik....

    ups.

    Saya kalau ke pantai juga pakai yang adem, Mbak. Adem, cerah, cepat kering. Kalau ga nginep, enak katun. Kalau menginap, yang bahan tanpa setrika pun sudah rapi.

    ReplyDelete
  9. Bener banget ini tipsnya. Apalagi bagian jangan jemur langung di bawah matahari. Apalagi terlalu lama jemur di bawah matahari. Baju seketika tidak berwarna cerah lagi

    ReplyDelete
  10. Tapi kan cuci baju pakai tangan itu bisa bikin capek. Eh.

    Memang sih mesin cuci bisa merusak serat kain atau baju, saya pernah pengalaman baju batik mahal rusak karena salah metode pencucian. Setelah itu jadi pilih-pilih mana yang harus dicuci tangan, mana yang bisa pakai mesin cuci

    ReplyDelete
  11. Keren banyak pelajaran cara mencuci baju yang baik dan benar disaat musim panas, ternyata benar juga mencuci dengan tangan lebih baik daripada dengan mesin cuci, kadang gak terlalu bersih hasil cucian di mesin cuci.

    ReplyDelete
  12. Apapun bahannya saya langsung cemplungin ke mesin cuci.. hahaha

    Tapi semoga tips diatas bisa membuat saya lebih merawat baju dengan baik.. :D

    ReplyDelete
  13. Kalau di Jakarta sekarang ini malah bingung dapetin cuaca panas kak, sering ujan, jemuran udah berhari-hari belum kering, jadi pusing kalau kehabisan pakaian..
    apakah ada tipsnya kak, biasanya baju yang lama di jemuran aromanya sudah tidak sedap, karena kelamaan di jemuran.

    ReplyDelete
  14. Saat sudah berumahtangga, urusan cuci baju diambilalih sama istri. Saya kebagian menjemurnya saja. Sebagian besar sudah dikeringkan di mesin cuci, jadinya memang tak perlu berada di bawah sinar matahari langsung.

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel