Pindah Kerja ke Luar Negeri? Lakukan Hal Ini Agar Mudah Beradaptasi

Sebagai seorang pekerja dan penyuka tantangan baru, tentu akan ada masa di mana kita akan pindah dari satu tempat kerja ke tempat kerja lainnya. Bisa jadi pindah ke luar kota atau justru pindah ke negara yang belum pernah kita jejaki sebelumnya. Beradaptasi dengan lingkungan yang baru memang gak mudah. Kita harus bisa membiasakan diri dari awal dengan keadaan sekitar yang belum familiar. Namun jangan khawatir, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar mudah beradaptasi di tempat baru.

Bagi yang belum pernah tinggal di luar negeri sebelumnya tentu perkara pindah ini agak sedikit merisaukan. Banyak hal yang menjadi pertimbangan misalnya bagaimana cara mencari tempat tinggal, bagaimana nanti akan menyapa tetangga baru, bagaimana jika rekan kerja gak suportif, di mana pasar tradisional atau supermarket, apakah akan terkendala bahasa saat berkomunikasi? Pertanyaan-pertanyaan itu adalah sebagian kekhawatiran yang berkecamuk di dada terlebih lagi bagi orang yang gak adaptif dan fleksibel.

Pindah Kerja ke Luar Negeri? Lakukan Hal Ini Agar Mudah Beradaptasi

Aku pribadi sudah pindah berkali-kali, ke luar provinsi bahkan ke luar negeri. Di awal memang terasa berat dan khawatir, hanya saja lama kelamaan sudah bisa lebih mudah menyesuaikan diri. Aku pertama merantau tahun 2013. Saat itu aku melanjutkan studi di Bandung. Pertama kali pindah dari kampung ke kota besar sukses bikin aku culture shock dan terheran-heran dengan lifestyle orang Bandung. 

Masalahku waktu itu bukan cuma dengan orang-orang dan suasana kampus, tapi juga berdarah-darah bertahan di suhu Bandung yang seringnya dingin apalagi waktu musim penghujan datang. Belum lagi harus jalan kaki ke kampus dari kosan yang biasanya di kampung ke mana-mana naik kendaraan. Gak mudah, tapi akhirnya berhasil dilalui dengan baik. Saat pindah ke Thailand tahun 2016, tantangan justru lebih keras. Gak cuma menyangkut culture shock, aku berjuang banget untuk belajar bahasanya. ^^

Aku sering ditanyain gimana cara aku bertahan dan kuat pindah berkali-kali. Wajar aja, terhitung 2013 sudah 6 kali pindah antar kota, antar provinsi bahkan antar negara. Nah, kali ini aku mau share sedikit beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk bisa beradaptasi dengan lebih mudah di lingkungan yang baru terutama di luar Indonesia. Ini hanya beberapa cara yang aku lakukan saat pertama kali datang ke Thailand.  


Atur kembali jadwal kegiatan mulai dari pagi sampai tidur lagi


Hal pertama yang harus dilakukan saat memulai hidup baru di tempat baru adalah mengatur semua jadwal harian kamu. Jam berapa kamu akan bangun, sarapan, memulai hari dan pulang lagi. Bagi muslim, hal ini berpengaruh karena jadwal solat subuh tiap negara berbeda-beda. 

Kamu juga harus mengatur kembali jadwal kegiatan kamu sebelum dan sepulang kerja. Apakah kamu mau langsung pulang ke rumah untuk rebahan atau kamu mau jogging dan berolahraga. Kamu juga sebaiknya mengatur jadwal kamu untuk mengeksplor tempat wisata atau restoran sekitar di akhir pekan.

Pindah Kerja ke Luar Negeri? Lakukan Hal Ini Agar Mudah Beradaptasi
Mencoba hal-hal bar yang menantang adalah salah satu proses kedewassan dalam hidup

Berbaur dan menerima perbedaan

Tradisi yang biasa dilakukan saat pindah ke tempat baru adalah mengunjungi tetangga untuk berkenalan. Bawalah sedikit bingkisan atau oleh-oleh khas Indonesia seperti kain batik, gantungan kunci atau kue tradisional untuk mereka terutama kepada majikan kosan dan atasan.  Sama halnya saat berkenalan dengan rekan kerja, mulailah mengenal satu per satu karyawan di setiap departemen. Berikan sedikit buah tangan kalau memungkinkan.

Gak ada salahnya untuk menyapa tetangga dan rekan kerja duluan dan bersikap lebih ramah. Atau setidaknya berilah senyuman yang tulus saat berpas-pasan untuk menghangatkan suasana. Perhatikan juga kode etik hidup bertetangga, menerima perbedaan dan menjujung tinggi toleransi. Pelajari juga apa yang boleh dan gak boleh dilakukan di negara tersebut. 

Lakukan hal menyenangkan di tempat baru

Setiap negara punya tarikan yang berbeda dan unik. Cari tau hal menyenangkan apa yang bisa dilakukan di negara tersebut. Selain jalan-jalan, kamu juga bisa bergabung dengan klub yoga atau zumba gratis di sport complex yang berhampiran dengan lokasi kantor atau tempat tinggal kamu.

Kamu juga bisa mulai belajar fotografi untuk mendokumentasikan tempat-tempat di sekitar kamu yang menarik atau kehidupan sosial negara tersebut. Bagi kamu yang suka memasak, kamu bisa mencoba resep baru berupa makanan tradisional tempatan. Bagi yang suka berwisata kuliner, kamu bisa mengunjungi food street atau food court yang menjajakan banyak jenis makanan.

Cari komunitas yang positif dan sesuai dengan minat kamu

Saat pindah ke negara baru, tentu kamu tetap ingin melakukan hobi seperti biasanya, kan? Melakukan sesuatu yang kamu suka akan lebih menyenangkan jika dibarengi dengan orang-orang yang juga memiliki minat yang sama. Selain itu, kamu juga bisa menambah teman dan relasi selama berada di luar negeri.

Pindah Kerja ke Luar Negeri? Lakukan Hal Ini Agar Mudah Beradaptasi
Mengajar Bahasa Inggris di Thailand untuk anak-anak PAUD perlu ketekunan dan kesabaran yang tinggi

Contohnya, jika di Indonesia kamu terbiasa main badminton, maka carilah klub badminton di sekitar kamu untuk join bareng. Informasi tentang komunitas ini bisa kamu cari di media sosial atau bertanya pada teman sekantor. Contoh lain adalah kalau kamu suka jalan-jalan, kamu bisa ikut bergabung di klub backpacker negara tersebut dan mengikuti open trip ke suatu tempat. Wisata open trip bisa memungkinkan kamu untuk menghemat pengeluaran selama liburan.

Belajar bahasa dan budaya

Ini adalah hal paling fundamental yang harus kamu lakukan apalagi saat kamu pindah ke luar negeri. Kamu harus bisa menguasai bahasa mereka untuk memudahkan komunikasi. Kalau kamu bisa berbahasa Inggris namun pindah ke negara yang penduduknya gak bisa berbahasa yang sama, maka bisa dipastikan kamu harus membuka kamus setiap kali berinteraksi.

Lain halnya kalau kamu sudah menguasai sedikit banyak bahasanya, maka PR kamu selanjutnya adalah belajar budaya. Belajar budaya negara tersebut dapat membuat kamu lebih open-minded dan membantu kamu untuk menerima perbedaan. Jadi, pastikan sebelum berangkat, kamu sudah menguasai sedikit bahasa dan baca-baca tentang budayanya ya.

Pindah Kerja ke Luar Negeri? Lakukan Hal Ini Agar Mudah Beradaptasi

Menyemangati diri sendiri setiap hari

Tekanan kerja di tempat baru bisa jadi lebih berat dari sebelumnya. Bisa jadi kamu akan menemukan kesulitan untuk menyelesaikan tugas kamu karena harus beradaptasi dengan lingkungan baru juga. Kadang segan juga meminta tolong atau bertanya dengan rekan kerja. Dan saat itu yang bisa kamu andalkan adalah diri kamu sendiri.

Hal terakhir yang harus kamu lakukan adalah menyemangati diri sendiri. Self-affirmation ini akan mengurangi anxiety atau kecemasan kamu saat hidup di luar negeri. Selain bisa memberikan energi positif untuk diri kamu, self-affirmation juga mampu meningkatkan performa kerja kamu di kantor. Kamu akan lebih mudah melewati stres karena bekerja atau saat jauh dari rumah. 

Sesekali minta juga dukungan dari keluarga dan teman dekat untuk terus mengingatkan kamu dengan hal-hal baik dan positif. Katakanlah kalimat penyemangat pada diri sendiri berulang-ulang sampai kamu yakin dengan diri sendiri bahwa kamu mampu melewati semuanya. 

Kesimpulannya, beradaptasi di lingkungan baru bukanlah hal yang mudah. Sebagian orang akan menemukan kesulitan untuk menyesuaikan diri. Hal di atas bisa kamu lakukan untuk membantu kamu mengenal lingkungan baru lebih dekat. Tentu saja disesuaikan lagi dengan karakter kamu seperti apa. Yang jelas, jagalah tutur kata dan perbuatan selama berada di negara orang dan mintalah bantuan orang sekeliling seperlunya saat kamu benar-benar membutuhkan.

Tetap semangat!!

19 Responses to "Pindah Kerja ke Luar Negeri? Lakukan Hal Ini Agar Mudah Beradaptasi"

  1. Keren banget kalau bisa kerja dan tinggal diluar negeri. Meski banyak banget tamtamgannya. Tapi tips mbak pasti akan sangat membantu.

    ReplyDelete
  2. Wahh kak jasmi super enak banget ya bisa pindah2 tugas apalagi pindah tugas kerja ke luar negeri memang ga mudah ya kak. Tapi support dari keluarga dan motivasi dari diri sendiri ya kak jadi bisa menghadapinya. Aku aja ditawari untuk dipindahin ke luar kota masih ga berani kak. Untung aja bukan skep yang berbicara baru ditanya aja kalau udah skep mah ya harus dan mesti wajib pindah ya kak. Semangat dan sehat selalu kak jasmi.

    ReplyDelete
  3. Waaaah, apalah tulisan ini juga menyemangati Mba Jasmi sendiri? Hehehe. Asal nebak aja nih si mamak.

    Sejauh pengalaman teman-teman saya yg kuliah trus langsung kerja di luar negeri, gak ada tuh yg gak menyenangkan. Susahnya itu rata-rata cuma kalo pas lagi musim dingin (karena terbiasa tinggal di negara tropis), atau pas kangen masakan emak. Sisanya mah mereka hepi-hepi aja, apalagi dengan gajinya yg fantastis. Hehehe

    ReplyDelete
  4. Saya juga selalu suwon ke tetangga setiap baru pindah ke tempat baru mbak. Karena memang lingkungan yang nyaman lah yang bisa buat kita betah. Mungkin kalo pindahnya ke luar negeri yang lumayan sulit adaptasinya ya.

    ReplyDelete
  5. wah bnyk pengalaman ya kak ttg pindah 2 domisili.. pasti seru ya krna berhadapan dengan budaya dan kebiasaan setempat yg berbeda...ceritanya menginspirasi buat sy jika nanti sy pindah domusili jg..mksh ya kak

    ReplyDelete
  6. Membayangkan repotnya pindah domisili sampai 6 kali dalam setahun. Apalagi pindahnya ke lain Provinsi dan lain negara. waahh salut banget deh bisa mengatasi segal problem yg menghadang

    ReplyDelete
  7. Aku selalu menyambut gembira kepindahan mbak, karena bagiku itu pengalaman baru, teman baru, tetangga baru serta lingkungan baru.

    Yang jadi masalah besar itu packing & menata ulang rumah baru itu melelahkan.hehehehe

    ReplyDelete
  8. Keren nih Kak. Pindah² jadi banyak pengalaman. Walaupun harus selalu adaptasi ya. Tapi kalau udh niat, bisalah survive. Makasih sharingnya...

    ReplyDelete
  9. Gila keren banget mba Jasmi udah pindah-pindah kota bahkan udah sampai kerja di Thailand. Makasih tipsnya, siapa tahu nih aku nanti bisa kerja ke luar negeri atau ikut suami *eh halu aku hehehe :)

    ReplyDelete
  10. Keren, mbak. Saya paling mentok merantau antar kota aja. Pasti awal-awal kangen banget sama keluarga gitu ya mbak? Kalo pulang ke Indonesia nya dijadwal juga gak mbak? Berapa kali setahun?

    ReplyDelete
  11. Pertama kali datang ke daerah baru itu memang terasa asing ya Mbak, tapi perlahan akan terbiasa ketika mau berkenalan dengan sekitar. Yang paling penting mempelajari budaya setempat agar tak salah-salah bersikap.

    ReplyDelete
  12. Belajar bahasa dan budaya ini penting banget deh. Karena kuncinya adaptasi adalah ngga kaget sama perbedaan yang bakal dihadapi.

    ReplyDelete
  13. Luar biasa tipsnya mbak agar mudah beradaptasi di negara lain dengan bahasa dan budaya yang berbeda kita harus mampu menyesuaikan diri agar bisa diterima dengan baik disana.

    ReplyDelete
  14. Wah sayangnya aku baru baca artikel ini, padahal tipsnya oke banget. Aku tahun 2000 bukan pindah kerja, tapi bawa Audi berobat di Singapura dan harus tinggal di sana hampir 6 bulan (keberangkatan pertama), dan selanjutnya di tiap keberangkatan kurang lebih 3 bulan untuk treatment lanjutan dan terapi. Nah di keberangkatan pertama itu sungguh berat buatku untuk beradaptasi lho. Butuh kekuatan super untuk melewati satu hari saja di sana. Tapi syukurlah bisa melaluinya. Coba dulu udah baca artikel ini, sepertinya nggak akan seberat itu deh

    ReplyDelete
  15. Wahhh senengnya bisa stay di ke luar negri. Saya selama ini pindah Jkt, Siantar, Banda Aceh dan Medan. Pengen bgt rasakan tinggal di Singapura atau KL hehe

    ReplyDelete
  16. Mencoba kolam baru, selalu memberikan tantangan yang berbeda. btw, saya salut ama kekuatan mb Jasmi yang bisa berpindah kolam terus. Semoga setelah ini bisa settle ya Mba.

    ReplyDelete
  17. Sebagai pendatang memang harus mau mempelajari budaya setempat ya mbak, harus berbaur juga biar nggak kesepian

    ReplyDelete
  18. Wah, memang pindah-pindah tempat tinggal kelihatannya keren, tapi harus bisa cepat beradaptasi ya... Thnks tips nya mba... :)

    ReplyDelete
  19. bahasa lokal sih yg penting dlu hehe

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel